SAYA BANGGA MENJADI ORANG NU

Wari: Saya bangga menjadi orang NU.

2

PENDAHULUAN

Saya bangga menjadi orang NU, sengaja dipilih menjadi judul buku ini,  paling tidak untuk dua alasan.

Pertama: sebagai ungkapan kegembiraan atas keyakinan saya ber-islam secara NU ( tradisional: sejak awalnya saya  Islam, hanya karena semata-mata mengikuti agama ayah dan ibu saya ) telah sampai pada kesadaran, bahwa berdasarkan kajian yang dilakukan secara obyektif dan rasional terhadap inti ajaranya, terbukti NU memiliki kebenaran islam yang otentik dan tak terbantah. bahkan NU terlalu besar untuk disebut hanya sebagai sebuah sekte dalam Islam.

Kedua:  judul tersebut juga saya maksudkan sebagai upaya untuk menjawab pertanyaan sederhana; ……..hal apakah yang membuat anda merasa bangga menjadi orang NU. ……?  sekaligus berbagi kebanggaan menjadi orang NU. karena ternyata ajaran NU yang berpokok pada Islam ahlussunnah waljamaah sunguh telah teruji mampu bertahan dari pukulan dalam pertarungan ideologi, sejak dari serangan kaum murjiah, syiah dan mu’tajilah pada masa-masa awal sejarah islam maupun saat diterpa ganasnya gelombang tajdid yang dimotori oleh Wahabi, sejak pada penghujung abad 18 hingga hari ini. bahkan NU menjadi benteng pertahanan terakhir kaum muslimin.

Tentang ganasnya gerakan tajdid, seluruh kaum muslimin yang mencermati betul sepak terjang mereka dibuat bingung dan bertanya-tanya; apakah gerakan tajdid-pem-Baru-an Islam. Atau juga sebagai

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

3

mana klaim mereka sebagai Gerakan Pemurnian Ajaran Islam, itu merupakan Ungkapan Cinta Sejati terhadap islam, atau gerakan me-Mutilasi Ajaran Islam….?.. pertanyaan ini muncul sekurang-kaurangnya karena dua alasan

Pertama; secara gramatikal, kata Tajdid(1) dalam arti purifikasi –kembali kepada qur’an tidak amat populer dalam Khazanah ke-Agama-an Islam angkatan salafussahlihun.

——————

1)    Istilah tajdid, baru amat populer setelah munculnya gerakan Wahabi. Entah apa yang ingin dikatakannya. Yang pasti, adalah ketika  kata Tajdid -pembaruan disandingkan dengan analysis Heri Nurdi, (Redaktur pelaksana majalah sabili) kata tersebut menjadi mirip dengan Tujuan dari gerakan Freemasonry, menciptakan tatanan Islam Baru. menciptakan tata Dunia baru; Novus Ordo Seclorum. Merasa tak asing dengan kalimat Novus ordo Seclorum..? Ya, memang tak asing. Terutama bagi mereka yang sering memegang mata uang dolar, khususnya pecahan satu dolar. Sepanjang bisa dilacak, kalimat ini berasal dari seorang penyair Roma bernama Virgil yang hidup pada abad pertama sebelum Masehi dalam baris ecloguw IV ia menuliskan tentang suatu era yang penuh damai dan kebahagiaan: “

Seorang ahli bahasa Latin, Charles Thomson menjelaskan bahwa Novus ordo seclorum dalam kaitan peradaban yang dibangun oleh Amerika.

Adalah, “ the date underneath (the Pyramid) is that of the Declaration of Independence and the world under it sinify the begining of the new American Era, which commences from that date “

Sedangkan U.S. State Departemen menjelaskan bahwa arti dari novus Ordo Scholarum  adalah “A new order of the ages”

Note:  “ Novus Ordo Secholarum, was not Intended to mean (nor does it correctly translate into) “New World Order “ Seclorum Is Plural ( New Worlds order..?). and Thomshon said The Motto Refers to the New American Era begining in 1776. Also “New World order  is originaly an English phrase whose Latin translation World not be “Novus ordo sechlorum”.  Tapi sebagian ahli juga mempercayai bahwa motto ini bersal dari Freemasonry, yang merujuk pada cita-cita mereka untuk mewujudkan tuan sejati untuk Dunia yang penuh damai. Tapi sesungguhnya, orde tata dunia baru yang di inginkan  oleh kaum yahudi ini sama sekali bukan  zaman yang indah dan penuh kebahagiaan. Melainkan zaman yang gelap, penuh pertumpahan darah dan peperangan. akan menjadi pemimpin tata Dunia baru Versi Freemason. Demikian Heri Nurdi dalam bukunya Jejak Freemason dan Zionis di Indonesia Halaman 91

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

4

Kedua; adalah karena efek yang ditimbulkan oleh gerakan Tajdid sungguh sangat  luar biasa. Gerakan ini telah menjadi penegas bagi munculnya era baru, Perpecahan dalam Islam.

Dikatakan demikian karena

  1. Atas Nama al Qur’an, Gerakan Tajdid, yang dimotori Ibnu Abdul Wahab, tidak memberikan toleransi sedikitpun bagi tradisi Islam Suni; ahlussunnah waljamaah yang mempercayai petunjuk Al Qur’an, tentang Realitas adanya para wali Allah, dengan cara mendakwanya sebagai perbuatan Takhayyul, khurafat dan Syirik.
  2. Atas nama Sunnah Rasul, Gerakan Tajdid yang dimotori Ibnu Abdul Wahab tidak memberikan ijin kepada kaum Muslimin pengikut madzhab ahlussunnah waljamaah untuk mengekspresikan Cinta mereka kepada Rasulullah SAW, dalam ungkapan Puisi –Shalawat. marhabanan, Dan dibaan apalagi kepada para Salafussalihin, atau manaqiban dengan mendakwanya sebagai Kultus personal dan membawa kemusyrikan, padahal Allah SWT. Jelas-jelas memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk bershalawat kepada Nabi.3

—————–

3). Al ahzab ayat 56

¨bÎ) ©!$# ¼çmtGx6Í´¯»n=tBur tbq=|Áム’n?tã ÄcÓÉ<¨Z9$# 4 $pkš‰r’¯»tƒ šúïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#q=|¹ Ïmø‹n=tã (#qßJÏk=y™ur $¸JŠÎ=ó¡n@ ÇÎÏÈkkhg

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

5

  1. Atas nama Dakwah Tauhid, Gerakan Tajdid wahabi tidak memberikan secuil-pun tata cara berdakwah, untuk mengajak  kepada mereka yang belum bertauhid. (Non Muslim) untuk menjadi Muslim. Malah sebaliknya dakwah mereka ditujukan hanya kepada kaum Muslimin yang sudah bertauhid dengan cara-cara yang kasar, tidak mencerminkan Ahlaqul Karimah dan sama sekali tidak memperhatikan petunjuk Allah sebagaimana tertuang dalam Surat An-nahl ayat 125.4
  1. Secara simbolik Gerakan Islam Tajdid lebih   menampilkan pedang mengawal dua kalimah syahadat. Daripada menampilkan islam sebagai rahmatan lil ‘alamin.

———————

4). An-nahl ayat 125

äí÷Š$# 4’n<Î) È@‹Î6y™ y7În/u‘ ÏpyJõ3Ïtø:$$Î/ ÏpsàÏãöqyJø9$#ur ÏpuZ|¡ptø:$# ( Oßgø9ω»y_ur ÓÉL©9$$Î/ }‘Ïd ß`|¡ômr& 4 ¨bÎ) y7­/u‘ uqèd ÞOn=ôãr& `yJÎ/ ¨@|Ê `tã ¾Ï&Î#‹Î6y™ ( uqèdur ÞOn=ôãr& tûïωtGôgßJø9$$Î/ ÇÊËÎÈ

125. serulah kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan berdebatlah dengan  mereka dengan cara yang lebih  baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

  1. Dan lebih dari itu semua, adalah gerakan tajdidnya Wahabi, juga telah menyeret kaum muslimin pada suatu keadaan; bahwa seolah-olah, cara Umat Muhammad SAW,  ber-Agama,  belum selesai. Dia lupa, kemudian nampaknya, semua orang  terbawa lupa. Bahwa Allah Swt. Telah nyata-nyata dengan tegas mendeklare.

Bahwa hari ini AKU sempurnakan untukmu agamaKU. Dan AKU cukupkan untukmu  nikmatKU, dan AKU telah ridhai Islam sebagai Agamamu.

Dari sepak terjang-nya yang demikian itu-lah, kemudian muncul pertanyaan dibenak penulis. Apakah Gerakan Tajdid yang dimotori oleh Muhamad bin Abdul Wahab itu merupakan ungkapan cinta sejati kepada Islam…? atau, atas order tertentu, gerakan itu  dibangun untuk memotong, menguliti dan mencincang Islam. –me-Mutilasi Ajaran Islam. Yang adalah tidak mungkin dilakukan sebagai ungkapan cinta -kepada islam. Sebab sepajang sejarah peradaban manusia, tak satupun orang yang menyatakan cintanya dengan cara  mencacimaki, selain mereka di ndonesia yang mendapatkan pengetahuan islamnya dari wahabi atau jalur taqiyyahnya yang lain dan yang pada tahun 1998 melahirkan partai keadilan dan berubah nama menjadi PKS menjelang pemilu pada tahun 2004.

Meskipun dengan penyajian  yang serba sedikit. Buku ini akan menelusuri secara singkat, jejak perpecahan  dikalangan kaum muslimin dan alasan-alasanya, yang terjadi sejak masa Rasulullah SAW, para Sahabat, thabi’in, tabiut’thabibi’in, hingga hari ini.

Uraian buku ini akan dimulai dengan merunut sejarah paling awal adanya perbedaan faham dalam Islam. Dimana Rasulullah SAW dan Dua orang Khalifah setelahnya dapat mengendalikan perbedaan pendapat itu dengan tanpa masalah. Kemudian Pada dua Khalifah berikutnya terjadinya suatu perbedaan pendapat mulai membawa karakteristik yang berbeda. Dalam arti sudah mulai diwarnai unsur ananiah yang lebih kuat ketimbang kemajuan bersama komunitas kaum muslimin.

Pun demikian Perbedaan karakteristik dari suatu perbedaan pendapat dikalangan kaum muslimin dalam waktu yang panjang sebenarnya masih dapat dikelola dengan baik oleh kaum muslimin. Terbukti. Sejarah mencatat. Islam meminpin sejarah dunia selama lebih dari seribu tahun  Tahun. Dan Sepanjang masa kegelapan -the dark ages. Dimana eropa mengalami masa kegelapan,  moratorium dan kendali sejarah dunia hampir mutlak dikuasai dunia Islam. Ini menunjukan bahwa betapapun perbedaan pendapat terjadi diakalangan kaum  muslimin, akan tetapi hal itu tidak sampai menjadikan kendali Islam atas dunia lepas dari genggaman tangan  kaum muslimin.

Dan perbedaan pendapat itu baru menjadi malapetaka ketika hal itu dimanfaatkan oleh kekuatan dari luar Islam. Yaitu Kekuatan   yang tidak menginginkan Islam mencapai kejayaan, kekuatan yang tidak ridlo Islam mendapatkan kemenangan6, kekuatan yang ingin menghancurkan Islam dari dalam. berkolaborasi dengan orang-orang Islam yang telah dibutakan mata dan hatinya oleh kepentingan dan syahwat pribadi, serta Hasrat duniawi semata. Mereka menelisik masuk ke setiap celah dan sendi kehidupan Islam, sampai-sampai sebagian banyak kaum muslimin tidak menyadari kalau sebenarnya dia sudah berada di lapangan yang dimainkan oleh ‘mereka’ sepenuhnya. Sedang menjalankan keinginan ‘mereka’. Tapi merasanya sedang menjalankan keinginananya sendiri.

Dan meskipun keterangan dalam buku ini serba sedikit. Penulis berharap dapat mengantarkan pada suatu pemahaman seperti apakah gambaran Rasulullah saw. dan dua khalifah setelahnya mengelola perbedaan pendapat, sehingga tidak sampai terjadi suatu disintegrasi umat. Perpecahan.

—————-

6.1)al Baqarah 120

y öNåktJ¯=ÏBŸ4    3 4ìÎ6®Ks?Ó®Lym “t»|Á¨Y9$#wurߊqåkuŽø9$#y7YtãÓyÌös?`s9ur

6.2). Al Maidah ayat 5

* ¨by‰ÉftGs9 £‰x©r& Ĩ$¨Y9$# Zourºy‰tã tûïÏ%©#Ïj9 (#qãYtB#uä yŠqßgu‹ø9$# šúïÏ%©!$#ur (#qä.uŽõ°r& ( žcy‰ÉftGs9ur Oßgt/tø%r& Zo¨Šuq¨B z`ƒÏ%©#Ïj9 (#qãYtB#uä šúïÏ%©!$# (#þqä9$s% $¯RÎ) 3“t»|ÁtR 4 šÏ9ºsŒ ¨br’Î/ óOßg÷YÏB šúüÅ¡‹Åb¡Ï% $ZR$t7÷dâ‘ur óOßg¯Rr&ur Ÿw tbrçŽÉ9ò6tGó¡tƒ ÇÑËÈ

Dimanakah sesungguhnya kekuatan besar Islam yang menguasai panggung sejarah umat manusia selama lebih dari satu milenium itu hari ini berada. dimanakah kita berdiri hari ini dalam peta dunia.  ..?

Dengan kebanggaan berNU yang sama dan membentuk kebanggan kolektifwarga NU mari kita temukan itu.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

6

  1. Dan lebih dari itu semua, adalah gerakan tajdidnya Wahabi, juga telah menyeret kaum muslimin pada suatu keadaan; bahwa seolah-olah, cara Umat Muhammad SAW,  ber-Agama,  belum selesai. Dia lupa, kemudian nampaknya, semua orang seperti terbawa lupa. Bahwa Allah Swt. Telah nyata-nyata dengan tegas mendeklare.

Bahwa hari ini AKU sempurnakan untukmu agamaKU. Dan AKU cukupkan untukmu  nikmatKU, dan AKU telah ridhai Islam sebagai Agamamu.

Dari sepak terjang-nya yang demikian itu-lah, kemudian muncul pertanyaan dibenak penulis. Apakah Gerakan Tajdid yang dimotori oleh Muhamad bin Abdul Wahab itu merupakan ungkapan cinta sejati kepada Islam…? atau, atas order tertentu, gerakan itu  dibangun untuk memotong, menguliti dan mencincang Islam. –me-Mutilasi Ajaran Islam. Yang adalah tidak mungkin dilakukan sebagai ungkapan cinta -kepada islam. Sebab sepajang sejarah peradaban manusia, tak satupun orang yang menyatakan cintanya dengan cara  mencacimaki, dan menyakiti, selain mereka yang mendapatkan pengetahuan islamnya dari wahabi atau jalur taqiyyahnya yang lain.

Meskipun dengan penyajian  yang serba sedikit. Buku ini akan menelusuri secara singkat, jejak perpecahan  dikalangan kaum muslimin dan alasan- alasanya, yang terjadi sejak masa Rasulullah SAW, para Sahabat, thabi’in, tabiut’thabibi’in, hingga hari ini.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

7

Uraian buku ini akan dimulai dengan merunut sejarah paling awal adanya perbedaan faham dalam Islam. Dimana Rasulullah SAW dan Dua orang Khalifah setelahnya dapat mengendalikan perbedaan pendapat itu dengan tanpa masalah. Kemudian Pada dua Khalifah berikutnya terjadinya suatu perbedaan pendapat mulai membawa karakteristik yang berbeda. Dalam arti sudah mulai diwarnai unsur ananiah yang lebih kuat ketimbang kemajuan bersama komunitas kaum muslimin.

Pun demikian Perbedaan karakteristik dari suatu perbedaan pendapat dikalangan kaum muslimin dalam waktu yang panjang sebenarnya masih dapat dikelola dengan baik oleh kaum muslimin. Terbukti. Sejarah mencatat. Islam meminpin sejarah dunia selama lebih dari seribu tahun  Tahun. Dan Sepanjang masa kegelapan -the dark ages. Dimana eropa mengalami masa kegelapan,  moratorium dan kendali sejarah dunia hampir mutlak dikuasai dunia Islam. Ini menunjukan bahwa betapapun perbedaan pendapat terjadi diakalangan kaum  muslimin, akan tetapi hal itu tidak sampai menjadikan kendali Islam atas dunia lepas dari genggaman tangan  kaum muslimin.

Dan perbedaan pendapat itu baru menjadi malapetaka ketika hal itu dimanfaatkan oleh kekuatan dari luar Islam. Yaitu Kekuatan   yang tidak menginginkan Islam mencapai kejayaan, kekuatan yang tidak ridlo Islam mendapatkan kemenangan,

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

8

Dan kekuatan yang ingin menghancurkan Islam6, dari luar dan dalam. berkolaborasi dengan orang-orang Islam yang telah dibutakan mata dan hatinya oleh kepentingan dan syahwat pribadi, serta Hasrat duniawi semata. Mereka menelisik masuk ke setiap celah dan sendi kehidupan Islam, sampai-sampai sebagian banyak kaum muslimin tidak menyadari kalau sebenarnya dia sudah berada di lapangan yang dimainkan oleh ‘mereka’ sepenuhnya. Sedang menjalankan keinginan ‘mereka’. Tapi merasanya sedang menjalankan keinginananya sendiri.

Dan meskipun keterangan dalam buku ini serba sedikit. Penulis berharap dapat mengantarkan pada suatu pemahaman seperti apakah gambaran Rasulullah saw. dan dua khalifah setelahnya mengelola perbedaan pendapat, sehingga tidak sampai terjadi suatu disintegrasi umat. Perpecahan.

—————-

6.1)al Baqarah 120

y öNåktJ¯=ÏBŸ4    3 4ìÎ6®Ks?Ó®Lym “t»|Á¨Y9$#wurߊqåkuŽø9$#y7YtãÓyÌös?`s9ur

6.2). Al Maidah ayat 5

* ¨by‰ÉftGs9 £‰x©r& Ĩ$¨Y9$# Zourºy‰tã tûïÏ%©#Ïj9 (#qãYtB#uä yŠqßgu‹ø9$# šúïÏ%©!$#ur (#qä.uŽõ°r& ( žcy‰ÉftGs9ur Oßgt/tø%r& Zo¨Šuq¨B z`ƒÏ%©#Ïj9 (#qãYtB#uä šúïÏ%©!$# (#þqä9$s% $¯RÎ) 3“t»|ÁtR 4 šÏ9ºsŒ ¨br’Î/ óOßg÷YÏB šúüÅ¡‹Åb¡Ï% $ZR$t7÷dâ‘ur óOßg¯Rr&ur Ÿw tbrçŽÉ9ò6tGó¡tƒ ÇÑËÈ

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

9

Dimanakah sesungguhnya kekuatan besar Islam yang menguasai panggung sejarah umat manusia selama lebih dari satu milenium itu hari ini berada. dimanakah kita berdiri hari ini dalam peta dunia.  ..?

Dengan kebanggaan ber-NU yang sama mari kita membangun kebanggan kolektif warga NU, karena hal itulah yang akan mengantarkan kita pada kemangan dunia dan akhirat..

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

10

Kilasan Peristiwa

Ceritera Ustadz Somad

Sebagai seorang kawan,  terus terang saya merasa sangat terharu dengan pengalaman yang dialami oleh kawan saya; Ustadz Somad,  dari kampung Gope  -Limaratus, Kecamatan Cisalak, Dia menceriterakan kepada penulis tentang pengalamannya ketika suatu hari,  kedatangan tamu seorang muda.  kira-kira 23 tahunan umurnya. Tamu yang baru dikenalnya itu, berbeda dengan tamu-tamunya yang lain. yang setiap hari menemuinya.  Dari sekedar say hallo, sampai yang minta diajari tata cara Shalat jenazah. Disebutkan berbeda dengan tamu kang Somad yang lain adalah karena yang ditanyakan oleh tamu ini,   merupakan hal-hal yang sama sekali tidak biasa, tidak lazim ditanyakan kebanyakan orang.  dan konfigurasi  dialognya, sebagai berikut:…….

Tamu Maaf kang, ari akang kan islam, …?
Somad Ya kenapa.
Tamu Sebagai orang Islam akang sudah bersyahadat….?
Somad Ya, pasti…..!
Tamu Boleh saya tahu kang syahadat akang tuh bunyinya seperti apa….?
Somad Ya biasa lah
Tamu Ya seperti apa….?

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

11

Somad 

 

Kyai Somad sejenak termenung, antara menujukan teks syahadatnya. atau tidak. tapi kemudian dia membacakan juga dua kalimat syahadat, yang dia sendiri tidak tahu sejak kapan dia tahu dan hapal. Asyhadu anlaailaaha illallah waasyhadu anna  Muhammadarrasuulallah.
 

Setelah mendengar saya mengucapkan dua syahadat kalimat seperti itu, tamu saya, siorang muda itu nanya lagi. Begitu tutur Ustadz somad

 

Tamu Maaf kang, akang tahu nggak…? syarat dan rukunnya syahadat itu apa….?
Somad Apa…. ? Syarat rukunnya syahadat….?
Tamu Ya, syarat rukunnya syahadat itu apa kang……?
Somad apa…..? 

Syarat rukun syahadat….?

emangnya ada..? begitu si ustad membathin dalam hati.

 

Dan belum lagi dia dapat mengusai suasana psychologisnya sendiri sepenuhnya, sianak muda yang menjadi tamunya itu sudah–mencecar Somad si Kyai  kampung ini dengan pertanyaan lanjutan;

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

12

Tamu 

 

Kang, kalau kita tidak menjalankan syarat dan rukunnya shalat,  kira-kira shalat kita sah enggak ….?
Somad Ya tidak sah. spontan ustadz Shomad menjawab pasti.
Tamu Kalau begitu, bagaimana dengan syahadat akang ustadz yang tidak tahu syarat rukunnya…?

Ups. Somad siustad NU terhenyak sejenak itu terhenyak. lalu emosi.

lalu dia bertanya kasar. sebenarnya lu mau apa…..?

…….. mau berantem……?

kurang ajar kamu.  pergi sana, keluar dari rumah saya….!

Tapi, belum sampai hal konyol itu dilakukanya siustad segera menyadari kalau orang yang sedang bertanya ini tidak sedang ingin tahu suatu masalah sebagaimana pengalamannya melayani masyarakat selama bertahun-tahun, dan Somad tiba-tiba menyadari kalau tamunya ini, sedang mengukur tingkat rasionalisasinya dalam ber-Agama, maka lalu dia mencoba mengikuti alur yang diinginkan sipenanya dengan menyatakan;

Somad 

 

kamu betul, seseorang yang sudah aqil baligh, harus tahu dan dapat menjawab pertanyaanmu itu dengan rasional. ya. saya enggak tahu apa syarat rukunnya sahadat.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

13

lalu menurutmu apa….? menanggapi hal ini, terbayang raut wajah kemenangan pada air muka sianak muda tadi lalu dia menukas
Tamu Maaf kang aku  tidak kompeten untuk menjelaskan hal itu kang tutur sianak muda
Somad Kenapa ? Tanya Somad penasaran
Tamu Karena tidak setiap orang, tidak sembarang orang dapat melakukannya. Jawab anak muda itu tegas. Lalu lanjutnya, kalau ustadz mau tahu, saya siap memfasilitasi akang bertemu dengan  guru saya.  Yang manqul.
 

anak muda itu menceriterakan perihal gurunya. Dan membuat jadwal  Dan setelah itu keduanya berpisah. —-ilaa liqaa. sampai ketemu.

 

 

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

14

………………Astagfirullah,

Astaghfitullahaladzim……………

Berulang ulang somad beristighfar. Mohon ampun kepad Allah swt. Dosa apa aku ini batinnya berbisik. Pasalnya belum lagi menemukan jawaban atas pertanyaan pertanyaan aneh tamunya itu, sudah datang lagi tamu, seorang mahasiswa bernama Abdul yang sedang kuliah kerja nyata di desanya yang tergolong IDT  dan terjadilah dialog:

Abdul Tad,  NU itu apa sih…?
somad NU itu Kependekan Dari Nahdlatul- 

Ulama.

Abdul Nahdlatul Ulama itu apa sih…?
somad Nahdlatul Ulama itu adalah Gerakan para Ulama
Abdul gerakan para ulama untuk apa kang ?
somad ya untuk menjaga masyakat agar tetap tahlilan marhabanan dan seterusnya.
Abdul Kang, itu kan tradisi saja. Yang saya ingin tahu  dari  akang adalah pengertianya. Definisinya. Ta’rifnya kang.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

15

somad Dul, kamu jangan ngeyel ya
Abdul Maaf kang. Saya bukan ngeyel. Saya hanya ingin tahu. Soalnya kawan-kawan saya dikampus bilang. Kalau definisinya saja kamu enggak tahu, berarti kamu tuh taklid buta. –tuturut Munding. Saya kan malu kang. Jadi saya Tanya sama akang. Karena akang kan pengurus NU meskipun tingkat ranting.
somad Bener juga ya Dul.
Abdul Ya iya lah.
somad Ok Dul. Kita kan masih saudara. Sesama muslim. Jadi saya ngutang jawaban. Kebetulan ini saya dapat Undangan mau ada latihan Kader NU. Tadinya saya malas. Tapi sekarang saya punya utang jawaban sama kamu jadi Saya mau ikut.
Abdul Baiklah kang kalau begitu saya pamit dulu. Jangan lupa kang kalau sudah selesai latihan kasih tahu saya. Ditunggu kang.

Setelah sianak muda itu berpamitan. dan pulang. Somad tercenung duduk sendirian. Lalu istrinya menghampiri, seraya menyodorkan sebuah amplop berisi UNDANGAN seraya  berkata ………………

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

16

kang kayaknya amplop  ini berisi undangan untuk mengikuti  pelatihan kader penggerak partai PKB. Bukan seperti yang akang sampaikan pada si abdul tadi. Lho …….

Jadi …….

kamu tahu, tadi aku omong apa sama si dul. Ya iya lah tadi akang berbohong akan mengikuti latihan kader NU. Sedangkan acaranyakan acara PKB.

Somad melongo menatap istrinya dengan pandangan hampa. …… aku malu dik, tukas somad pada istrinya. Soalnya aku kan jelek jelek pengurus NU yang derajatnya lebih tinggi dari PKB. Lha kalau si abdul tahu saya mengikuti latihan kader PKB, berarti aku kan turun harkat.

Somad terdiam …….

Istrinya pun terdiam,

Sejurus kemudian istrinya masuk kedalam lalu sesaat kemudian keluar lagi menyodorkan secangkir teh untuk menemani  somad yang masih menerawang sendirian.

……..akhirnya somad  bergumam. Pelatihan itu kan pelatihan kader penggerak Partai PKB, sedangkan hutang jawaban saya pada si dul adalah hutang jawaban tentang masalah NU. Teringat omongannya sendiri dengan pada si Dul tadi. Somad bimbang.

Dia terus menerawang sendirian.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

17

……..tapi Biarlah, toh menurut kisi-kisi materinya dalam perlatihan itu nanti akan ada materi tentang NU sebagai Ideologi PKB. Siapa tahu dari sana aku akan dapat jawaban untuk si dul.

Keesokan harinya Ustadz somad pergi ketempat yang semalaman sudah dibayangkannya.

Alhamdulillah, sesampainya di lokasi pelatihan ternyata dia tidak sendirian. Karena ditempat itu dia bertemu dengan kawan-kawannya di NU. Lalu dengan khidmatnya dia mengikuti uraian materi tentang Ideologi PKB. ternyata isinya sepenuhnya adalah tentang sejarah social dan keagamaan  Nahdlatul ‘Ulama.

Ustad somad mengikuti sesi ideology dengan seksama…………….

Mulai dari

  1. Lintasan sejarah ahlussunnah wal jamaah  19
  2. Islam pada kekhalifahan Abbasiyah 47
  3. Islam pada kekhalifahan turki utsmani    52
  4. Islam Indonesia dan Kemerdekaan Republik Indonesia 96
  5. Zaman Reformasi    121

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

19

LINTASAN SEJARAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH

Sebuah Upaya Memahami Jejak Iktilaf

Memberikan penjelasan terhadap masalah seperti yang dihadapi ustad Somad tersebut di atas nampaknya seperti urusan gampang. Padahal tidak. dan membiarkannya mengambang tanpa penjelasan apapun juga sama sekali bukan tindakan yang baik. Sebab, hal itu bisa berarti sama  dengan memelihara kebingungan umat. Karena sangat  bisa jadi bukan hanya Somad saja di kolong jagad ini yang mengalaminya. (Umat)  Oleh karena itu sesederhana apapun penulis berupaya memberikan penjelasan, sebagaimana sudah penulis lakukan secara lisan. Hasilnya, Alhamdulillah, atas saran dan permintaan ustadz Somad itulah penulisan buku ini dilakukan. Dan mungkin karena sebab itu pula penulisan buku ini lebih mirip transliterasi. ketimbang sebuah karya tulis.

Dalam penjelasan lisan, penulis sampaikan; bahwa perbedaan faham itu sudah ada. sejak masa Rasulullah SAW. Seperti yang dialami oleh dua orang sahabat nabi yang bersama-sama berangkat melaut. Setelah tiba waktu Shalat dhuhur ditengah  lautan, yang satu orang berpendapat supaya segera melaksanakan shalat diatas Perahu, dan berwudlu dengan air Laut. Sedangkan yang satunya lagi berpendapat tidak. Nanti saja Shalatnya kalau sudah kembali di daratan. Yang berpendapat pertama dia langsung  berwudlu dengan air laut dan shalat di atas perahu . sedangkan yang berpendapat kedua tidak melaksanakan shalat saat itu. Keduanya tetap rukun

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

20

keduanya tetap bersahabat dan keduanya sepakat untuk melaporkan hasil Ijtihadnya masing-masing ditengah lautan itu di hadapan rasulullah. Tidak ada saling menyalahkan. Tidak ada saling memaki.

Kemudian setelah keduanya pulang kembali ke darat. Keduanya melapor kepada Rasulullah SAW, kemudian Rasulullah SAW bersabda;

…….al bahru thahurun ma’uhu waahallu maytatahu —air laut itu suci,7 dan bangkainya halal dimakan.

Kemudian kepada yang telah shalat di laut Rasulullah SAW. bersabda; LAKA AJRAANI  -untukmu dua Pahala. Dan kepada yang shalat

setelah sampai kembali di darat Rasul bersabda; LAKA AJRAN –untukmu satu pahala.8

Dan karena pada saat itu marji’nya –tempat kembali urusan itu masih ada –Rasulullah SAW,  maka perbedaan pendapat itu masih sangat mudah diselesaikan. Sehingga, perbedaan pendapat itu tidak melahirkan masalah yang serius.

—————-

7). Rumusan kategorisasi, lihat bab thaharah pada kasyifatussajjah –safinah. Air laut termasuk kedalam katagori air yang suci lagi mensucikan. Dalam kategori air suci lagi mensucikan adalah Air Salju, Air Sumberan –dari mata air, Air Hujan, air Embun Lawannya adalah air Musta’mal.

8). Peristiwa tersebut di atas,  kemudian menjadi asbabul wurud dari Hadits Nabi SAW , yang menyatakan barang siapa melakukan Ijtihad. Kemudian ijtihadnya itu benar maka baginya dua Paha. Dan bagi yang tidak benar ijtihadnya satu pahala. Kemudian hadits tersebut menjadi factor pendorong  ijtihad  para sahabat dan para imam Madzhab.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

21

Kemampuan Rasulullah SAW, mengatasi masalah secara sempurna itu, menjadi pangkal sukses besarnya membangun masyarakat Arab Badui nomaden. Menjadi masyarakat Intelek, dan melahirkan Jendral-jendral lapangan yang memiliki nalar  imperium dan berhasil menguasai 1/3 bagian dunia. Demikian kurang lebih komentar Napoleon Bonaparte9

Sepeninggal Rasulullah SAW, perbedaan pendapat dikalangan kaum muslimin mulai terasa berat. Akan tapi,  karena yang melandasi perbedaan pendapat itu adalah keikhlasan menjadi manusia terbaik –Khaira Ummatin,10 Maka peristiwa penting mengenai; siapa pemimpin pengganti Rasulullah SAW. Dapat di atasi dengan baik.

Adalah KH Abdurrahman Wahid menggambarkan bagaimana Para sahabat mengelola konflik setelah Rasulullah SAW wafat. “Rasulullah SAW, digantikan sayyidina Abu Bakar  –tiga hari setelah beliau wafat. Selama masa itu, masyarakat kaum muslimin, minimal di Madinah, menunggu dengan sabar bagaimana kelangkaan petuntjuk tentang hal itu dipecahkan. Setelah tiga hari semua bersepakat bahwa sayyidina Abu Bakar-lah yang menggantikan Rasulullah SAW melalui Baiat/Prasetia. Janji itu disampaikan oleh para kepala suku /wakil-wakil

————————–

9). Transcipt.  Avi Taufik Hidayat; dalam Diskusi ”Islam Membangun Peradaban Dunia” Mei 2007

10). Kuntum Khaira Ummatin Ukhrijat linnaasi ta’muruna bil ma’ruf wayanhauna ‘anik munkar

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

22

mereka. Dan dengan demikian terhindarlah kaum muslimin dari malapetaka”. 11

Setelah Nabi SAW wafat, berkumpulah orang Muhajirin dan Anshar di Madinah. Memusyawarahkan siapa yang akan diangkat menjadi Khalifah  -Pengganti Rasul SAW.

Orang Anshar menghendaki agar Khalifah itu dipilih dari golongan mereka; dengan mengajukan Sa’ad bin Ubadah sebagai Calon. Kehendak orang Anshar ini tidak disetujui oleh orang muhajirin. Maka terjadilah pertikaian dan pertengkaran antara kedua golongan itu. Dan baru berakhir setelah Abu bakar Siddiq  berpidato dengan hujjah yang kuat; bahwa inna akramakum indallahi atqakum

Dan tepat. Setelah Selesai sahabat Abu Bakar as siddiq  Berpidato, sahabat Umar bin Khattab langsung berdiri, dan  menyatakan bai’at kepada Abu Bakar. Untuk menjadi amirul mukminin. Kemudian langkah Umar bin Khattab ini di ikuti sahabat-sahabat yang lain. Tidak lagi terlalu banyak perdebatan. Karena cintanya kepada Allah dan rasulnyalah yang melandasi keputusan yang di ambilnya. 12.

Sayyidina Abu Bakar menjadi Khalifah selama dua tahun. (11-13 H= 632-634M). permasalahan berat yang dihadapinya sebagai Khalifah adalah memerangi orang-orang Murtad, dan orang-orang yang ingkar membayar Zakat dan beberapa orang Nabi Palsu, dan mengumpulkan Mushaf al Qur’an

——————-

11). KH. Abdurrahman Wahid  IslamKu, Islam Anda, Islam Kita halaman 81.

12). A. Latif Osman. Ringkasan Sejarah Islam halaman 45,  penerbit Wijaya Jakarta, Cetakan ke 25 tahun, 1979

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

23

Agenda terpenting Khalifah Abu bakar Sidiiq adalah:

  1. Menghadapi Orang Murtad, Setelah Nabi SAW. Wafat, sebagian kaum muslimin yang belum kuat imannya terprovokasi oleh orang yahudi yang mengatakan kalau benar muhamad itu nabi kenapa dia mati juga. Kemudian mereka meragukan kebenaran Islam. Kemudian mereka juga keluar dari islam.
  2. Menghadapi orang-orang yang Ingkar Membayar Zakat Karena mereka menganggap Zakat dibayarkan hanya sebagai Upeti kepada Nabi SAW.
  3. Menghadapi munculnya Nabi-Nabi Palsu seperti Tulaikhah bin Khuwailid, ,Sajah Thamimihay dan . Musailamah dari Nejd.

Setelah berhasil mengatasi tiga urusan di atas Sahabat Umar merasa Cemas akan kehilangan beberapa ayat alqur’an, karena tidak sedikit para Hufadz –penghafal alqur’an yang gugur sebagai syuhada dimedan pertempuran. Ketika kecemasannya disampaikan kepada khalifah. Maka Khalifah Abu Bakar siddiq langsung merespon dan disusunlah Mushaf Abu Bakar. Mushaf yang Pertama ini mula-mula disimpan dirumah Abu Bakar, kemudian setalah beliau wafat, mushaf tersebut disimpan di dirumah Umar. Kemudian setelah sahabat Umar bin khattab Wafat disimpan di rumah Hafsah binti Umar. Yang adalah Istri Rasulullah SAW.

Sebelum sayyidina Abu Bakar meninggal dunia, diakhir hayatnya, beliau menyatakan kepada komunitas kaum muslimin, hendaknya Umar bin

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

24

Khattab yang diangkat menggantikan beliau. Yang berarti telah ditempuh cara penunjukan pengganti, sebelum yang digantikan wafat. —seperti Presiden menunjuk seorang Wakil Presiden dimasa moderen ini. 13

Setelah Sayidina Abu Bakar melepas jabatan karena Usia Lanjut. Sayyidina Umar bin Khattab, langsung naik tahta menjadi Khalifah, sebagaimana ditunjuk oleh Abu Bakar. Tak lama setelah naik tahta,  Umar, langsung melancarkan serangkaian langkah perluasan wilayah sebagaimana dirancang bersama Abu Bakar. dan Sayidina Umar berhasil menaklukan Syam (Syiria) (13H/634M), Palestina (18H/639 M), Mesir (19H/640M) Irak, Persia, (21H/642M) Beliau menjadi Khalifah selama 10 tahun. dari tahun 13 H/634M-23H/644M.14

Selain melakukan penaklukan besar-besaran, Khalifah Umar bin Khattab, juga mengadakan Nidzham Daulah Islamaiyah –penataan system menejemen dan Administrasi Negara. Untuk tujuan meratakan keadilan keseluruh negeri  Secara systematis. Dari sinilah kemudian dikalangan kaum muslimin ada Adagium –Pepatah. yang menyatakan al Haqqu bila Nidzham, Yaghlibuhul bathil Binnidzham

Kebenaran yang tidak terorganisir akan dikalahkan oleh kebathilan yang terorganisir.

—————–

13). KH. Abdurrahman Wahid; IslamKu, Islam Anda, Islam Kita halaman 109

14)A Latif Osman: Ringkasan sejarah Islam, halaman 45,  penerbit Wijaya Jakarta, Cetakan ke 25 1979

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

25

Meskipun mujur dapat diraih dengan gemilang oleh Sayidina Umar,  tapi Malang tak dapat ditolak, saat beliau sedang melaksanakan shalat Subuh pada bulan Dzulhijjah Tahun 23 H/644M sayidina Umar di bunuh oleh Fairuz (Abu Lu’luah) dengan cara ditikam dari belakang 15

Ketika Sayyidina Umar bin Khattab berada pada masa kritis, itu beliau diminta untuk  menunjuk siapa yang akan menggantikanya sebagai khalifah     Sayyidina Umar tidak menunjuk seseorang untuk mejadi penggantinya. Sayyidina Umar balik meminta agar dibentuk sebuah Dewan Pemilih yang kemudia popular dengan sebutan Ahlul Halli Wal Aqdhi;  yang terdiri dari tujuh orang termasuk anaknya sahabat umar sendriri yakni, Abdullah bin umar, 16 yang tidak boleh dipilih menjadi khalifah, menggantikan beliau. posisi sahabat Umar bin khattab rodiallau anhu Dalam usia 70 tahun.

Mungkin karena factor usianya yang sudah lanjut  itu,  Sayidina Utsman tidak memiliki ketangkasan dan kecakapan sebagaimana dimiliki Abu Bakar dan Umar.

——————–

15). Abu lu’luah adalah orang parsi yang dijadikan tahanan –Budak, setelah sayidina Umar berhasil menaklukan parsi pada Tahun ke 3 Kekhalifahannya. Kemudian dibebaskan setelah masuk Islam. Perbuatannya membunuh umar, didasari oleh kemungkinan 1,  didasari dendam karena Umar menaklukan parsi. Kemungkinan 2, konspirasi dengan bani Nadlir.

16). 7 orang Ahlul halli wal aqdhi; -Dewan Pemilih. Dalam proses perpindahan kekuasaan Khalifar Umar Kepada Usma bin Affan adalah: Ali bin Abi Thalib, Usman bin Affan, Zubeir bin Awan, Sa’ad bin Abi Waqas, Abdurrahman bin Auf, Talhah bin ‘Ubaidillah dan Abdullah bin Umar 

 

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

26

Kemudian bersepakat-lah Tujuh orang itu, untuk mengangkat Sayidina Utsman bin Affan sebagai Amirul Mukminin / Kepala Negara. Menggantikan

Seperti umpamanya, sebagai khalifah sayyidina Umar bin khattab, melarang anaknya sendiri untuk dipilih menjadi Khalifah. Sahabat Usman bin affan  malah mengangkat saudara-saudaranya  dan kerabatnya sendiri menjadi Pejabat. Negara, Wali —Gubernur,  Panglima Perang dan Hakam, dibarengi dengan penggantian pejabat tidak sesuai  saatnya -Periodenya. Langkah sayidina Utsman yang demikian itu menimbulkan fitnah yang luar biasa. Dan ketika fitnah itu dimanfaatkan oleh Abdulah Ibnu Saba.17 Maka fitnah itulah yang membawa khalifah Sayidina Usman bin affan pada Akhir hayatnya.

Bermula dari persetujuan Usman atas permohonan utusan mesir,  mengganti Abdullah bin Sa’ad –Saudara sesusuan Usman

Agar digantikan oleh Muhamad bin Abi Bakar. Putusan khalifah ini menyenangkan hati utusan Mesir. Akan tetapi, kemudian mereka mengetahui ada seorang kurir yang membawa surat sayidina Usman, yang

ditulis oleh Marwan sekretais pribadi sayidina utsman dan di Cap dengan Cap sayidina Usman. Berisi perintah kepada Gubernur mesir, supaya menindas dan menghukum sekalian kaum pemberontak

———————–

17). Abdullah bin Saba adalah salah satu pemimpin yahudi bani Nadlir yang bermigrasi ke Mesir. Karena Diusir oleh Rasulyullah SAW, karena  melanggar perjanjian Darunadwah

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

27

(mereka yang mengusulkan penggantian gubernur mesir). Kemudian mereka melakukan Tabayyun. Dan  ketika mereka  tabayyun –konfirmasi. Kepada sayyidina usman. Sayidina Usman menyangkal. Kemudian mereka meminta kepada Sayidina Usman supaya menyerahkan Marwan kepada mereka untuk di periksa. Akan tetapi Khalifah tidak mau mengabulkan permintaan itu. Karenanya mereka mengepung rumah Sayidina Usman selama 40 hari. Memanfaatkan keadaan saat jendral dan tentara Islam sedang bertebaran di berbagai Negeri melakukan penaklukan.

Beberapa orang sahabat utama18, mengirimkan putranya untuk melindungi sayidina Usman. Dan pada hari ke 18 pengepungan tersiar khabar bahwa sayidina Utsman minta bantuan kepada Muawiyah bin abi Sufyan, dan walinya yang lain.

Mengetahui langkah sayidina Usman yang demikian itu, mereka makin naik darah, dan akhirnya mereka menyerebu memasuki rumah Sayidina Usman secara paksa. Dan  Mereka yang telah marah itu memukul Sayidina Usman dengan pedang sehingga menemui  ajal.

Karya terbesar Khalifah Usman adalah menyelesaikan pembukuan  Mushaf al Qur’an.  Yang kemudian sampai kepada masa kita dewasa ini. Itulah yang disebut dengan Mushaf Usmani.

. ——————-

18). A. Latif Usman halaman 55 Ringkasan sejarah Islam, ,  penerbit Wijaya Jakarta, Cetakan ke 25 1979

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

28

Setelah Khalifah Usman Wafat, Naiklah Ali bin Abi Thalib menjadi Khalifah, Tapi karena Naiknya Ali menjadi khalifah tidak seperti naiknya Abu Bakar, Umar dan Usman, hal tersebut menyulut pertentangan menjadi semakin luas. Tidak kurang oposisi juga datang dari Siti A’isyah ra. Yang berpuncak pada meletusnya perang jamal. 19

Dan Masalah pertentangan ini mencapai puncaknya pada ahir masa  Khalifah Ali bin abi thalib. Dimana Muawiyah bin Abu Sufyan yang merupakan keponakan dari Usman bin Affan, memanfaatkan Peristiwa terbunuhnya Khalifah Utsman sebagai Amunisi untuk memprovokasi masyarakat menyerang Ali bin abi thalib.

Dari sini kiranya dapat dilihat bahwa Hal  tersebut terjadi karena adanya perbedaan besar pada semangat orang memasuki wilayah –ranah atau ruang  perbedaan pendapat.  Dimana pada masa Rasulullah SAW, Abu Bakar dan Umar bin Khattab, orang berbeda pendapat, itu, karena memang adanya perbedaan pemahaman cara untuk mengatasinya adalah dengan dilandasi oleh hati yang bersih, tulus ikhlas. semata-mata. Didorong oleh semangat; cinta kepada Allah dan rasulnya serta bagaimana melaksanakan syariat dalam kerangka ta’abudan Ilallah semata-mata.

Sikap-sikap yang demikian Agung itu dapat kita lihat dari apa yang dikatakan Panglima Besar Khalid bin al Walid, saat menerima surat pemecatannya sebagai panglima perang digantikan oleh Abu ‘Ubaidah.

—————

19). Disebut perang Jamal Karena dalam peperangan Itu istri baginda Rasul, Aisyah ra. Mengendarai unta. –jamal (bahasa Arab)

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

29

Beliau menyatakan. “Saya Berperang bukan karena Umar. 20

Sikap yang di contohkan Khalid bin Walid ini adalah yang merupakan ungkapan sikap dari hasil upaya memaknai agama sebagai cinta kepada Allah, yang merupakan makna otentik dari Agama. Itulah ruh Agama. Dan begitulah semestinya seorang muslim  memaknai Agamanya. Agama sebagai being religious, kereligiusan manusia. Yang dibahasakan oleh DR. Abdul Karim sebagai gagasan yang menjadi pangkal kemajuan masyarakat Jepang menandai kebangkitannya setelah hancur lebur oleh bom atom pada perang Dunia II, ….”ketika Tokugawa bersentuhan dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi moderen, Jepang hari ini,  itulah hasilnya. 21Sedangkan pada masa setelah itu, keberangkatan orang, memasuki ranah perbedaan pendapat itu sudah dicemari urusan / kepentingan politik. Ditambah lagi dengan adanya Infiltrasi –perembesan

—————–

20). Khalid bin  Walid menerima surat pemecatan atas dirinya, digantikan oleh Abu ‘Ubaidah bin Harits sebagai Panglima, ditengah berkecamuknya perang Yarmuk. Khabar ini disembunyikannya sampai Pasukan Islam yang berjumlah empat puluh ribu, mencapai Kemenangan atas pasukan Romawi yang berjumlah dua ratus empat puluh ribu. Baru setelah pasukan Islam mencapai kemenangan Khalid bin Walid menyerah Jabatan Panglima kepada penggantinya yang ditunjuk Khalifah yaitu Abu ‘Ubadah. Dan Khalid terus berperang sebagai Prajurit biasa. Adapun alasan Khalifah Umar mengganti Khalid bin Walid Bukan karena Tidak mempercayai kecakapannya sebagai panglima. Tapi karena Khalifah Khawatir karena Khalid terlalu keras dan kasar terhadap musuh sebangsa dalam peperangan membasmi kaum murtad, sehingga ia pernah membunuh mereka yang sudah menyerah.

21). Doktor Abdulkarim, Transkrip panelis seleksi Guberbnur Jawa Barat. 28 Oktober 2007

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

30

kekuatan luar yang tidak menginginkan Islam mencapai kejayaan. Seperti yang diperankan oleh Abdulah bin Saba. Hal tersebut sebagaimana terekam jelas dalam berbagai literatur tentang sejarah Islam. Yaitu perbedaan pendapat antara Ali bin Abi Thalib dengan  Muawiyah bin Abu Sofyan. Dan puncak dari perbedaan pendapat itu adalah terjadinya perang Shiffin. Pada Tahun 568 M.

Dalam perang siffin, Pasukan Ali berhasil mendesak pasukan Muawiyah. Dalam keadaan terdesak, komandan perang pasukan Muawiyah; Amru bin Ash. Maju ke depan, sambil mengacungkan tombaknya tingi-tinggi. Dan di ujung tombaknya itu, dia tusukan salinan mushaf al Qur’an. Kemudian dia minta agar perang yang tengah berkecamuk itu di hentikan. Dan peperangan itupun berhenti, kemudian dilanjutkan dengan perundingan damai. Kedua belah pihak masing-masing mengirimkan utusan (hakam-bhs Arab) karenanya peristiwa tersebut,  disebut  dengan peristiwa tahkim. 22

———————

22). Peristiwa Tahkim berlangsung di Daumatul Jandal. Utusan Ali berjumlah 100 Orang, tanpa kehadiran Ali. Dipimpin Abu Musa Al As’ary. Dan utusan Muawiyah berjumlah 100 orang termasuk Muawiyah di dalamnya dipimpin Amru bin Ash. Amru bin Ash menerangkan kepada Abu Musa Bahwa untuk menjadi dasar perundingan maka haruslah Ali dan Muawiyah diturunkan dari pangkat Khalifah. Sesudah itu soal khalifah diserahkan kepada kaum muslimin untuk menentukannya. Keterangan Amru bin Ash  ini diterima dengan sepenuh kejujuran hatinya. 

 

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

31

Dalam peristiwa tahkim itu; Ali mengutus Abu Musa al Asy’ari untuk menjadi utusan dalam perundingan, sementara Muawiyah mengutus Amru bin Ash.

Abu Musa, yang usianya lebih tua dan dikenal alim serta bijaksana, mendapatkan kesempatan lebih dulu untuk menyampaikan pendapat.

Beliau menyatakan bahwa kedua belah fihak Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah bin Abu Sufyan, dua-duanya dinyatakan bersalah. Karena  sesama sahabat Rasul saling berperang. Karenanya, kedua-duanya harus diturunkan dari posisi amirul Mukminin. Sedangkan Amru bin Ash yang dikenal sebagai ahli perang sekaligus panglima perang pasukan Muawiyah, yang mempunyai prinsip sangat kuat bahwa setiap kali berperang dia harus menang, maka perundingan itupun dimaknai sebagai perang, dan dalam perang apapun boleh dilakukan untuk mencapai kemenangan.

Dengan  logikanya yang demikian itu, Amru bin Ash menjadi lebih mudah difahami saat menjawab pernyataan Abu Musa tersebut –yang sebenarnya adalah hasil bisikan Amru bin Ash sesaat sebelum Tahkim dimulai di atas, dengan membuat klaim; bahwa pernyataan Abu Musa yang baru kita dengar bersama adalah benar sebagian yaitu bagian beliau menyatakan Ali bin Abi Thalib bersalah, sedangkan menyalahkan Muawiyah adalah diluar kewenangannya sebagai juru runding.
Dengan demikian saya tawarkan kepada semua yang hadir disini untuk menyatakan bai’at kepada Amirułmukminin. Muawiyah bin Abi Sofyan.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

32

Naiknya Muawiyah menjadi khalifah pada pada tahun 40 H/660 M yang sedemikian rupa itu, melahirkan kontroversi yang sangat besar dikalangan kaum muslimin. Sehingga, segera setelah peristiwa itu kaum muslimin sekurang-kurang terpecah ke dalam 4 golongan.

1. kelompok fanatik kepada Ali bin Abi Thalib yang di kemudian hari menjadi golongan syiah
2 kelompok fanatik  kepada Muawiyah bin abu sufyan yang di kemudian hari menjadi golongan murjiah
3 kelompok khawariz yaitu kelompok yang menolak kekhalifahan Muawiyah bin abu sufyan dan marah kepada Ali bin abi thalib karena setelah peristiwa tahkim tidak lagi berperang melawan muawiyah bin abu sufyan
4 Kelompok 4. Adalah kelompok Abdullah ibnu Umar. menurut hematnya jika terjadi pertentangan diantara para sahabat Nabi SAW.  Kita memilih diam. 23

Sikap golongan 1, 2 dan 3. tersebut diatas, dikemudian hari menjadi Inpirasi yang luar biasa bagi munculnya golongan/madzhab Islam Politik.

————————–

23. Ibnu Ruslan di dalam kitabnya, az- zubad Ma jaraa baina sohabi naskutu   Wafi riwayatin …..anhu wajral ijtihadi,  nusbit—al Zubad

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

33

Islam politik. 24 yaitu suatu kelompok yang menempatkan islam hanya sebagai wajah politik. Islam dijadikan sebagai Kedok politik

untuk menutupi berbagai langkah busuknya. Islam politik juga mengandaikan suatu keadaan bahwa Islam, hanyalah medium theologis untuk melengkapi narasinya menjadi penguasa kemudian mereka membungkus kebusukan itu dengan asumsi; islam tidak dapat Hidup tanpa memegangi kekuasan politik. Bagi mereka politik menjadi rukun iman.

Dan untuk mencapai itu, mereka tidak merasa berdosa saat melakukan penipuan, pengkelabuan

-penghinaan, penghujatan bahkan berperang membunuhi kaum Muslimin hanya karena berbeda Madzhab dan bahkan sengaja membuat madzhab sendiri agar berbeda untuk menghalalkan darah saudaranya sesama muslim demi kekuasaan. Jauh dari kesadaran bahwa yang mereka lakukan itulah praktek yang sesungguhnya dari adagium al Islam Mahjubun bil Muslimin.—Islam Menjadi mahjub; terhalang; lemah karena orang Islam Sendiri.

—————–

24). Politik Islam adalah Politik yang digerakkan oleh semangat dan moral Islam.  Kuntum Khaira Ummatin Ukhrijat Linnasi. Ta’muruna Bil Ma’ruf wayanhauna ‘anil munkar, sebagaimana dicontohkan Muhammad SAW. menciptakan kedamaian, kebaikan dan persaudaraan bagi umat Manusia sesuai dengan doktrin rahmatan lil ‘alamin; Sedangkan Islam Politk adalah kebalikannya yaitu politik yang memposisikan Islam sebagai dagangan politik semata untuk meraih kekuasaan dengan cara apapun termasuk mengkafirkan orang Islam lainnya hanya  karena tidak sesuai dengan keinginan imperialis erofa yang telah memberikan kepada mereka kekuasaan politik. Makanya kita tidak perlu heran kalau sampai dengan hari ini dinegara-negara dimana mereka berkuasa, keamana negara dan sumber-sumber daya inti mereka  diserahkan kepada kawan eropa-nya. Kawan Amerikanya dengan demikian sesungguhnya; Islam Politik. Vis a vis dengan Politik Islam yang diajarkan Muhamad. Rasulullah SAW.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

34

Sedangkan sikap golongan ke dua, jika kita lihat sepintas mungkin kita akan mengatakan bahwa kelompok pimpinan Abdullah Ibnu Umar ini sebagai kelompok  yang tidak mempunyai pendirian. 25 Akan tetapi jika  kita perhatikan lebih seksama, Pendirian kelompok ini sangat nyata. Yaitu lebih mengedepankan sikap bagaimana mengamankan syariat Agama untuk tidak dicemari, untuk tidak dikotori dengan Syahwat Politik

Baginya menjaga Islam sebagai Rahmatan lil ‘alamin yang merupakan  tugas utama Kenabian dan Karasulan Muhammad SAW.  Adalah Jauh lebih penting diatas segala kepentingan, dan bagi

golongan ini, berperang itu hanya dianggap sah jika yang dihadapinya adalah kaum kafir harbi. Dan dari kelompok inilah munculnya para Imam Mujtahid baik dibidang Hukum (Fiqh), ,  dibidang Theologi (Ilmu kalam) ataupun dibidang human Attitude –kesalehan (Tasawwuf). yang  dikemudian hari menjadi golongan /  madzhab Ahlussunnah Waljamaah. Yang memandang urusan politik dan Negara. Tidak harus selalu menjadi satu.  Karena memang tidak ada konsep baku tentang bentuk negara dalam Islam.” 26

Meskipun cara naiknya Muawiyah menjadi Khalifah secara demikian kontroversialnya, tapi kemudian, Muawiyah  dapat meguasai keadaan sepenuhnya.  Dan (Dinastinya Umawiyah) berkuasa selama 90 tahun. (40-132H=660-750M)

———————

25.) Seperti kritik yang disampaikan kepada NU, atas sikap Nahdlatul Ulama terhadap Piagam Jakarta dalam panitya 9.

26). KH Abdurrahman Wahid dalam Bukunya Islamku, Islam Anda, Islam Kita. Halaman 106.menyatakan;

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

35

Dengan luas wilayah penaklukan meliputi sebelah Timur hingga sampai ke Segeri Sind. (daerah Sungai Indus di India), dan terus menyebrangi Sungai Sihon menaklukan Samarkhand dan Sughda.

Byzantium,  Khurasan, Bukhara di Turkistan, Pulau-pulau Cyprus dan Rhodus di Lautan Tengah.27

Stabilitas kondisi poltik dinasti Umayyah yang mantap, dan luasnya wilayah kekuasaan Dinasty Umawiyah. menuntut berkembangnya pemikiran ke-Agamaan, karena terjadi banyak masalah yang pada masa Rasulullah SAW dan Khulafaurrasidun belum ada. Saat itu mulai muncul.  sejalan dengan itu. Kesungguhan para Imam Madzhab membangun sistem hukum islam,  meniscayakan adanya kebutuhan yang mendasar, akan tersedianya bahan-bahan untuk membuatnya, berupa literatur-literatur untuk dijadikan dasar, pondasi epistemilogi hukum Islam .

Sementara itu,  bahan yang tersedia saat itu,  dan sudah pasti kebenarannya,  barulah kitab suci al Qur’an, yang pengkodifikasian -pembukuanya sudah diselesaikan oleh Khalifah Utsman bin Affan.  –Mushaf Utsmani. Semua intelektualtual muslim sepakat,-Ijma   bahwa hanya mushaf al Qur’an yang dibuat pada masa Khalifah  Utsman Itulah yang menjadi dasar dan sumber Pokok Hukum Islam.     Dan  dasar hukum islam yang kedua adalah hadits Rasulallah SAW, .28

—————-

27).ibid  A. Latif Osman halaman   49

28). Syaikh. Khudlori beyk: Haikmatuttasyri wafalsafatuhu halaman. 113

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

36

Dan karena rentang waktu dari masa Rasulullah sampai dengan masa munculnya para Imam Madzhab terpaut sekitar satu sampai dua abad lamanya maka ada bagian-bagian yang belum terekam dalam hadits. Peristiwanya terjadi pada saat itu. Belum lagi luar biasa banyaknya hadis palsu yang beredar luas Oleh karenanya, maka dibangunlah dasar Hukum Islam yang  ketiga, yaitu Ra’yi wala aalu,-akal yang tidak Sembarangan.  yang kemudian melahirkan meliputi;  kriteium-kriterium, mustalahul hadits. Kemudian dibangunlah —Kaidah-kaidah dasar seperti, qias, Ijma dan Yang dibangun oleh para ahli Ushul Fiqh. Artinya segala perkara yang terjadi masa itu, yang belum ada keterangan hukumnya baik di dalam alqur’an maupun hadits maka keputusan hukumnya  ditetapkan dengan methode qias, ijma dan kaidaih-kaidah Ushul Fiqh lainya.

Alasan kuat kenapa dilakukan penggalian hukum dengan ra’yi adalah  sekali lagi karena telah luasnya wilayah kekuasaan Islam  dan

perubahan zaman terbukti tidak semua masalah dapat dihukumi secara text book, dengan al Qur’an dan  Hadits.29 maka untuk memenuhi kebutuhan konstruksi bangunan Systematika Hukum Islam ( sistem penggalian hukum) maka disusunlah satu disiplin ilmu yang disebut dengan ushul fiqh yang didalamnya berisi prinsip prinsip dan Kriterium-kriterium untuk mengukur premis-premis yang menjadi Variable –variabel terbentuknya hukum islam.

————-

29). Tagayyuril ahkam, bitaghayyuril azminat wal amkinat. Bandingkan dengan gagasan Rescue pound

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

37

Pola penggalian hukum dengan cara ijtihad menggunakan Ra’yi walaa aalu.  ini dilandaskan pada petunjuk Nabi SAW dengan sabdanya, yang beliau sampaikan langsung,  saat beliau hendak mengutus sahabat Muad bin Jabal untuk menjadi Qadhi di wilayah Yaman; 30

……Muad bin jabal berkata: Ketika Rasulullah SAW, akan mengutusku berangkat ke Yaman (untuk menjadi Qadhi disana).

Muadz berkata. Beliau bertanya kepadaku “ Bagaimana engkau akan memutuskan perkara, ketika ia (perkara itu)  datang kepadamu, Mu’ad menjawab; aku akan memutuskan perkara dengan kitab Allah. Bila tidak terdapat dalam kitab Allah..? (Nabi SAW. Melanjutkan pertanyaannya) Muadz menjawab; aku akan memutuskan dengan Sunnah Rasulullah. Bila tidak terdapat dalam Sunnah Rasulullah…? (nabi melanjutkan pertanyaannya) Muadz menjawab, aku akan memutuskan dengan akalku yang tidak ngawur…! Kemudian Nabi SAW. menepuk-nepuk pundak Muadz seraya bersabda :

…..Segala Puji bagi Allah. Yang telah memberi petunjuk pada utusanya utusan Allah. 31

Dari sini sesungguhnya sudah dapat dibayangkan betapa  pada masa Rasulullah SAW. masih hidup saja, al Qur’an secara text book, tidak dapat menghukumi segala urusan. -wine, brandy, topi miring, tuak kecubung. Sedangkan al Qur’an Hanya ————-

30). “ Lamma ba’astu ilal yaman. Mada taqdla. wafi riwayatin, kaifa taqdla idzaa arada laka qodlo an. qola muad, aqdi bikitabillah. Fainlam yazid fi kitabillah…?, aqdli bisunnati rasulillah, fainlam yazid…? fa bira’yi wala aaluu

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

38

memberitahukan yang haram itu Khamer, itu-pun hanya untuk menjauhinya saja -fajtanibuhu. Dan tidak sepotong-pun ayat dalam al Qur’an yang dengan tegas menyatakan Khamer itu haram. Khamer dihukumi haram karena dilalah qathiyyah yang terkandung di dalam ayat itu32. Dan hadits fi’li. –realitasnya Rasulullah melarang para sahabatnya minum khamer,  itupun setelah Umar mengimami shalat subuh dalam keadaan mabuk. Sedangkan -wine, brandy, topi miring, tuak kecubung dan sebangsanya. Baru menjadi haram setelah setelah menggunakan ra’yu; diqiaskan dengan Khamer.

Oleh karena itu, jika hari ini, dizaman lebih dari 1400 tahun setelah Rasulullah SAW, masih ada yang ingin melaksanakan qur’an secara –text book” pastilah dikarenakan orang tersebut

1. sebenarnya diatTidak ngerti Urusan.

2. Menghindari dilalah qath iyyah supaya bisa menikmati apa-apa yang diharamkan secara ijtihadi dengan ra’yu wala aalu.

3. Melakukan mutilasi ajaran Islam dengan cara mengelabui lapisan kaum muslmin yang belum mampu melakukan ittiba fil madzhab.33

Demikianlah singkat terjadinya proses pembangunan systematika Hukum Islam berlangsung.  Sehingga tersusunlah prinsip-prinsip dasar penggalian hukum dalam Islam. Dan melahirkan Disiplin ilmu yang secara spesifik membahas masalah ini, yang  disebut dengan ilmu  Ushulul fiqh.

———————–

32). Innamal Khamru wal maysiru wal anshabu wal Azlamu rijsun Min amalissyaithanu Fajtani buhu.

33). Mengikuti suatu madzhab dengan memahami pola isdlal yang dilakukannya

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

39

Kitab pertama dalam disiplin ilmu ini adalah karya Imam Syafi’I yang diberi judul al Arrisalah.

Dan para pemikir hebat, yang melahirkan madzhab dalam Hukum Islam yang terus di ikuti kaum muslimin sampai dengan zaman kita Hari ini, merekalah Salafusshalihin.

  1. Anas ibn Malik datang dari keluarga Arab yang terhormat. Para ahli tarikh berbeda pendapat dalam menentukan tahun kelahiran Imam Malik, Ibn Khalikan menyebut 95 H, tetapi yang umum diterima adalah 93 H, dan ia lebih muda 13 tahun dari rekannya, Abu Hanifah. Beliau menggali ilmu di Madinah yang saat itu merupakan pusat pendidikan, kakeknya dan pamannya adalah seorang ahli Hadits. Cendekiawan yang mengajarkan beliau antara lain Imam Ja’far Sadiq, Muhammad bin Syahab Az-Zahri, Yahya bin Saeeb dan Rabi Rayi.
  2. Abu Hanifah al-Nu’man ibn Tabit, ahli terbesar dalam Hukum Islam, dilahirkan di Kufah pada 80 H (699M) semasa pemerintahan Abdul Malik bin Marwan. Ia seorang non-Arab keturunan Persia. Beliau pernah mengalami hidup pada masa sepuluh Khalifah Umayyah, termasuk Umar bin Abdul Aziz.
  3. Abu Abdullah Muhammad bin Idris, lebih terkenal dengan sebutan Imam Syafii. Ia lahir di Ghaza pada 767 M, ayahnya meninggal saat ia masih kanak-kanak, dan dibesarkan oleh ibunya dalam kemiskinan. Beliau belajar Hadits dan Fiqih dari Muslim Abu Khalid Al-Zindi dan Sufyan Ibn Uyayna. Ia hafal kitab Muwatta di hadapan Imam Malik sebelum menerimanya

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

40

  1. sebagai murid34 Ia berpetualang mencari ilmu ke Kairo, Baghdad, Yaman dan menyebarkannya      Daya ingatannya yang kuat dan ketajamannya berfikir membuat banyak orang ingin tahu dan belajar padanya. Ia dianggap sebagai pendiri Ilmu Usul al-Fiqih. Ijtihad-itjihadnya banyak digunakan kaum muslimin saat itu maupun sekarang. Ia wafat di Mesir pada 20 Januari 820 M (29 Rajab 204 H) dan dimakamkan di pemakaman Banu Abd
  2. IMAM HAMBALI Masa Khalifah Abbasiyah, Ma’mun ar-Rasyid, terkenal saat itu berkembangnya paham Mu’tazilah. Ahmad ibn Hambal dihadapkan kepada Khalifah dan dimintai pendapatnya tentang “Apakah Al-Qur’an itu Mahluk Alllah?” yang bisa diperlakukan seenaknya seperti di jadikan alas duduk atau diinjak. Beliau berpendapat yang bertentangan dengan pendapat Khalifah beserta

——————–

34). Catatan penting.

Betapa Orang sehebat Imam Syafi’I, yang telah hafal Kitab Al Muwattha yang ditulis Imam maliki tidak mengklaim dirinya sebagai ahli muwattha sebelum menyatakan diri sebagai murid langsung. Dengan cara stor hafalan dihadapan Imam maliki sebagai calon gurunyaInilah cara yang sudah menjadi tradisi dikalangan Islam Ahlussunnah Waljama’ah. Dimana hubungan murid dan guru tidak hanya dari hasil baca kitabnya sifulan kemudian dia menjadi muridnya si Fulan itu tanpa bertemu dan mendapatkan ijazah langsung. Menyambungkan sanad Keilmuannya. Menandai pentingnya kejujuran Intelek tual yang bukan hanya sekedar jargon kosong. Tapi dilaksanakan dengan keyakinan. Jika seseorang mendapatkan ilmu tanpa guru langsung seperti itu maka dipastikan. Gurunya adalah Syaithan. Karena Rasulullah-pun mendapatkan ilmunya langsung dari sanad Malaikat Jibril

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

41

ulama Mu’tazilah, dengan mengatakan bahwa Al-Quran adalah firman Allah.Ternyata jawabannya itu menyebabkan Imam Hambali harus  tidur di bui selama kurang lebih 8 bulan. dan nampaknya jika mereka yang ingin meyakinkan bahwa Qur’an itu makhluq berkuasa di negeri ini, maka hal yang sama dialami oleh Imam Ahmad bin Hambal akan juga dialami oleh para kyai NU. Tanda-tandanya sudah dekat. Contohnya di Jawabarat pada pemilu 1999 mereka hanya dapat dua kursi DPRD Provinsi. Melonjak pada pemilu 2004 menjadi 14 kursi

Sebagaimana di tuturkan di bagian muka, Naiknya Muawiyah bin Abu Supyan sebagai Khalifah,  itu melahirkan Kontroversi yang sangat besar dalam bidang Politik, dikalangan kaum Muslimin. Meskipun demikian  Adalah Muawiyah bin Abi Sufyan, tidak keras dalam bidang theolog 35. Apapun theologi masyarakatnya, asalkan tidak mengganggu keberadaannya secara poltik, sebagai Khalifah, beliau tidak mempermasalahkannya. Dan cenderung sekuler. Halmana terlihat dari tindakan Muawiyah mengangkat Sarjun seorang sarjana beragama Kristen menjadi Menteri Keuangannya.Muawiyah juga memperbaiki Gereja di Irak yang rusak karena Gempa Bumi.

Kebebasan yang diberikan Muawiyah selain urusan poltik,  hal tersebut menyuburkan tumbuhnya majlis-majlis pengkajian Ke-Islaman.

. ———–

35) A. Latif Osman. Ringkasan Sejarah Islam penerbit Wijaya Jakarta, Cetakan ke 25 tahun, 1979 halaman 75

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

42

Salah satu majlis yang paling ramai pada saat itu adalah majlis yang dipimpin oleh seorang ulama besar bernama syaik Hasan al Bisri (110 H)36

Beliau mempunyai kebiasaan untuk mendiskusikan berbagai masalah di majlisnya. Ketika diskusi atau perdebatan memasuki masalah tuduhan kaum khawariz bahwa orang yang berdosa besar adalah Kafir.  Syaikh Hasan al Basri berpendapat tidak kafir. Karena manusia  tidak berhak memvonis apa-apa yang ada hubungannnya dengan hati orang lain. Artinya orang berdosa besar akan dihukum berat di akhirat kelak. Itulah gunanya Allah Menciptakan Neraka bertingkat-tingkat.  dia tidak kafir sebagaimana tuduhan khawariz. Ditengah perdebatan seperti itu, adalah  Atho bin Washil. Salah seorang Murid Syaikh Hasan Al Bisri yang sangat rasional dan saking rasionalnya, Atho mengusulkan adanya Suatu manjil baina manjilataini, yaitu suatu tempat yang terletak di antara surga dan neraka. Sebagai tempat bagi orang yang ditolak oleh Kaum Hawarij dan kaum Murjiah, yaitu orang yang berdosa besar,  anak kecil dan orang yang belum tersentuh dakwah keislaman.

———-

36) Hasan inbu Abil Hasan al Bashri, lahir di Madinah pada Tahun 21 H/642 masehi. Anak seorang budak yang ditangkap di Maisan kemudian menjadi budak Zaid bin Tsabit. Dibesarkan di Bashrah. Diceriterakan, ia banyak bertemu dengan sahabat Nabi SAW.  sanad keilmuannya berasal dari jabir bin hayyan, dari ibnu musayyab, dari Ali bin abi thalib.termasuk dengan 70 orang Veteran Perang Badar. Ia kemudian tumbuh menjadi tokoh terkemuka dari generasinya. Terkenal karena kesalehannya yang luar biasa dan penolakannya yang tegas terhadap kedunyawiyan.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

43

Mendengar pernyataan muridnya ini. syaikh Hasan al Bisri berucap;  I’tijalla Atho minni (Atho telah keluar dari aku). pernyataan syekh Hasan al Bisri inilah yang kemudian dijadikan nisbat penamaan golongan yang sepemikiran dengan Atho bin Washil ini dengan sebutan Mu’tazilah. Aliran Mu’tazilah ini, kemudian berkembang menjadi aliran rasionalis pertama dalam Khazanah pemikiran Islam, yang mejadikan manusia sebagai sentrum yang menentukan nasibnya sendiri. Lepas dari qadla dan qadar  Allah dengan alasan al Qur’an menunjuk manusia sebagi pembuat kerusakan dilautan dan didaratan.37 dan al Qur’an juga menyatakan bahwa sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu Kaum. Sampai kaum itu sendiri yang mengubah nasibnya sendiri.

Dengan logikanya yang demikian itu, Atho bin Washil membangun madzhabnya sendiri yang pada babak berikutnya disebut sebagai Madzhab qadariah

Kemudian Adalah Abu Hasan al asy’ari Salah seorang dari madzhab qadariah ini mengajukan kritisi terhadap gagasan adanya MANZIL BAINA MANZILATAINI, dalam prisip Theologi –Aqidah qadariah, karena nyatanya ayat yang dijadikan hujjah oleh Atho bin Washi tersebut, berbanding diametral dengan isyarat–dalalah yang ditunjukan oleh ayat  lainnya yang menyatakan bahwa

——————–

37)Ar-rum ayat 41

tygsß ßŠ$|¡xÿø9$# ’Îû ÎhŽy9ø9$# ̍óst7ø9$#ur $yJÎ/ ôMt6|¡x. “ω÷ƒr& Ĩ$¨Z9$# Nßgs)ƒÉ‹ã‹Ï9 uÙ÷èt/ “Ï%©!$# (#qè=ÏHxå öNßg¯=yès9 tbqãèÅ_ötƒ

Ar-ra’du ayat 11

¼ç3 žcÎ) ©!$# Ÿw çŽÉitóム$tB BQöqs)Î/ 4Ó®Lym (#rçŽÉitóム$tB öNÍkŦàÿRr’Î/ 3

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

44

sesunggauhnya, ketika engkau melepaskan anak Panah, sesungguhnya bukan engkau yang melepaskan anak panah itu. Tapi Allah –lah yang melepaskannya. 38

Dalam memaknai dua ayat yang saling berhadapan ini, al Asy’Ary berpendapat bahwa manusia tidak berkewenangan mendikte Allah sebagai harus menyediakan suatu manzil baina manjilataini karena hubungan antara Allah dengan manusia adalah bukan hubungan sejajar yang dapat bernegosiasi. Melainkan hubungan antara Allah sang Khaliq dan manusia sebagai makhluk. Dalam kebebasan memilih

siapa mau beriman silahkan. Siapa mau kafir silahkan. Sesungguhnya telah disiapkan untuk orang-orang dzalim itu di neraka tempatnya.

Kritisi al Asy’Ari terhadap gagasan Qadariah yang demikian itulah, yang membuat sosoknya menjadi sangat menarik dan kemudian  diikuti banyak orang, sehingga pada saat-saat selanjutnya,  gagasan gagasan Abu Hasan al Asy’ari ini,  menjadi madzhab tersendiri yaitu madzhab Asy’arian. yang berprinsip bahwa manusia berhak menentukan nasibnya sendiri. sampai tingkatan tertentu Allah SWT. Menetapkanya, atau menetapkan lain.

Kecuali mempunyai murid yang yang sedemikian rasionalnya,

————————-

38). Al anfal ayat 17 © 4’tGu‘!$#ÆÅ3»s9ur|Mø‹tBu‘ øŒÎ) |Mø‹tBu‘ $tBur 

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

45

Imam Hasan al Bisri yang seorang sufi besar juga mepunyai murid yang melihat manusia sama sekali tidak mempunyai kewenangan atas dirinya. Dari garis inilah kemudian munculnya aliran Jabariah sebagai antitesa43 terhadap aliran Qadariah.

Kemudian, Adalah Abu Mansyur Almaturidi, Salah seorang dari madzhab Jabariah  ini,  mengajukan kritisi terhadap kepasrahan total aliran Jabbariah. Karena nyatanya,  ayat yang dijadikan hujjah berbunyi:

WAMA RAMAITA IDZ RAMAITA WALAKINNALLAHA RAMA. Berbanding terbalik dengan ayat

DHAHARAL FASADA FIL BARRI WAL BHRI BIMA KASABAT AYDINNAS.


K
urang lebih sama dengan Analisanya Abu Hasan  Al Asy’ari hanya berangkatnya dari sebelah sisi yang berbeda, dalam memaknai dua ayat yang saling berhadapan ini, al Maturidi berpendapat, bahwa manusia tidak berkewenangan menentukan nasibnya sendiri akan tetapi dia tetap wajib berusaha sesuai petunjuk ayat yang kedua.

Kritisi al Almaturidi terhadap gagasan faham Jabbariyah yang demikian itulah, yang membuat sosoknya menjadi sangat menarik dan diikuti banyak orang,  dan pada waktu  selanjutnya, gagasannya itu tumbuh pula menjadi madzhab tersendiri. Yaitu madzhab Maturidian Yang berprinsip bahwa manusia

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

46

tidak berhak menentukan nasibnya sendiri tetapi sebagai mukallaf dia tetap wajib berusaha sampai tingkatan tertentu Allah Swt. Menetapkanya atau menetapkan lain. Pendapat dua imam besar ini bertemu dalam satu titik yang kemudian melahirkan konsepsi tentang adanya Qadla Muallaq dan Qadha Mubrom / mubarrom pada pemikiran / madzhab Islam moderat. Ahlussunnah Wal Jamaah. Dan mengemas konsepsi ketauhidanya dalam bentuk syair yang amat terkenal diseluruh duania Islam. Yaitu Wujud, Qidam, Baaqa, Mukhalafatu lil hawaditsi, qiyamuhu binafsihi, wahdat, iradat ilmu, hayyat, sama’ , bashar, kalam, qadiraan, muridan, ‘aliman, Hayyan, sami’an basyiran, mutakalliman……….

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

47

Kekhalifahan Abbasiyah.


Babak ketiga dalam drama besar politik dunia Islam, dibuka dengan peran penting yang dimainkan oleh Khalifah Abu  al-‘Abbas (132-136H =  750-754M). Dinasti ini kemudian dinamakan dinasti Abasiyah, yang berkuasa sejak 132-636H =749- 1258 M

Khalifah Paling masyhur dari daulah Abasiyah Adalah Harun al Rasyid. Pada puncak kekuasaannya. Kekuasaan Daulat Abbasiah terbentang dari ujung barat Afrika Utara, sampai ke Negeri-negeri di Asia Tengah. Maka  seiring dengan semakin meluasnya wilayah kekuasaan yang luar biasa luasnya itu. maka makin  terasa  kencanglah  kebutuhan akan adanya suatu kebudayaan yang tinggi. Oleh sebab itu, Khalifahpun menciptakan suasana yang memungkinkan para intelektual  melakukan kerja intelek secara sungguh-sungguh: dan khalifah mencanangkan anggaran khusus bagi intelektual yang mau melakukannya.

Maka mulailah gerakan penterjemahan karya intelektual Yunani kuno.seperti Socrates, Plato,  Aristoteles, thales, pilatus dan karya para komentator Neo Platonis, dan tulisan-tulisan Kedokteran Galen, juga Karya-karya Ilmiyah Persia dan India. Sehingga hanya dalam waktu beberapa puluh tahun para sarjana Arab telah menyerap Ilmu dan budaya yang dikembangkan selama berabad abad oleh orang Yunani. Dalam proses penyerapan tersebut, gagasan-gagasan utama Yunani dan Persia-Islam jelas telah kehilangan sebagian besar karakteristik

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

48

utamanya, yang bernafaskan semangat Gurun pasir, Beberapa orang Khalifah abasiyah, seperti almakmun, al mu’tasim dan al wasiq, amat terpengaruh oleh pembahasan filsafat. Hal ini menimbulkan bermacam-macam madzhab dan merenggangkan persatuan.

Atas kenyataan itu, Imam Jalaluddin Ar-Rumiy mengungkapkan kekesalannya; percuma. Tidak ada gunanya belajar filsafat.

Al Ghazali mengungkapkan kekesalanya dengan menulis Kitab yang dinamainya dengan judul Tahafutul Falasifah.

Kemudian ada yang menukas; Belajar filsafat itu berguna untuk meningkatkan keimana kepada Allah.

Beliau membantah. Apakah Iman kamu yang belajar filsafat lebih hebat dari Imannya Para sahabat Nabi. SAW…yang tidak belajar filsafat…? Tapi dengan begitu Abasiyah berhasil menempati kedudukan penting dalam Unit budaya abad pertengahan yang menghubungkan Eropa Selatan dengan Timur Dekat.46

Perlu kita ingat, bahwa budaya ini dibawa oleh satu aliran saja, Aliran yang bersumber dari Mesir Kuno, Babilonia, Poenisia dan Yahudi, yang semuanya mengalir dan bermuara di Yunani. Dan kini kembali lagi ke timur dalam bentuk Budaya Helenis. Kita akan melihat bagaimana aliran yang sama ini, di belokan kembali ke Erofa oleh orang arab di Spanyol

——————————

46). hilip K hitty Histori of the Arabs. Penterjemah R Cecep Lukman Yasindan Dedi Slamet Riyadi Penerbit PT. SERAMBI ILMU SEMESTA, Jakarta, Cetakan I:dzulkaidah 1425H/Februari 2005.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

49

dan Sisilia, yang membidani lahirnya Reneisance Erofa. Menandai persentuhan peradaban timur – barat. Hasilnya, munculah tokoh tokoh filsafat dari dunia Islam seperti Al kindi, Ibnu sina, al Farabi, Ibnu Rusdy dan melahirkann sciencetist luar biasa seperti. Al khawarizmi, menemukan rumus alluwgharitmus (logaritma) pertama yang menjadi dasar pengembangan matematika moderen dan beliau inilah yang menemukan standar Navigasi moderen,dengan panduan garis Khatulistiwa (bahasa arab –Khat al Istiwa) garis tegaklurus yang menjadi garis demarkasi belahan bumi timur dan barat. Jabir bin hayyan, menemukan deret ukur dan deret hitung yang dinamai dengan namanya sendiri; al jabar. Ibnu Sina dengan kitabnya as Syifa menemukan dasar-dasar kedokteran moderen. Ibnu batutah ahli kimia pertama yang menemukan bahan peledak.  Dan untuk mendukung kegiatan Intelektual ini, Khalifah mendirikan perpustakaan, yang sekaligus berfungsi sebagai laboratorium. sehingga pada masanya berkuasa itulah, peradaban Islam mencapai Puncak Peradabannya.  Akan tetapi sungguh adalah hal yang amat disayangkan, dimana sebagai pusat ilmu baghdad hanya tinggal sebagai pusat ilmu pengetahuan murni (pure scince) Dan tidak muncul generasi pada saat itu, bahkan sampaihari ini. yang dapat mengaplikasikannya kedalam bentuknya yang operasional. Ilmu terapan (aplied science). dan penemuan penemuan penting bagi peradaban moderen seperti ditemukannya bahan peledak. Ilmuwan islam hanya tinggal sebagai penemu. Sebab untuk mengoperasionalkannya dibutuhkan langkah teknis. Langkah operasional dan langkah terapan.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

50

Sampai disini nampaknya mereka merasa dibatasi oleh apa yang disebut dengan kendala theologis dimana dalam fiqh islam atau secara moral islam  tidak dibenarkan membunuh dengan menggukan api. Karena itu tataran pada aplikasi tidak dilaksanakan. Dan ketika ilmu ini kemudian ditemukan oleh murid-murid para ilmuwan besar islam yang datang dari barat yang tidak mempunyai kendala theologis seperti itu. Maka setelah mendapatkan transfer ilmu itu dari para ilmuwan islam. mereka pulang kebarat dan disanalah dimulainya mereka membuat meriam. Yang kemudian nanti terbukti dalam perang dunia 1 dan 2 mereka gunakan meriam dan senjata api lainnya untuk membunuhi kaum muslimin.

Keadaan kekhalifahan  Abbasiyah pada saat itu di penghujung masa kejayaannya, mungkin mirip dengan sikap para pembesar NU saat ini, atau keadaannya lebih parah. Karena pada saat itu Abbasiyah terlena oleh kemegahan dan  kekayaan yang luarbiasa, sehingga generasi penerusnya tidak pernah berpikir untuk bagaimana mempertahankan itu semua.

Kebesaran, kemegahan dan ketinggian kebudayaan  yang di bangun pada masa berdirinya daulat Abasiah, terus bertahan selama lebih dari lima ratus tahun. Dan baru berakhir, pada saat datangnya serbuan tahap II bangsa Mongol yang dipimpin oleh Hulagu. Cucu Jengis khan. Pada tahun 636H-1258M. 47

——————————

47.  A latif Osman, halaman 136

History of the Arabs. Halaman; 620

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

51

Khalifah al Mu’tashim, khalifah Abasiyah yang ahir sekali beserta sekalian putra-putranya dan seklian pembesar-pembesar kota Baghda mati dibunuh semuanya dengan Cara khianat oleh lasykar Holako (Hulagu-Cucu Jengis Khan). Sebahagian besar dari penduduk kota itu, disembelih laksana menyembelih binatang saja. Sudah itu, menjarah, merampaslah mereka di dalam kota dan melakukan perbuatan-perbuatan yang tiada teperikan kejam dan ganasnya. Sekalian isi Istana dan perbendaharaan Negara mereka rampasi semuanya. Istana dan Gedung-gedung yang Indah permai, madrasah-madrasah dan mesjid-mesjid yang mengagumkan keAgungannya mereka rusakan dan kitab-kitab pengatahuan yang tiada ternilai harganya, mereka lemparkan kedalam Sungai Tinggris sehingga hitam airnya lantaran tinta yang luntur. Mereka membakar disana sini sehingga api mengamuk diseluruh kota. Peristiwa dahsyat yang menyedihkan ini berlaku sampai empat puluh hari lamanya. Di atas bumi kota baghdad tak ada lagi yang kelihatan selain dari tumpukan bara hitam yang sudah berasap.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

52

Ottoman Empire

(Kekhalifahan Utsmaniah Turki)


Terhimpit diantara para pemanah pasukan mongol yang liar di timur dan para satria perang salib di barat, Islam pada awal abad ke tiga belas,  tampaknya akan tenggelam untuk selama-lamanya. Tetapi alangkah berbedanya situasi di penghujung abad yang sama ..!   pada saat itu pasukabn salib bisa dipukul mundur hingga ke tepi laut. Penerus ke tujuh dari dari dinasti il khan yang kebanyakan dari mereka kegenitan dengan Agama kristen, pada akhirnya mengakui Islam sebagai Agama Negara. Demikianlah philip K Hitty, seorang orientalis dari Amerika, mengilustrasikan kekagumannya pada kekuatan tidak terduga  yang dimiliki Islam.46

Setelah keruntuhan Daulat Abasiyah, kekuatan politik Islam terurai dalam bentuk kerajaan-kerajaan kecil. —mamlakah. Untuk kurun waktu lebih dari dua pertiga Abad. Setelah Daulat Turki Usmani didirikan pada tahun 1300,  Sampai dengan  munculnya Sultan Muhammad II Sang Penakluk. (1451-1481), yang secara formal mengantarkan negara ini pada satu era baru. Yaitu era Kerajaan.

Mengenai keberadaan satuan-satuan wilayah yang mempunyai pemerintahan sendiri atau yang disebut

——————————

46). hilip K hitty Histori of the Arabs. Penterjemah R Cecep Lukman Yasindan Dedi Slamet Riyadi Penerbit PT. SERAMBI ILMU SEMESTA, Jakarta, Cetakan I:dzulkaidah 1425H/Februari 2005.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

53

dengan mamlakah.47ini, sebenarnya sudah ada sejak  saat kejayaan  Daulat Abasiyah , seperti:

  1. Daulah Bani Umayah di Andalus, didirikan oleh Abdurrahman ad Dakhil
  2. Daulat bani idris di Maroko 172-311H=788-923Mdidirikan oleh Idris bin Abdullah
  3. Daulat bani aghlaq di Tunis, 184-296H=800-908M didirikan olehh Ibrahim bi Aghlab
  4. Daulat thahiriyah di Khurasan, 205-259H=820-872M didirikan dizaman  al makmun oleh panglimanya yang perkasa thahir bin husain
  5. daulat bani shafar 254-290 H=868-903M didirikan oleh ya’kub bin leits al saffari
  6. Daulat bani Saman, 261-389H= 874-999M didirikan oleh Ismail bin Saman
  7. daulat bani buaihi 334-447H=945-1055M didirikan oleh tiga orang putra buaihi yaitu: Ali, Hasan dan Akhmad Daulat Gaznawiyah 351-582H=962-1186M didirikan oleh al Bateqin

——————-

47). Jika dilihat sepintas, keberadaan mamlakah itu seperti menggambarkan kondisi Islam yang tercerai berai. Tapi jika kita lihat lebih teliti, maka kita akan tahu batapa hal itu justru mempunyai pengaruh yang  sangat besar dalam kemajuan dunia Islam. Karena dari sanalah kemudian lahhir beberapa kota besar yang menjadi pusat ilmu pengetahuan seperti Qurthubah (Cordova), al Qahirah (Kairo) dan Bukhara. Menjadi satelit bagi kotra-kota besar Abbasiyah seper Basrah, kufah.

Keberadaan Mamlakah sebagai satelite bagi Daulat Abbasiyah, terasa amat  besar manfaatnya terutama setelah kejatuhannya.  Merekalah yang membaharui kembali kekuatan umat Islam  dengan mengembalikan persatuan politik Umat Islam. Mereka mempunyai riwayat yang Istimewa dalam lembaran sejarah, karena dizaman merekalah pecahnya Perang Salib angkatan pertama. Daulat Bani Saljuk 447-965H=1055-1258M didirikan oleh Panglima perkasa bernama saljuk

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

54

  1. Daulat Hamdaniyah, 317-394H=929-1003M
  2. Daulat Bani Saljuk 447-965H=1055-1258M didirikan oleh Panglima perkasa bernama saljuk

Raksasa baru ini (Turki Usmani) mengangkang di Bosporus. Satu kakinya di Asia dan kaki lainnya di Eropa. Dan tangannya menjangkau Afrika. Perluasan wilayah yang dilakukan,  menjadikannya tidak hanya pewaris kekaisaran  Byzantium, tetapi juga –berkat hancurnya kekuatan Mamlakah, mewarisi kekhalifahan Arab.

Pewarisan tanah dari timur dan barat ini, di imbangi dengan pewarisan berbagai pemikiran, dan gabungan dari berbagai peninggalan itu bisa jadi merupakan fakta yang paling nyata dalam sejarah Turki Usmani. (Selajutnya disebut Ottoman).

Kalau kita mengenal nama Harun al Rasyid menandai kebesaran dan kemasyhuran Daulat Abasiyah, maka kita akan menemukan  hal yang  kurang lebih sama pada Salahudin Al Ayyubi (Selajutnya dan kadang disebut Saladin ) dalam deretan Nama-nama Khalifah dari Daulat Turki Usmani.

Kesalihan,  kecakakapan , ketangguhan dan keberaian  Salahudin al Ayyubi Paling menonjol ( terutama di dunia barat), Pada abad ke XII, Superioritas kekuatan militer Islam dibawah kepemimpinan Saladin yang demikian Heibat

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

55

digambarkan oleh yoesoep sou’yb dalam bukunya orientalisme dan Islam halaman 26

“ angkatan salib III (third Cruscade) terbentuk atas anjuran Paus  Gregori VIII  dan Paus Clement (1187-1191), karena kota suci jerussalem telah jatuh kembali ke pihak Islam. Angkatan salib ketiga ini, didukung oleh tiga orang Raja. Yaitu: King Barbarosa (1152-1190) dari Jerman. King Richard the Lion Heart (1189-1199) dari Inggris dan King Philip II (1180-1223) dari Prancis.  Guna membiayai angkatan perang salib itu, maka seluruh rakyat di Eropa, dikenakan beban pajak yang disebut Saladin Titbe, yaitu beban pajak untuk membiayai perang suci (Holly war) terhadap salahudin al ayyubi.

King Frederick Barbarosa , yang secara resmi menjabat Kaisan Holly Roman Empire, berangkat dengan Pasukannya dari Regenburg pada tahun 1189, menuju Konstatinopel melalui hongaria, dan melawan musim dingin di Acrianapolis. Dalam pertempuran di Asia Kecil, Kisar Frederick Barbarosa tewas tengelam oleh arus sungai sewaktu melarikan diri bersama kudanya. Sedangkan sisa pasukannnya, yang dipimpin putranya, Frederick of swabia, dikejar terus menerus oleh Sulthan Kalij arselan II bin Sultan Mas’ud I (1156-1192) dan melarikan diri melalui jalan laut dari Asia Kecil menuju kota benteng Accre, dia bergabung disitu dengan pasukan Francis dan Pasukan Inggris. Frederick of swabia tewas dalam pertempuran di Accre itu menghadapi pertahanan sultan Salahudin al Ayyubi (1171-1193) dari daulat al

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

56

ayyubiyah. Akibatya sedikit sekali pasukan jerman itu yang sempat pulang kembali ke jerman.

King Richard dari Ingris dan kin Phiip II dari prancis berangkat dengan pasukan masing masing pada bulan Agustus 1189, melalui jalan laut menuju tanah suci (holly Land), dan melewati musim dingin di pulau Sicily. Disitu timbul sengketa sengit antara kedua radja tersebut hingga hampir pecah perang saudara, bila tidak segera didamaikan oleh paus clement III (1187-1191).

Kemudian kedua pasukan berlayar menuju bandar Accre di Palestina. untuk merebut dan menguasainya sebagai tempat berpijak bagi serangan selanjutnya terhadap kota suci Jerussalem . Tapi disitu pecah kembali sengketa sengit anatara kedua Raja tersebut, hingga akhirnya King Philip II pulang kembali ke Prancis dengan meninggalkan pengepungan yang tengah memuncak terhadap kota benteng accre itu.

Sedangkan King Ricahard dari Inggris pada akhirnya mengadakan perundingan perdamaian dengan pihak Sulthan Salahudin. Dalam perundingan tersebut, demikian William L. Langer dalam Encyclopedia of World History edisi 1956 halaman 256, King Richard sengaja menyerahkan saudaranya, Tuan Puteri Joanna, untuk menjadi isteri Amir Aziz Al-Ayyubi, saudara Sultan Salahudin, hingga terikat hubungan ipar besar.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

57

Amir Aziz itu, sepeninggal Sultan Salahudin, menjabat sultan wilayah Mesir dan Palestina dan Suriah dengan panggilan Sultan Aziz Al-Ayyubi (1193-1198).

Sewaktu pulang dengan sisa pasukannya, King Richard mengalami kecelakaan kapal dekat Aquilera tapi selamat, hingga terpaksa pulang melalui jalan darat. Tetapi di Leopold dekat Wina, ia ditangkap oleh Leopold, Duke of Austria, yang pada tahun 1193 M. menyerahkan kepada Kaisar Henry VI ( 1190-1197) yang menjebloskannya ke dalam penjara.

Setahun kemudian (1194 M), barulah dibebaskan kembali dengan tebusan dalam jumlah besar dari pihak Inggris. Hal itu disebabkan karena King Richard pernah mengucapkan kalimat cemooh terhadap nasib Kaisar Frederick Barbarossa, dalam hal itu merupakan dendam bagi pihak Jerman. 52

Kebesaran dan superioritas keuatan militer ottoman di bawah Komando Saladin (Salahudin al Ayyubi),  meraih kemenangan secara gemilang disetiap medan pertempuran perang salib. Yaitu perang antara kekuatan barat kristen yang pada masa awal dipimpin Frederik II melawan kekuatan Islam –Daulat Usmaniah atau Turki Usmani. yang berlangsung selama ratusan tahun.

———————

52). yoesoep sou’yb dalam bukunya orientalisme dan Islam halaman 27

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

58

Dalam pe-perangan  yang berlangsung sekian lama itu,  dunia barat hampir tidak pernah meraih kemenangan mutlak. Tentu saja hal itu menjadi beban yang sangat berat bukan hanya beban Psycologis bangsa Aria yang mempunyai strata gengsi sangat tinggi.

Bahkan konon ada adagium dikalangan mereka bahwa selain bangsa Aria adalah ‘Monyet’.  tetapi perang salib itu juga menjadi beban biaya yang luar biasa besarnya. Oleh karena itu, peristiwa Perang  salib ini,  memunculkan semacam dendam yang luar biasa pula. Maka untuk membalaskan dendam mereka,  dunia barat menjadi sangat berkepentingan untuk mengetahui dasar-dasar dan sumber kekuatan tentara Islam. 53

Untuk kepentingan tersebut  Ratu Isabela II sekutu frederik mengirimkan sejumlah peneliti yang dikemudian hari dikenal dengan sebutan orientalis. Tersebutlah nama -nama seperti golziher, francis bacon, Van der Vlas, Snouck Honggronje, dan lain lain. Mereka datang kedunia Islam pada awalnya mempelajari Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan. Karena saat itu Dunia Islam Menjadi Reservoir bagi Ilmu Pengetahuan dan Budaya yang mengalir dari Mesopotamia, Mesir,  yahudi, dan yunani. Tapi yang paling serius mereka cari adalah akar yang menjadi pangkal kekuatan militer Islam.

——————-

53). Transkrip Ceramah muludan Prof. DR. KH. Fuad Hasyim, april 2003

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

59

Yaitu Ilmu Pengetahuan dan Tasawwuf / kepercayaan terhadap adanya kekuatan Spritual dalam islam, yang muncul karena kedekatannya dengan Allah SWT..
Pada paruh berikutnya para peneliti itu tidak hanya melakukan pengkajian ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Akan tetapi, mereka juga melakukan penelitian   mengenai sumber daya alam.  terutama setelah  terjadinya revolusi industri. Menandai kebangkitan kembali masyarakat Eropa renesan. setelah pada masa kegelapan –dark Ages. Mereka belajar dari Dunia arab Islam sebagaimana alirannya telah disebutkan pada halaman tiga puluh empat.

Ditemukannya mesin uap oleh James Watt Pada Tahun 1698,54 juga menerbitkan dorongan yang lebih besar kepada para sponsor peneliti Orientalisme untuk terus melakukan penelitian dengan modus tidak hanya Ilmu Pengetahuan dan Budaya. Tetapi juga meliputi bahan baku Industri dan pasar. Kesimpulannya adalah disana terdapat bahan baku dan pasar. Sekaligus. Hasil kerja keras para peneliti Orientalis itu disampaikan kepada para majikannya di dunia barat dalam bentuk Narasi dan Rekomendasi. Yaitu Laporan Naratif:

1. Bahwa Tentara Islam begitu kuat kerena mereka miliki kekuatan spiritual yang amat dahsyat dan  semangat jihad yang menyala-nyala itulah yang menjadikan mereka sama sekali tidak takut menghadapi  kematian dalam kancah peperangan. Semboyan mereka adalah meraih dua kemenangan sekaligus. Berjuang dijalan Allah dan mati sahid.

—————–

54).wikipedia. encyclopedia online

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

60

2. Tentara Islam tidak takut mati dalam peperangan karena mereka meyakini jika mati-pun, mereka mati sebagai sahid. Dan pasukan Islam itu meyakini bahwa Bagi orang yang mati sahid, kematian diyakini sebagi gerbang menuju sorga jannatunna’im. 

 

3. Mereka berpendirian demikian itu,  karena Berdasarkan penelitian dan pengintaian, disiang hari pasukan Salahudin  itu berperang, tapi dimalam hari, di barak- barak Militer Islam selalu dipenuhi oleh suara berdengung layaknya suara tawon, dan bergemuruh mereka berdzikir mendekatkan diri memohon diberi kekuatan dan perlindungan kepada Allah SWT. 

 

4. Pada stiap pergantian pasukan, sebelum berangkat ke medan perang mereka pasukan islam terlebih dahulu berziarah kemakam Rasulullah SAW., makam Para Suhada dan atau para Wali Allah
5. Untuk memompa dan memelihara semangat pasukannya. Salahudin al Ayyubi membacakan riwayat hidup Rasulullah SAW. Dan sahabat-sahabatnya,  kebiasaan ini, kemudian terus tumbuh menjadi tradisi dikalangan kaum muslimin, sehingga cinta mereka kepada Allah, cinta kepada rasulullah terpelihara sepanjang zaman. Dari sinilah muludan, rajaban, dibaan  yang secara berkala dilaksanakan kaum Muslimin sampai dengan hari ini.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

61

Setidaknya empat hal itulah yang menjadi penyebab hebatnya semangat tempur tentara Islam.

Dengan narasi seperti tersebut di atas,  para peneliti itu merekomendasikan  untuk menggunakan cara yang sama dengan yang dilakukan oleh Saladin dalam mendorong semangat tempur pasukanya. Yaitu memompakan  semangat Ke-Agamaan kepada Prajurit.  Kemudian, ketika Rekomendasi itu dilaksanakan,  maka untuk pertamakalinya dalam pertempuran ke sembilan.  Tentara Kristen membawa Salib yang paling mereka keramatkan. –yaitu salib bekas disalibnya Yesus.52

Akan tetapi,  langkah tersebut tidak berpenguh banyak pada kekuatan pasukan mereka. Terbukti  dalam pertempuran di Antiokia mereka tidak dapat menandingi keperkasaan tentara Islam. Tentara kristen kalah dan salib yang dianggap paling Kramat itu-pun hangus dibakar pasukan Saladin (Salahudin al Ayyubi). sejak itulah peperangan tersebut semakin Populer sebagai perang salib.

Meskipun para peneliti itu, mendapati kenyataan bahwa Rekomendasinya tidak membuahkan hasil, tapi mereka tidak menyerah, dan mereka  terus berusaha lebih serius lagi, dan langkah selanjutnya yang diambil para peneliti orientalis itu  adalah merekomendasikan, bahwa untuk mengalahkan kekuatan Saladin,-Islam,  tidak ada cara lain,  selain menjauhkan pasukan Saladin dari dasar-dasar keyakinan ber-Agamanya.

———————–

52). yoesoep sou’yb dalam bukunya orientalisme dan Islam halaman 27

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

62

Rekomendasi ini diterima oleh Eropa.  Tapi kalau langkah itu dilakukan,  maka selain untuk mencapai kemenangan akan menjadi sangat lama, juga tidak mungkin dilakukan oleh orang kristen. Para peneliti itu membenarkan pendapat Frederick. maka sebagai jawabannya, para peneliti merekomendasikan dua hal yaitu;

1. Minta bantuan orang yahudi.
2. Mencari orang Islam yang bersedia dibayar dengan apapun.

Pertimbangan para peneliti itu, didasarkan pada

  1. Perseteruan Islam versus Yahudi sudah ada sejak masa-masa awal Islam.  mereka tahu betul bahwa masalah besar yang dihadapi kaum muslimin sejak masa Rasulullah SAW. Adalah sikap Inkonsistensi orang yahudi. Kasus-kasus seperti penghianatan yahudi bani Nadlir, bani Khuraidzlah dll tampak menjadi semacam pembuktian  firman Allah SWT. 53
  1. Walan Tardla anka al yahudu Wannashara Hatta Tattabi’a Millatahum. QS. Al Baqarah ayat 99.
  2. Orang terkaya di dunia, pada saat itu adalah Rocthschilds. 55

——————-

53). Syaikh syaifiyyurrahman al Mubarak fury: Sirah Nabawiyah halaman 311,  405 :

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

63

Untuk menjalankan point pertama dari Rekomendasi itu, bagi Eropa bukanlah hal yang sulit. Karena pada saat itu, Yahudi di Eropa sedang mencari dukungan para pemimpin Eropa untuk mewujudkan cita-citanya kembali ke Palestina, yang tidak di Izinkan Oleh Sultan Abdul Hamid II. Dari Daulat turki Usmani Sultan sangat tersinggung dan menolak permohonan itum dan mengirimkan pesan yang menasehati Theodore Herzl. ‘Jangan lagi membicakan soal ini. Saya tidak dapat menyisihkan sejengkal yanah pun, karena tanah itu bukan milik saya, tetapi milik rakyat. Rakyat saya berjuang untuk mendapatkan tanah itu dan menyuburkannya dengan darah mereka. …Biarkanlah orang Yahudi menyimpan duit mereka yang berjuta-juta banyaknya di peti mereka”—ZA. Maulami

————–

55). Rocthschilds. adalah Banker. Konglomerat  dunia Yang mendapatkan keuntungan besar angkatan pertama. dari hasil mengelabui hampir seluruh perusahaan trans Nasional di Eropa.  dari jatuhnya Napoleon Bonaparte pada 1796, Sekaligus bandar kapitalisme modern. Dia orang Yahudi berkewarganeagaraan jerman. Dan dia yang membiayai Kongres pertama Yahudi di Bazel.

Sementara itu berkembang strategi baru Zionisme, yaitu mendelegitimasi-kan masyarakat Arab-palestina, sambil berusaha melegitimasi-kan kehadiran orang Yahudi. Sejak awal sangat sadar bahwa komunitas Zionis membutuhkan suatu major power sebagai penaja. Usaha pertamanya suatu pilihan yang masuk akal, mengingat Daulat Usmaniyah memegang kuasa mutlak atas Palestina ditujukan kepada Sultan Abdul Hamid II.    Bahkan sebelum secara resmi mendirikan Zionisme pada tahu 1897, Theodore Herzl pernah berkunjung ke Istambul pada tahun 1896 untuk memohon hibah tanah di Palestina dari Sultan dengan imbalan akan memberikan “bantuan keuangan untuk memulihkan kas kesultanan yang sedang kosong melalui para finansier Yahudi”. Dan yang lebih penting lagi, ialah usulnya yang ditulis sekambalinya dari kunjungan itu, memohon kepada sultan hak kaum Yahudi untuk mendeportasikan penduduk aseli11.

ZA. maulani

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

64

Kemudian Eropa melaksanakan Rekomendasi itu, selama lebih dari seratus tahun lamanya  sampai seorang Kapten angkatan Perang The British Army   sekaligus Arkeolog berkewarganegaraan Inggris,  (kemudian lebih dikenal sebagai Arkelognya

ketimbang sebagai anggota militer Inggris) dan di support sepenuhnya oleh pemerintah Inggris 57

bernama Thomas Edward Lawrence. Dibawah Komando Jendral Allenby yang berkedudukan di Mesir, Dapat melaksanakan Rekomendasi itu dengan Gilang Gemilang, atas sukses itu kisahnya diabadikan dalam film layar lebar buatan Hollywood dengan judul  “The Diary of Lawrence and the Princes of Arab”

Menyandang predicate sebagai Arkeolog, Lawrence dapat pergi kemanapun ia suka. Yang dituju adalah tempat paling keramat. Yang menjadi Titik pusaran dimana penghadapan umat Islam seluruh dunia bertemu, Baitullah. Itulah Titik Sentrum kekuatan Spiritual Islam. Sesuai dengan tugas yang diembannya yaitu: menjalankan Rekomendasi kedua; Mencari orang Islam yang bersedia dibayar untuk mencabut Akar Kekuatan Pasukan Saladin –Akar kekuatan Islam.

———————-

57). Ada tradisi di kalangan Kristen Protestan dan para penulis Inggris sepanjang 2 abad sebelumnya untuk mendukung “kembalinya orang yahudi ke Palestina”, tradisi yang juga bergerak ke Amerika Serikat. lagipula kepentingan Inggris tentang keamanan Terusan Suez sebagai urat-nadi ke jajahan-jajahannya di Timur Jauh telah menggiringnya untuk merebut Mesir pada tahun 1882, dan pengamanan Terusan Suez tetap merupakan fokus kepentingan London di wilayah tersebut. Mempunyai penduduk yang bersahabat di wilayah itu akan memberikan keuntungan yang tak terperikan bagi Inggris.

——–ZA. Maulani

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

65

dan untuk menuju kesana, Lawrence menjadikan Kuwait  sebagai pangkalan utama . Dia menjalin perkawanan dengan keluarga besar al Sabah. Yang dipersiapkan oleh Inggris menjadi kaki-kakinya di timur tangah. 59

Sementara itu, wilayah Hijaj yang merupakan salah satu Provinsi Daulat Turki Usmani berada dalam penguasaan Gubernur mesir Ali Basya, atas  Perintah sulthan Abdul Hamid II ditugaskan untuk memadamkan suatu pemberontakan yang sudah berjalan selama tujuh tahun, dilakukan oleh kolompok Badui yang dipimpin oleh Ibnu Su’ud.

————————–

59). Kuwait ditubuhkan pada abad ke-16 ketika beberapa suku bedouin dari puak “Al Aniza” berhijrah ke pesisir utara Teluk Arab dari Najd, tanah air mereka di negeri Arab Tengah yang dilanda kebuluran. Mereka menetap di tempat yang kini dikenali sebagai Qatar selama melebihi 60 tahun sebelum berhijrah sekali lagi menyeberangi laut untuk menetap di Kepulauan De Chader, dan membina sebuah “kut” (kubu yang kecil) di sana. Pada tahun 1899, pengaruh British yang semakin bertambah menyebabkan Kuwait menjadi salah satu negeri naungan British. Minyak mengubah Kuwait menjadi salah satu negara yang terkaya di Semenanjung Arab.

Pada tahun 1953, Kuwait menjadi pengeksport minyak yang terbesar di Teluk Parsi. Pertumbuhan yang pesat ini menarik banyak buruh pendatang yang jarang diberikan kewarganegaraan. Setelah mengumpulkan banyak kekayaan, Kuwait menjadi negara pertama di Teluk Arab untuk mengisytiharkan kemerdekaan pada 19 Jun 1961. Iraq mencabar pengisytiharan ini, dan menuntut bahawa Kuwait merupakan sebahagian wilayahnya. Iraq mengugat untuk menyerang Kuwait tetapi dihalang oleh pihak British yang menurunkan tenteranya.

/wiki/Imej:Nuvola_apps_kghostview.pngRencana utama: Sejarah Kuwait

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

66

Setelah menguasai hijaj selama tujuh tahun, pasukan ibnu suud dikalahkan oleh  pasukan Ali Basya (Gubernur mesir dibawah kekhalifahan turki Utsmani), selanjutnya pasukan ibnu suud terus didesak oleh pasukannya Ali Basya (Gubernur Mesir yang diperintahkan oleh Khalifah Abdul Hamid II dari Turki Utsmani untuk mengatasi Pemberontakan di wilayah Hijaj)  dari jeddah sampai kedaeran pinggiran, sampai Ibnu suud menjalani kehidupan yang miskin dan terhina.60 Kehidupan sebagai orang “ buangan “ terus dijalani Ibnu Suud, selama bertahun-tahun, sampai kemudian dia minta perlindungan penguasa Kuwait binaan Ingris.Al Sabah.

Kemudian el Sabah memperkenalakan Ibnu Su’ud;  dengan sang Arkeolog, yang juga kapten,  Lawrence.-

Dan minta bantuannya untuk kembali menguasai Hujaj.61 Akan tetapi Lawrence tidak serta merta menyetujui usulan el Sabah membantu ibnu Su’ud, Lawrence balik mempertanyakan gagasan apa yang akan diusung oleh Ibnu Su’ud. Selanjutnya Ibnu Su’ud menyodorkan kitab yang ditulis oleh Guru sekaligus mertuanya  yaitu Muhammad bin Abdul Wahab berjudul Kasful Syubuhatilkhaliqul ardhi wassamawaat sebagai ‘Proposal permohonan bantuan”. Kepada Lawrence. Kemudian, setelah menelaah kitab tersebut, dan berkonsultasi dengan atasannya; Jendral Allenby yang berkedudukan di Mesir, Lawrence menyatakan setuju untuk membantu

—————

60). Jamil Affandi Shodaqi az Zahawi: (kesesatan dan kebohongan Wahabi). Halaman 57

61)Hempher, ‘Confession of a British Spy’

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

67

gerakan mereka berinisial Tajdid. –gerakan Pembaharuan Islam. Gerakan pemurniaj ajaran Islam.

Dalam ‘Proposal  Tajdid’  yang diajukan kepada Lawrence itu,  menurut Jamil Affandi Shodaqi Az Zahawi, dalam bukunya; fajar sidiq, sekurang-kurangnya Ibnu Abdul Wahab menyatakan tiga hal;

  1. Bahwa kaum Muslimin telah kafir sejak 600 tahun terakir. Kalau mau diakui sebagai muslim maka dia harus menyatakan sahadat kembali Dan harus diucapkan di hadapan dia atau yang mewakilinya.
  1. Bahwa mempercayai adanya para Wali dan kekuatan Spiritualnya adalah perbuatan bid’ah dan  Musyrik
  1. Untuk menghindari kemusyrikan, bid’ah dan Khurafat, maka tempat-tempat yang dianggap keramat harus dihancurkan.

Menyimak tiga pokok pikiran yang sangat bertentangan dengan akal sehat tersebut diatas, adalah  tidak mungkin dapat dipahami bahwa hal itu keluar dari otak dan mulut orang yang berjuang menuju Cita-cita Islam; Ijjul Islam Wal Muslimin. Pokok-pokok pikiran  tersebut hanya dapat dipahami sebagai rayuan pengemis yang sedang meminta, memohon kemurahan hati utusan Ingris agar mau men-sedekah-kan  dukungan kepadanya, untuk kembali dapat menguasai Hijaj.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

68

Pembuktian akan hal ini dapat dilihat dari kenyataan bahwa setelah keinginan Su’ud,  mengambil alih Hijaj dan mendirikan kerajaan baru atas Namanya itu  tercapai, semua urusan Vital Kerajaan Saudi Arabia diserahkan kepada  Inggris dan Amerika.

Dari tiga gagasan  yang ada dalam Proposalnya Ibnu Su’ud kepada Lawrence itu, menjelaskan kepada kita betapa gagasan itu adalah gagasan yang gagal secara akal -Logika dan Naql-Wahyu.

Dikatakan gagal secara akal –logika karena, andai-pun Ibnu Abdul Wahab benar, bahwa  semua kaum muslimin,  itu telah kafir sejak 600 tahun yang lalu. Dari manakah dia mendapatkan kebenaran yang di dakwahkannya. ……..?

Dari siapakah dia mengenal Qur’an….?

Dari Ibnu Taymiyah kah…?

Dari Imam Ahmad bin Hambal kah seperti klaimnya…?

Itu tidak mungkin. Karena ibnu Taymiyah hidup pada masa abad 14, imam Ahmad bin Hambal hidup pada masa abad 8. sedangkan ibnu Abdul Wahab hidup pada abad 18-19, mungkinkankah terjadi hungan guru – dengan murid yang terpaut waktu selama 7 abad. Dari hasil membaca bukunya ibnu Taymiyahkan…?

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

69

Kemudian  atas kewenangan apa dia  mensyaratkan pengucapan Dua Kalimah syahadat harus dihadapan dia atau yang mewakilinya. …?

Itulah bid’ah yang paling nyata.

dari hari itu pula Kyai Somad jadi tahu anti madzhab itu apa. dari hari itu pula Kyai Somad jadi tahu anti taqlid itu apa. dan dari hari itu pula  kecerdasan ustad somad segera terbit kembali.

Ya…

Mereka anti Madzhab, tapi pada gilirannya, justru mereka membentuk madzhab sendiri. madzhab mereka munqothi.–sanad nya terputus -tidak bersambung sampai kepada Rasulullah SAW. Tapi berhenti pada Muhammad bin Abdul Wahab. Sedangkan guru-gurunya Muhammad bin Abdul Wahab sendiri yaitu Syaikh Muhammad bin Sulaiman al Kurdi dan Syekh Muhammad Hayat al Sindi, dan ayahnya Muhammad bin Abdul Wahab sendiri yaitu: Abdul Wahab. Dan saudaranya sendiri yaitu syaikh Sulaiman, sudah menolak / memutuskan jalur sanad keilmuannya dengan Muhammad bin Abdul Wahab.  Bukti pemutusan hubungan itu, adalah Sheikh Sulaiman bin Abdul Wahab (saudara pendiri mazhab Wahabi, Ibnu Abdul Wahab menulis kitab berjudul Petir Ilahi untuk Menangkis Ajaran Wahabi. Isi kitab tersebut menolak ajaran yang diusung Muhammad bin Abdul Wahab, sejak Muhammad bin Abdul Wahab memerintahkan kepada setiap orang yang telah melakukan ibadah haji sebelum menjadi pengikutnya, untuk melakukan ibadah haji yang kedua

Secara Naql –Wahyu, fatwa tersebut bertentangan keras dengan al Qur’an  yang mengajarkan bahwa

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

70

menghina orang lain saja tidak boleh apalagi memvonisnya kafir.64

Point kedua, adalah pengingkaran yang nyata, terhadap ayat-ayat al Qur’an yang dengan nyata  –muhkamat. La yahtamilu ta’wil.  menegaskan 65

Point yang ketiga  adalah point yang paling puncak. Yaitu dengan logikanya yang menyatakan bahwa tempat-tempat yang dianggap keramat harus dihancurkan. Maka apabila logika mereka diteruskan akan berarti, makam para Wali ada keramatnya, harus dihancurkan. Makam para Syuhada karena ada keramatnya, harus dihancurkan, makan Rasulullah  karena ada keramatnya, harus dihancurkan dan tempat paling keramat, yang tak terpermanaikan hebat keramatnya adalah  Ka’bah Baitullah. maka   pada gilirannya juga harus dihancurkan. Na’udubillah..!!

————-

64). al Hujurat ayat 11

$pkš‰r’¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä Ÿw öy‚ó¡o„ ×Pöqs% `ÏiB BQöqs% #Ó|¤tã br& (#qçRqä3tƒ #ZŽöyz öNåk÷]ÏiB Ÿwur Öä!$|¡ÎS `ÏiB >ä!$|¡ÎpS #Ó|¤tã br& £`ä3tƒ #ZŽöyz £`åk÷]ÏiB ( Ÿwur (#ÿrâ“ÏJù=s? ö/ä3|¡àÿRr& Ÿwur (#râ“t/$uZs? É=»s)ø9F{$$Î/ ( }§ø©Î/ ãLôœew$# ä-qÝ¡àÿø9$# y‰÷èt/ Ç`»yJƒM}$# 4 `tBur öN©9 ó=çGtƒ y7Í´¯»s9′ré’sù ãNèd tbqçHÍ>»©à9$# ÇÊÊÈ

65). Qs. Yunus 162

Iwr& žcÎ) uä!$uŠÏ9÷rr& «!$# Ÿw ê’öqyz óOÎgøŠn=tæ Ÿwur öNèd šcqçRt“øts† ÇÏËÈ

54

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

71

Dengan logikanya yang demikian itu, maka gerakan tajdid yang dilakukan oleh Ibnu Abdul Wahab—Selanjutnya akan disebut gerakan Wahabi,66 ketimbang suatu gerakan yang menuju cita-cita luhur;  Ijjul Islam Walmuslimin, lebih tepat disebut  gerakan “Mutilasi Ajaran Islam”  Gerakan mempreteli akar dan batang yang menjadi  pilar tegaknya Islam.                       .Asumsi ini  didasarkan pada realitas yang di kerjakan oleh gerakan Wahabi adalah:

Pertama, mereka Memotong Keimanan Kaum Muslimin yang tidak mau mengikutinya dengan pisau Vonis Kafir.

Kedua, mereka Memotong legitimasi al Qur’an tentang Eksistensi para Wali Allah dengan pisau Vonis Syirik.

Ketiga, mereka memotong -menghapuskan Tradisi yang dibangun oleh Rasulullah SAW, seperti Ziarah Kubur, Rasul menziarahi makan putranya. bertawasul, Rasulullah SAW. bertawassul; bihakki ‘Umar, Bihakki Abu Bakar, Qunut Subuh, Tabur bunga di atas pusara, 20 rakaat shalat tarawih, lihat lampiran 9. dan setrusnya lihat lampiran. Dengan Vonis Bid’ah, Khurafat dan musyrik.

—————–

66).Mengenai sebab-sebab penyebutan gerakan tersebut sebagai gerakan wahabi,  adalah gerakan itu namanya dinisbatkan bukan kepada nama pendirinya yaitu Muhammad bin Abdul Wahab. Sedangkan nama Abdul Wahab adalah nama ayahnya. Orang –cucu buyut nya sayyid syaikh Maliki al Makky,  lebih suka menyebutnya dengan Gerakan Wahabi, karena kebanyakan orang saat itu memangilnya dengan panggilan Ibnu Abdul Wahab. –Hai anak abdul Wahab. Karena orang berpikir Nama Muhamad sebenarnya tidak layak disandang oleh orang yang menganggap setiap orang  yang berziarah ke makam Rasulullah SAW.  Dan berdo’a ya Rasulullah divonis Musyrik.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

72

Ke empat Mereka memotong -menghapuskan kebolehan ungkapan Cinta kaum Muslimin kepada Rasulullah dalam bentuk Puisi (Shalawat67dan barjanzy), dalam bentuk peringatan muludan, dan lain- lain dengan Vonis Bid’ah, Khurafat dan musyrik. Padahal Allah saja bershalawat Pada Nabi.

Untuk melengkapi tindakannya itu, wahabi menciptakan bid’ah Terbesar yaitu

  1. Menetapkan syarat dan rukun Syahadat, tanpa dalil al qur’an yang mempunyai dilalah qot’i satupun.
  1. Menetapkan doktrin sembarang orang boleh menafsiri Qur’an sesuai tingkat kebodohannya dengan menafikan hasil kajian terdahulu yang dilakukan Salafusslihin
  1. Menetapkan Manqul Versinya sendiri, dimana perawi hadits yang tidak melalui manqul-nya dia,  itu dianggap tidak sah. – dho’if68

Selain melakukan sejumlah keruwetan dalam tatacara beribadah, menafsirkan al Qur’an sekehendaknya sendiri, mereka juga Melakukan pembongkaran tempat-tempat bersejarah yang merupakan jejak perjuangan Rasulullah dan para sahabat-sahabtnya, seperti masjid Umar bin Khattab.

——————

68). Jamil Affandi Shodaqi az Zahawi: Fajar Sidik (kesesatan dan kebohongan Wahabi). Halaman 38

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

73

kompeks pemakaman para Syuhada Badar, Syuhada Uhud dan lain-lain,69

Alasan bahwa tempat-tempat tersebut akan menjerumuskan kaum muslimin kepada kemusyrikan adalah bid’ah yang nyata.— sangat mengada ada. Karena Pada saat itu adalah masa hidupnya tokoh-tokoh Islam yang sangat hebat seperti syaikh Nawawi Al Bantani, Syeikh Ahmad ad-Dumyati, Syaikh Ibnu Marjum Abdul Ghaffar Sambas, Syaik Mahfudz al Tarmasy. Syeikh Ahmad Khathib Sambas Syeikh Ahmad an-Nahrawi, Syeikh Muhammad Khathib Duma al-Hanbali, Syeikh Muhammad bin Sulaiman Hasbullah al-Maliki, Syeikh Zainuddin Aceh, Syeikh Ahmad Khathib Sambas, Syeikh Syihabuddin, Syeikh Abdul Ghani Bima, Syeikh Abdul Hamid Daghastani, Syeikh Yusuf Sunbulawani, Syeikhah Fatimah binti Syeikh Abdus Shamad al-Falimbani, Syeikh Yusuf

bin Arsyad al-Banjari, Syeikh Abdus Shamad bin Abdur Rahman al-Falimbani, Syeikh Mahmud Kinan al-Falimbani, Syeikh Aqib bin Hasanudin Falimbani.

————-

69). Menurut Sami Agawi, pakar arsitektur Islam, sejarah mencatat setidaknya 300 situs bersejarah di Makkah dan Madinah telah dimusnahkan selama kurun 50 tahun terakhir. Itu terjadi karena pengaruh pemikiran Wahabi yang sangat hegemonik di sana. Situs-situs sejarah yang telah dimusnahkan itu misalnya, Dar al-Arqam (sekolah Islam pertama tempat Rasulullah Saw mengajar para shahabatnya), rumah ‘Aisyah isteri Rasulullah Saw, Masjid Bilal di Jabal Qubais, Dar al-Nadwah, dan sebagainya.Buktinya, Beberapa hari lalu, Reuters (15/7/05) melaporkan, saat ini pemerintah Arab Saudi sedang berencana megembangkan kota suci Makkah dan Madinah dengan membangum hotel, apartmen, pertokoan, restoran, tempat parkir dan lain sebagainya. Hanya saja, rencana pembangunan di atas tanas seluas 210.220 meter persegi yang berdekatan dengan lokasi Masjid al-Haram ini sama sekali tidak mengindahkan situs-situs sejarah Islam. Rumah Rasulullah Saw termasuk yang terancam dimusnahkan. Padahal, petilasan Rasulullah Saw itu memiliki nilai sangat istimewa di mata kaum muslim pada umumnya. Tapi Wahabi menolak itu persis seperti penolakan konspirasi eropa-yahudi terhadap hal itu

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

74

Dengan demikian, Semua tindakan gerakan Wahabi memvonis bahwa pada saat itu kaum muslimin berada dalam kondisi dikuasai Bid’ah dan Khurafat, itu hanya bisa masuk akal jika dilandaskan pada kenyataan bahwa para ulama besar itulah yang pada saat itu menolak kehadiran para Imperialis Eropa. Karenanya kemudian, para ulama itu  ditipu dengan tampilan wajah wahabi sebagai Pengikutnya Imam Ahmad bin  Hambal. memanfaatkan Takzimnya para Ulama itu pada Imam Hambali.

Sikap para ulama yang demikian itu juga itu karena sekali lagi Canggihnya Gerakan Wahabi membungkus dirinya – mengklaim dirinya -mengaku-aku sebagai pengikut Imam Ahmad bin Hambal. Padahal itu merupakan kebohongan besar yang dilakukan Untuk menutupi jalur Konspirasinya dengan Eropa-Yahudi (bahkan para pengikut Wahabi kontemporer sendiri tidak banyak yang mengetahui jalinan Konspirasi itu. sehingga ketika ada yang mengkritisi sedikit saja mereka kalap, dan secara membabi buta langsung menjatuhkan Vonis Kapir. Seperti tergambar dalam kutipan berikut ini 70

—————-70).  Ruwaifi’ Bin Sulaimi Lc. Sumber: Majalah Asy SyariahEdisi II/No22/1427 H/2006Judul Asli: Siapakah Wahhabi ?Hal.  5-11

Dakwah Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab merupakan dakwah pembaharuan terhadap agama umat manusia. Pembaharuan, dari syirik menuju tauhid dan dari bid’ah menuju As-Sunnah. Demikianlah misi para pembaharu sejati dari masa ke masa, yang menapak titian jalan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabatnya. Fenomena ini membuat gelisah musuh-musuh Islam, sehingga berbagai macam cara pun ditempuh demi hancurnya dakwah tauhid yang diemban Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan para pengikutnya. Musuh-musuh tersebut dapat diklasifikasikan sebagai berikut: Mereka adalah kaum kafir Eropa; Inggris, Prancis dan lain-lain, Daulah Utsmaniyyah, kaum Shufi, Syi’ah Rafidhah, Hizbiyyun dan pergerakan Islam; Al-Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, Al-Qaeda, dan para kaki tangannya. )

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

75

Sikap reaktif mereka itu nampaknya sengaja dibangun agar perbedaan pendapat itu jangan sampai pernah masuk kedalam ruang diskusi terbuka, sebab mereka tahu. Kalau mereka masuk kedalam ruang diskusi terbuka maka argumentasi mereka akan segera terpenggal oleh tajamnya pisau analysis para santrinya ulama ahlussunnah wal jamaah, atau cukup oleh murid-murid para Ulama.

Dan mereka lebih memilih pengikutnya yang mempunyai kemampuan intelektual dibawah rata-rata. Atau, kalaupun ada intelektual disana, rata-rata tidak memiliki sikap Intelktual Trust –kejujuran intelektual.  mereka lebih memilih malu mengakui lantas membuat alasan  untuk mempercantik  kedoknya itu. untuk menutupi jalinan Konspirasinya dengan Eopa-yahudi. Sehinga  persislah Protokol ke 13 dari the elder of protokol of zion, terlaksana dengan nyaris sempurna, Kekacauan Tercapai. Mereka tidak pernah mau beradu berargumentasi secara fair dan terbuka. Mereka hanya mengandalkan solipsysme akut systemik. Dengan dukungan argumentasi sekenanya71

——————–

71). Solipsisme akut systemik. Kekeliruan yang dilembagakan seperti kutipan dibawah ini untuk menghadapi argumetasi islam suni;

Al Hafidh Ibnu Abdil Bar menerangkan : “Setiap orang yang membawa ilmuini (yakni ilmu Al Kitab dan As Sunnah) dan dikenal mempunyai perhatianterhadap ilmuini, maka dia itu orang yang terpecaya dan senantiasa dianggapterpecaya sampai terbukti secara ilmiah ada cercaaan terhadapnya, barulahgugur kedudukannya sebagai orang yang terpecaya. Demikian pengertian sabdaNabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tersebut.” (Muqaddimah Ibnus Shalah fiUlumil Hadits, Al Imam Abu Amr Utsman Asy Syahrazuri Ibnu As Shalah, hal.50)

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

76

Beberapa waktu setelah Kongres Zionisme Internasional ke-1 di Bazel itu, kecenderungan politik kaum Yahudi bekerja ke dua arah, yang satu dilkuakn secara diam-diam ditujukan untuk menghancurkan dan menguasai negara-negara non-Yahudi di seluruh dunia, yang lain lagi untuk membentuk sebuah negara Yahudi di Palestina. Berbeda dengan proyek yang pertama, proyek yang kedua dilakukan dengan meminta perhatian dan melibatkan dukungan dari seluruh dunia. Untuk kepentingan itu kaum Zion dengan cerdik hanya meributkan soal Palestina, dan persoalan itu tidak ditengarai sebagai rencana kolonisasi yang ambisius yang tidak biasa. Gagasan tentang “Tanah Air” bagi orang Yahudi begitu cerdiknya disemai, sehingga menjadi tabir-asap yang efektif untuk merampas tanah milik bangsa Arab-Palestina. Agenda mengenai Palestina digunakan juga untuk menipu publik menutupi berbagi kegiatan rahasia yan mereka jalankan.

Akan tetapi, sampai sebegitu jauh, Kalangan mayoritas kaum muslimin    ( jumhurul ‘Ulama –Sunni), saat itu bahkan sampai saat ini. masih banyak yang memandang bahwa gerakan Tajdidnya Wahabi itu sebagai gerakan Agama.

Karena itu kemudian, jumhurul ‘Ulama Sunni memperlakukan gerakan Wahabi itu sebagaimana memperlakukan perbedaan pendapat yang memang sudah sejak lama ada, seperti halnya perbedaan pendapat diantara para Imam mujtahid. Seperti Imam Maliki ada perbedaan pendapat dengan Imam Hanafi,

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

77

atau dengan Imam Syafi’i dan Imam Ahmad bin Hambal. Dan seterusnya.

Nah sikap jumhurul ‘Ulama suni -ahlussunnah waljamaah, yang menganggap perbedan faham dengan Wahabi itu, sebagai perbedaan biasa itulah yang  dimanfaatkan sebagai titik masuknya konspirasi Eropa-Yahudi dan gerakan Wahabi. memanfaatkan sikap Takdiman watakriman  para Ulama Suni -ahlussunnah waljamaah kepada Imam Ahmad bin Hambal. sehingga Konspirasi itu bisa bergerak secara leluasa. menciptakan kekacauan dalam Khazanah Islam.–ilmu pengetahuan Sosial, sejarah islam khususnya. Menguras energy dan Stamina Umat.

Dan kalaupun ada dari kalangan Sunni  yang mengetahui dan  menyadari bahwa gerakan Wahabi itu bukan gerakan Agama, tapi jumlahnya amat sedikit. Dan atau dia tidak cukup keberanian untuk menyuarakannya, karena memang gerakan konspirasi itu, kecuali teramat sangat sulit untuk dibuktikan secara Formal. Juga mengandung konsekwensi yang mengerikan. Atau malah hal itu dia ketahui setelah ‘dibunuh’. Setelah Masjidnya dirampas dan lain-lain.  Atau sekurang-kurangnya mengalami Nasib Seperti yang di alami oleh Adnan Oktar. 72

————

72). Adnan oktar adalah orang yang yang mengetahui dan membongkar agenda-agenda kelompok Masonic –Freemason, yang memiliki misi utama menjauhkan Bangsa Turki dari nilai-nilai religi –Agama. Dan menjadikan bangsa turki menjadi manusia binatang

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

78

Keadaan tersebut terus berjalan Sampai dengan lebih dari satu dasawarsa setelah Wahabi menguasai Hijaj. itupun terjadi bukan ditanah Hijaj. Tetapi justru terjadinya nusantara, di Hindia Belanda. Sebagaimana akan diuaraikan nanti. Dimana meskipun berada Dibawah tekanan Hindia belanda, Gagasan Ahlussunnah Wal Jamaah yang berangkat hanya dari ketulusan Cinta kepada Allah. dari ketulusan Cinta sejati Kepada Rasulullah SAW menyeruak dalam bentuk Komite Hijaj -meskipun lagi-lagi tertipu….!

Dan langkah-langkah mereka mencapai tujuan Konspirasi itu,  -politik-Imperialisme yang menghalalkan segala cara Untuk dapat menguasai wilayah-wilayah yang ditempati kaum Muslimin masuk

kedalam genggaman tangannya,  terus berjalan. Dan mereka semakin Percaya diri bahwa tak ada lagi hambatan berat. gerakannya terus membawanya kearah keberhasilan, menuju tempat dimana dua pertiga cadangan Enegi minyak Dunia berada. Disanalah sumber bahan baku berada. Dan  sekaligus pasar berada.

Pembuktian asumsi ini dapat terlihat dengan nyata bahwa gerakan konspirasi pada ranah poltik diwilayah hijaj, mendorong Gerakan Wahabi, melancarkan gerakan pemberontakan Tahap kedua. Dengan sokongan dari lawrence Gerakan wahabi memberontak pada kekhalifahan Turki Usmani, yang apabila kita lihat dari kurun waktu dan tahun kejadiannya sambung bersambun

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

79

dengan muculnya gerakan pemberontakan yang dilakukan oleh Mustafa Kamal,  di Turky, yang meruntuhkan kekuatan daulah usmaniah pada 1908,  dan gerakan Robert Braund di India, yang kemudian melahirkan Nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad, dengan Faham Ahmadiyahnya. Dan gerakan  Van der vlas, dan Snouck Hogronje  dan kyai Sadrach di Hindia Belanda (Indonesia) yang mengajarkan pemisahan urusan, antara politik dan agama dalam teminologi Agama sebagai urusan ibadah Mahdhlah, dan urusan kedunyawiyan sebagai darigama,  dengan maksud tunggal. Memotong kekuatan wibawa dan kharisma para Ulama suni ahlussunnah waljamaah dari kemungkinan masuk ke ruang ekonomi, perdagangan dan Politik. Untuk menggusur peranan ulama yang pada saat     itu merupakan para saudagar besar yang menjadi pesaing dari Vereneging oost Indische Compani (V.O.C.)74. Jangan sampai mempunyai pewaris setelahnya.

Dan karena Eropa tidak akan bisa melakukannya sendiri, maka dibangunlah Konspirasi dengan gerakan Wahabi sebagai operator yang melakukan Mutilasi Ajaran Islam,  sebagai tiket yang harus dia bayar atas dukungan yang sudah dan akan diterimanya dari Lawrence connection.

————–

74). Theory tentang masuknya Islam ke Indonesia mulai abad kedua belas melalui para saudagar muslim dari Gujarat India adalah teory yang dibangun oleh Snouck Hongronje . Dan hampir seluruh kaum muslimin di Indonesia mengimaninya bukan…?

Tujuan Snouck jelas. Memformat Cara berfikir orang Islam.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

80

Dan langkah selanjutnya yang dilakukan Ibnu Suud adalah;  dengan dukungan logistic tanpa batas, yang sepenuhnya ditanggung oleh Konpirasi melalui Lawrence. Dia membangun kembali gerombolannya. Untuk mempersiapkan suatu langkah menuju perebutan kembali Wilayah Hijaj

Kemudian dengan kitab yang ditulis oleh guru sekaligus mertuanya itu,  Ibnu Suud merasa cukup mendapatkan konsep theology pembebasannya. Artinya. Bagaimanapun bagi seorang muslim. Membunuh orang, apalagi membunuh sesama muslim adalah suatu perbuatan dosa besar. Supaya pasukannya tidak merasa berdosa, ketika membunuh tentara Turki Usmani, yang sama-sama beragama Islam, maka  mereka harus di bebaskan dulu secara Theologis –Keyakinannya, dengan cara meyakinkan mereka  bahwa yang dibunuhnya itu adalah orang Musyrik, orang kafir -Ahlul harb. Dan pada prakteknya mereka membunuh. Bukan hanya tentara turki yang mereka perangi  saja yang mereka bunuhi. Malah masyarakat umum  yang tidak mau menjadi pengikut faham Wahabi, lebih banyak dibunuh.

Disinilah arti penting diterimanya Proposal Islam Politik itu bagi konspirasi Eropa-Yahudi. proposal yang bukan hanya ditujukan untuk upaya meruntuhkan Dinasti Turki Usmani, untuk membalaskan dendam mereka pada Salahudin al Ayyubi –Islam,  seperti pada awalnya. Akan tetapi,  proposal Islam Politik itu,  juga sekaligus menjadi landasan pijak bagi usaha memporak-porandakan Persudaraan Islam, memutuskan tali silaturrahmi antar kaum Muslimin,  menghapus jejak perjuangan

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

81

Rasulullah SAW. Dan sahabat-sahabatnya..

Dan setelah Proposal itu dilaksanakan, luar biasa, Inilah Puncak pencarian gagasan untuk menghancurkan Islam.—Theodore hertz

Langkah selanjutnya yang dilakukan oleh gerakan Wahabi adalah bagaimana secepatnya menguasi Hijaj. menjadi wilayah yang merdeka lepas dari kekuasaan Turki Utsmani. Untuk melaksanakan ini, keluarga  Ibnu Suud memasang Feisal untuk naik tahta sebagai princes of arab.76

Konspirasi Eropa-Yahudi –Saxonik, itu dibangun untuk tujuan meruntuhkan kekuatan  Daulat Turki Usmani. –Ottoman Empire.

————-

76). Lawrence was back in England when war was declared and was keen to contribute. He was assigned to the British Army in Cairo. Using his knowledge of Arabic he interviewed Turkish prisoners and soon became familiar with Turkish Army locations and strengths.

In 1916, he was sent as a liaison officer to join the Great Arab Revolt, led by Prince Feisal. He took money and guns and helped keep the Revolt alive. Using guerrilla tactics they struck at Turkish lines of communication but avoided direct confrontation.

In the spring of 1917, Feisal attacked Aqaba, a valuable port town and Turkish fort. Lawrence was actively involved and joined the Arab fighters riding hundreds of miles across the desert to strike the Turks where they least expected it. It was all kept secret from London: “I decided to go my own way, with or without orders”. It was a stunning victory. When Lawrence travelled to Cairo to report the taking of Aqaba to his commander, General Allenby who was delighted and promised to supply whatever resources he could spare. The Arabs were now part of a general Allied push for Damascus

Wikipedia  ——enciklopediaonline

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

82

Karena Ottoman Empire merupakan presentasi kerajaan Islam terbesar  dan terlama sepanjang perjalanan panggung sejarah Islam. Atau malah panggung sejarah dunia sejak penetapan tahun masehi.

Ketangguhan Dinasti Usmaniah yang luar biasa itu, menjadikanya sebagai tak terkalahkan oleh musuh dari luar. Karena kecuali mampu merepresentasikan dirinya sebagi perwujudan Do’a dan ‘sayambara’ Rasulullah SAW. Saat persiapan Perang Khandaq,77 juga  kemampuan Dinasti ini

menjalin Hubungan baik dengan Negara negara Eropa yang tidak terlibat langsung dengan Gerakan Konpirasi yang menghancurkannya. Negara-negara itu adalah yang dikemudian hari disebut sebagai Europe Continent, sedangkan negara-negara yang terlibat langsung dalam konspirasi itu kemudian dikenal dengan sebutan Saxonik –Anglo Saxon.

Oleh karena itu Gerakan menghancurkan Ottoman Empire berjalan sangat alot dan baru terlaksana Setelah  serangan itu dirancang sedemikian rupa

—————-

77). Saat persiapan perang Khandaq –Parit, pada saat penggalianya Rasulullah menyaksikan Proyek yang di Arsiteki oleh Salman Al Farisi. Satu ketika, alat gali yang digunakan Salman –Semacam pacul. Membentur benda keras sehingga memercikan Api. Satu, dua kali kali Rasulullah SAW. berIstighfar. Pada percikan kali yang ketiga rasulullah SAW. Bersabda. Ini pertanda. Sesiapa yang kelak dikemudian hari dapat mengalahkan  Byzantium. Maka dialah yang akan menjadi panutan umat setelah ku.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

83

dari luar dan dari dalam, serta memakan waktu lebih dari se-ratus Tahun.78

Meskipun demikian, fakta sejarah membuktikan bahwa turki Usmani jatuh bukan karena kalah perang sebagaimana dialami Dinasti Umawiyah dan Dinasti Abasiah. Turki Usmani jatuh oleh anak Negrinya sendiri yang berkhianat menjadi kaki tangan Yahudi, -Mustafa Kamal.79

dan keberhasilan Konspirasi menumbuhkan semangat Nation dalam lingkup Kecil, yang kemudian melahirkan negara-negara kecil duseluruh wilayah kekhalifahan Turki Usmani. –jazirah Arab. Dan ketika memulai pemberontakannya, gerakan  Wahabi.  tidak ada bedanya dengan gerakan Ferdinan II saat merebut Andalusia. Semua wilayah disisir habis.

————–

78). Adalah Yahuda al-Kalai (1798-1878), tokoh Yahudi pertama yang melemparkan gagasan untuk mendirikan sebuah negara yahudi di Palestina. Gagasan itu didukung oleh Izvi Hirsch Kalischer (1795-1874) melalui bukunya yang ditulis dalam bahasa Ibrani ‘Derishat Zion’ (1826), berisi studi tentang kemungkinan mendirikan sebuah negara Yahudi di Palestina. Ditengah wilayah kekuasaan turky.

Buku itu disusul oleh tulisan Moses Hess dalam bahasa Jerman, berjudul ‘Roma und Jerusalem’ (1862), yang memuat pemikiran tentang solusi “masalah Yahudi” di Eropa dengan cara mendorong migrasi orang Yahudi ke Palestina. Menurutt Hess kehadiran bangsa Yahudi di Palestina akan turut membantu memikul “misi orang suci kulit putih untuk mengadabkan bangsa-bangsa Asia yang masih primitif dan memperkenalkan peradaban Barat kepada mereka”.

Buku ini memuat pemikiran awal kerja-sama konspirasi Yahudi dengan Barat-Kristen menghadapi bangsa-bangsa Asia pada umumnya, dan dunia Islam pada khususnya. Untuk mendukung gagasan itu berdirilah sebuah organisasi mahasiswa Yahudi militan bernama ‘Ahavat Zion’ di St.Petersburg, Rusia, pada tahun 1818, yang menyatakan bahwa, “setiap anak Israel mengakui bahwa tidak akan ada penyelamatan bagi Israel, kecuali mendirikan pemerintahan sendiri di Tanah Israel (Erzt Israel)”

Perlu dicatat bahwa gerakan Zionisme mulai mendapatkan momentumnya berkat bantuan dana keuangan tanpa reserve (tanpa batas-red.) dari Mayer Amschel Rothschilds (1743-1812) dari Frankfurt, pendiri dinasti Rothschilds, ZA. maulani

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

84

Setiap orang  ditundung. Diultimatum; Masuk Wahabi atau mati dibunuh. Masuk wahabi atau mati dibunuh. Masuk wahabi atau dibunuh. Persis gerakan genocyda80

Setelah Ottoman Empire jatuh, pada tanggal 28 oktober 1908 semua gerakan itu kehilangan momentumnya karena tujuannya sudah tercapai, kemudian menikmati hasilnya. Kecuali wahabi.

Gerakan ini seperti pisau tumpul yang terus menerus digesekkan ke leher Islam. Nggak mati sih. Tapi kesakitan terus menerus. Dan kalaupun sampai mati maka akan sangat mengenaskan.

Keberhasilan memasarkan gerakan wahabi di wilayah Hijaj. Mendorong  mereka dan koneksitas konspirasinya untuk mengeksport gerakan itu keseluruh penjuru dunia Islam. sebenarnya tidak banyak orang yang mau beli. kecuali di negara-

——————-

80). Pemusnahan pertama di Jannatul Baqi
Puak Wahabi percaya bahawa menziarahi pusara-pusara dan makam-makam adalah memakmurkan berhala dan perbuatan yang terkeluar dari Islam. Barangsiapa yang tidak beriman dengan fahaman mereka akan dibunuh dan harta mereka akan dirampas. Semenjak pencerobohan mereka terhadap Iraq dan hingga kini Wahabi dikenali sebagai pemerintah negeri teluk telah menghasilkan bencana pembunuhan ramai korban yang tiada seorang pun Muslim terlepaskan jika tidak setuju dengan fahaman mereka.
Sejak 1205 Hijrah hingga 1217 Hijrah, gerakan Wahabi beberapa kali cuba menceroboh Hijaz namun gagal. Bagaimana pun pada 1217 Hijrah mencapai banyak kemenangan di Taif dengan berjaya menumpahkan ramai umat Islam yang tidak berdosa. Dalam tahun 1218 Hijrah mereka memasuki Mekah dan memusnahkan semua tempat suci dan kubah di sana termasuk tenda di atas telaga Zam Zam.
Dalam tahun 1221 Hijrah, Wahabi memasuki Madinah untuk mencemarkan Al-Baqi, begitu

http://www.geocities.com/naim_firdausi/ … i/DN81.JPG

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

85

negara yang pada saat itu merupakan negara jajahan Anglo Saxon. Seperti malaysia, Indonesia. Dan lain-lain.

Sebagaimana di negri asalnya, Gerakan Wahabi adalah merupakan gerakan yang tidak dapat hidup tanpa dukungan kekuasaan. Mereka  masuk ke Indonesia secara formal melalui KH. Ahmad Dahlan. (l886-1923) Dan langsung membangun jalur koneksitas kekuasaanya,   dengan keraton Ngajogjokarto, untuk pada bulan Desember 1912 mendirikan organisasi Muhamadiyah dengan upacara resmi di Malioboro yang dihadiri sekitar 70 orang. 81

Ada sementara kalangan yang berpendapat bahwa nama Muhammadiyah di ambil dari nama Nabi dengan imbuhan huruf nisbat “yah”, maka jadilah muhamadiyah.

Akan tetapi sejauh yang dapat ditelusuri, penjelasan yang demikian itu tidak dikenal sebelum Prof. DR. Kyai Haji Muhammad Abdul Karim Amrullah (Hamka ) menginjak Usia 57 Tahun Artinya baru pada setelah berusia 57 tahun itulah, sebagai Abuya-nya Muhamadiyah   beliau mengenal dan  menjalani masa ‘Pensiunya’ sebagaimana di explore dalam buku Tasawwuf Positif.82 Sungguh suatu pencerahan -hidayat yang membawanya pada status Khusnul Khatimah.-Insya Allah.

—————

81). Wikipedia. Encyclopedia Online

82). Muahmmad Damami MA. Tasawwuf Positif dalam Pemikiran HAMKA, Fajar Pustaka Baru, Jogjakarta cetakan pertama , 2000.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

86

Pada masa-masa awal berdirinya, Muhamadiyah itu,  nyata ke-Wahabian-nya. turut serta menghambat Rapat Besar Umat Islam sedunia. Muktamar Alam Islami            -Selanjutnya disebut Muktamar. Yang berlangsung di Kairo, Mesir pada 1925, setelah setahun sebelumnya direncanakan akan digelar di Makkah al Mukarramah. Artinya Nama Muhamadiyah itu, ketimbang kepada Muhammad Rasulullah SAW.  Nisbatnya lebih dekat kepada Muhamad ibnu Abdul Wahab sebagai Pendiri gerakan Wahabi.

Adapun Muktamar itu sendiri diadakan sebagai usaha bersama kaum muslimin seluruh dunia untuk menyampaikan protes atas rencana Kerajaan baru Saudi Arabia sebagai political operation gerakan wahabi yang akan membongkar makam Baginda Rasulullah SAW. Dan memaksakan mazdhabnya menjadi madzhab tunggal Wahabi. 83 Saat itu utusan Muhamadiyah berada dalam barisan yang sama dengan Saudi Arabia.

Muktamar  berhasil menggagalkan rencana Madzhab Tungal Wahabi. dan rencana Pembongkaran Pusara Baginda Rasulullah SAW. Kecuali itu, muktamar juga menghasilkan Komunike Hujaj berupa pernyataan bersama kaum Muslimin Seluruh Dunia. untuk menjamin keamanan, keagungan dan kehormatan dua tanah suci, makah dan madinah -Haramain dijaga dan dijunjung setingi-tingginya, dalam bentuk; Hujaj berada dalam pemerintahan Bersama Kaum Muslimin seluruh dunia.

—————

83). Raja Arab Saudi meletakkan syarat sesiapa pun yang hendak menunaikan Haji hendaklah menerima ajaran Wahabi atau dilabel sebagai orang kafir seterusnya tidak layak memasuki Mekah.

http://www.geocities.com/naim_firdausi//DN81.JPG

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

87

Sebagai perwujudan dari umat islam sebagai Ummatan wahidatan. Dan rahmatan ltl ‘alamin. Dahsyat…..!!!

Karena komunike Hijaj itu begitu dahsyat., maka kemudian kekuatan  konspirasi Eropa-Yahudi yang telah menjadikan Naiknya Ibnu Su’ud, membentuk kerajaan sendiri itu, kemudian mengajari. Agar Saudi Arabia Mau menerima Komunike tersebut.  Seluruh peserta bergembira senang. Sujud syrukur. Pulang kerumah masing-masing dengan tenang. Karena pusara baginda Rasulullah SAW. Tidak jadi di Bongkar. Dan kaum musimin  bebas memilih madzhabnya masing-masing dan Wilayah Hujaj akan dikelola oleh suatu pemerintahan bersama kaum muslimin sedunia.

Suatu akhir yang manis. Suatu tipu daya yang sempurna dijalankan gerakan wahabi. Dikatan demikian karena faktanya jika kita hitung dari keberhasilan komunike hijaj pada tahun seribu sembilan ratus dua puluh lima, hingga hari ini tahun 2010 sudah tidak kurang dari 82 Tahun. Tak ada lagi kebebasan ber Madzhab bagi warga negara disana.  Tak ada pemerintahan bersama kaum Muslimin sedunia disana.

Karena Nasihat Interkoneksitas Kerajaan saudi saat itu sebenarnya baru terdengar sepotong oleh jumhurul muslimin. Yaitu Semua protes dan Usulan diterima. Sedangkan yang sepotonya lagi adalah berbunyi; Tidak untuk dilaksanakan. ….!!!

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

88

Seperti kita saksikan sekarang ini. Komunike Hijaj Tidak dilaksanakan..!84

Dan untuk menjamin Momentum Hebat. Dan  Peristiwa Dahsyat Seperti komunike Hijaj itu tidak terulang lagi dikemudian Hari, maka system keamanan kerajaan Saudi Arabia dititipkan kepada kawan konspirasinya, Amerika Serikat.85

Andai sejarahwan Professor DR. Agus Sunyoto dan Prof. DR Mansyur Surya Negara dapat dipercaya, maka sesungguhnya rapat besar itu dipicu oleh surat yang dikirim oleh Tasywirul afkar. Sebuah organ yang merupakan perwujudan dari akumulasi daya gerak para Ulama Nusantara merespon realitas penjajahan belanda yang semakin Intens memasuki wilayah agama dalam arti dukungan kepada Wahabi yang menyambungkannya dengan Keraton, diawali Nahdlatul Wathan yang mengimbangi Budi Utomo. Nahdlatuttujjat yang menyaingi Vereniging Oost Indische Company ( VOC ), dan Tasywirul Afkar sendiri sebagai anti tesa, atas Hyphothesis Wahabi dalam Diskursus olah pikir mengatasi nalar  Wahabi.

——————

84). “Kita harus memaksa pemerintahan bukan-Yahudi untuk menerima langkah-langkah yang akan meningkatkan secara luas rencana yang telah kita buat yang telah kian dekat dengan tujuannya dengan cara meletakkan tekanan pada pendapat umum yang telah kita agendakan yang harus didorong oleh kita dengan bantuan apa yang dinamakan ‘kekuatan besar’ pers. Dengan sedikit perkecualian, tak perlu terlalu dipikirkan, kekuatan itu telah berada dalam genggaman kita”. (‘Protokol Zionis Ketujuh’)

ZA. Maulanai halaman 1.

85).Pasukan Satuan Pengawal Kerajaan Saudi Arabia The RoyalGuard. terdiri dari tentara bayaran yang  dipasok  dan dilatih oleh  Amerika

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

89

Tiga Elemen Dasar yang merupakan hasil pengejawantahan  Nalar Ahlusunnah Waljamaah dalam wujud Dzikrul Fi’li, -brdzikir dengan perbuatan. kemudian bersinergy menjadi kekuatan Dahsyat yang melahirkan  Nahdlatul ‘ulama. Yang di deklarasikan pada tanggal Tiga Puluh Satu Januari Seribu Sembilan Ratus Dua Puluh Enam. Di Surabaya. Suatu kedahsyatan yang tumbuh dari rahim kesungguhan berhidmat atas dasar Cinta sejati kepada Allah SWT, kesungguhan berhidmat atas dasar Cinta sejati kepada Rasulullah SAW, kepada Para Syuhada, kepada para Auliya, kepada Para Ulama Salafusshalihin. Maka seolah kemudian Allah memberikan apa yang dijanjikannya.  Lanahdiyannahum Subulana. Ahlussunnah wal jamaah harus membangun nidhamnya. Hasilnya, lahirlah Nahdlatul ‘ulama.

Berbeda dengan Deklarasi Kalahiran Muhamadiyah di Jogjakarta yang hanya dihadiri tujuh puluh orang saja, sebagaimana diceriterakan pada bagian depan, Kelahiran Nahdlatul Ulama di Kota Surabaya, dihadiri oleh puluhan ribu Umat, yang tidak rela Usahanya Untuk Menjadi Anak Shalih dengan cara tahlilan mendo’akan ayah bundanya, diharamkan oleh Wahabi. Mereka datang  berduyun duyun memberikan dukungan bukan hanya pernyataan lahiriah saja. Tetapi bathinnya juga meyakini. Dimana pembuktiannya yang paling konkreet adalah pada ketika Nahdlatul Ulama menyatakan Jihad fi Sabilillah melawan penjajah Belanda, melalui Pernyataan yang kemudian dikenal dengan Reolusi Jihad, maka pada hari itu, tidak ada

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

90

laki-laki. Tidak ada Perempuan. Tidak ada tua. Tidak ada muda. Semuanya bersama-sama bahu-membahu turut berjuang. Mengusir belanda dalam peristiwa Heroik yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan 10 November 1949 di Surabaya.

Adalah Profesor DR. Mansyur Surya Negara. Guru Besar Filasat dan Sejarah Pada Universitas Pajajaran Bandung,  Pada Saat Diskusi di kantor PW NU Jawa barat, sambil menujukan surat kabar kedaulatan Rakyat yang terbit pada tanggal 12 dan 13 November 1949 menyatakan.  “Sebagai sejarah-wan terus terang saya mengalami Kesulitan Luar Biasa untuk bagaimana mengemas secara ilmiyah fakta yang saya temukan ini. Kemudian sambil membacakan berita yang menyatakan bahwa dalam pertempuran 10 November di Surabaya, pesawat tempur sekutu berjatuhan tanpa Sebab. Sedangkan saya tahu dan percaya bahwa yang menjatuhkan pesawat-pesawat itu adalah KH. Abbas dari Buntet Pesantren dan KH. Syamsul Arifin dari Situ bondo yang memang dipasang oleh Hadratussyaikh KH Hasyim Asary. Hanya dengan ketapelnya.  Kehebatan luar biasa ini. Tidak ditampilkan dalam leteratur sejarah kita”86

Kemudian saat membuat pernyatan Protes, atas rencana Feisal bin Suud membongkar makam Rasulullah SAW. Tasywirul Afkar tidak mau menyatakan bahwa kami dari wilayah Hindia Belanda.  Padahal saat itu Indonesia berada dibawah regim Kolonial Belanda. Dengan pertimbangan bahwa pada

——————

86) Transcript. Prof. DR. Mansyur Surya Negara

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

91

saat itu. Para ‘Ulama tahu persis kalau disebelah timu selatan –Ntt Timor. ada Portugis.

Ditimur utara ada amerika-Sulawesi ada Inggris-Kalimantan. Jika mengatasnamakan dari Hindia belanda, maka jalur perdagangan Samudra para Saudagar muslim yang menghubungkan kerajaan Islam Goa –talo disebelah timur sampai samudra pasai di wilayah paling barat kelak dikemudian hari akan menjadi sangat bermasalah.

Oleh karena itu, jalur perdagangan ini harus diamankan.  Maka Tasywirul afkar dalam nota protes itu, tidak menyatakan kami kaum Muslimin dari wilayah Hindia belanda. Akan tetapi, menyatakan dari wilayah Darussalam. Sederhana memang. Tapi selain Penunjukan batas territory yang tegas dilakukan oleh Tasywirul afkar. yang kemudian pada saat Indonesia Merdeka menjadi batas teritori wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menghadapi tiga urusan besar demikian itu,  mendorong aktivis Taswirul afkar untuk mendirikan wadah yang lebih tegas sebagai alat perjuangan kemerdekaan Indonesia. Akan tetapi tidak mudah di pukul oleh kekuatan Kolonial Belanda. Maka selanjutnya tasywirul afkar berganti nama menjadi Nahdlatul Ulama (NU) yaitu organisasi sosial keagamaan yang memegang prinsip–prinsip sebagaimana

yang telah digariskan oleh para Ulama Salafusshalihin, dan dituangkan dalam anggaran

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

92

dasar /qanun asasi. NU. Sebagai perwujudan ma ana alaihil yauma wa ashaabi yaitu:

No bidang Imam/Tokoh yang diikuti
1 Aqidah, Dua imam madzhah tauhid yaitu: 

  1. Imam Abu Hasan al Asy’ari
  2. Imam Abu Mansyur al Maturidiy.

 

2 Hukum Empat Imam Madzhab Fiqh yaitu: 

  1. Imam Maliki,
  2. Imam abu hanifah
  3. Imam Syafi’i,
  4. Imam Hambali

 

3 Tasawwuf Empat Imam Madzhab tasawwuf yaitu 

  1. Imam Junaidi al Baghdadi
  2. Imam Abu Yazid al Busthomi
4 Pola Istidlal 1. Al qur’An 

2. Hadits

3. Ijmak

4. Qias

5. Maslaihul mursalah

Langkah yang demikian itu ditempuh oleh para pendiri Nahdlatul Ulama sebagai upaya untuk  tetap menjaga agar cara-cara ber-Agama sebagaimana telah  dipraktekan para ulama salafusshalihin itu tetap terpelihara. Langkah ini ditempuh sebagai bentuk konkreet kuatnya system referensi beragama

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

93

dilingkungan Islam Ahlussunnah Waljamaah, yang merupakan pengejawantahan dari Ma na ‘alaihi al yauma Wa’ashabi. 87 dari zaman ke zaman.

Kita boleh bahkan haruslah berijtihad. Akan tetapi jika hasil ijtihad itu seperti tajdidnya Ibnu Abdul Wahab. membuat kita melupakan bahwa sebelum masa kita sekarang ini telah ada para ulama yang telah lebih dulu melakukan kajian yang amat jauh lebih mendalam, maka itulah yang disebut dengan solipsisme –merasa bener sendiri. Sok tahu. Apalagi jika sikap sok tahu itu dibarengi dengan sikap menyalahkan orang lain tanpa batas,

mencaci maki orang lain tanpa ujung. Maka hal itu akan mengundang kecurigaan. Maksudnya kalau orang mengkaji al Qur’an dan sungguh-sungguh mendakwahkan tauhid sambil didahului tuduhan bahwa selain hasil pemahaman dia adalah musyrik. Secara menejemen pemasaran saja sudah salah. Karena Juru dakwah adalah Sales Promotion. Dan umat adalah Costumer.

Petunjuk al Qur’an untuk mejadi sales promosion Tauhid yang baik adalah; serulah kejalan tuhanmu dengan Hikmat dan perkataan yang baik. Dan kalau perlu berdebat berdebatlah

—————————–

87). Sataftaiku Ummati ‘ala salasa wasab’ina firqatan. Kuluhaum finnar. Illa wahid. Manhua ya Rsulullah. Qola rasulullah, Ahlussunnati wal jama’ati. Man hua ya rasulullah. Qola. Rasulullah. Ma ana alaihil yauma waashabi.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

94

dengan cara sebaik-baiknya.88 Kalau prinsip ini tidak dijalankan. Maka perlu dipertanyakan. Apakah al qur’an yang mereka pelajari itu Mushaf Usmani  atau hanya kertas toliet.

Oleh karena itu, Nahdlatul Ulama menggariskan bahwa dalam proses ijtihad hanya dibolehkan menganut prinsip al mukhafadatu ‘ala qadimisshalih wal akhdu bil jadidil ashlah. –mempertahankan yang lama yang  baik dan mengambil yang baru yang baik.

Prinsip-prinsip keber-Agamaan NU yang demikian itu, kecuali dimaksudkan sebagai respon atas munculnya golongan Islam politik yang sama sekali menafikan –tidak mengakui kenyataan sejarah, sebelum Imam-nya sendiri lahir. Dari rahim  gerakan tajdid yang  sesungguhnya terjadi setelah difasilitasi dan  dibiayai oleh Imperialis Erofa-yahudi. Juga kedalam sebagai upaya mengedepankan kejujuran Intelektual.

Keluar untuk tidak perlu merasa heran  kalau menyaksikan hasil tajdid Wahabi tidak menawarkan apapun bagi kebaikan kaum Muslimin. malah justru sebaliknya. Menghantam. bagian terbesar –mayoritas umat Islam Suni. dan bagian inti dari kekuatan Islam yaitu spiritualisme dalam Islam.

Peranan Organisasi Nahdlatul Ulama yang didirikan pada tahun 1926 dalam perjuangan Islam dunia. Sebagaimana dititurkan di bagian depan yaitu

. ——————–

88) Ud’u ilaa sabili rabbika bilhikmati walmawidlatil khasanah. Wajadil hum billati hiya ahsan

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

95

menjadi motor penggerak utama muktamar alam islami pertama, menjadikan organisasi ini semakin mengerikan bagi para Imperialis Eropa.

Kengerian itu diungkapkan Rafles Gubernur Jendral Hindia Belanda, yang jauh-jauh hari sudah mencatat bahwa Para Ulama selalu tidak berubah dan selalu dijumpai dalam setiap perlawanan. Mereka sangat berbahaya ditangan para penguasa pribumi dalam melawan kepentingan Belanda.89

——————-

89). The Mohametan Priests, have almosth Invariably been Found most active in every case of insurrection. And they become the most dangerous instrument in the native authoriies opposed to the Dutch Interest. (Thomas Stamford Rafles, 1817).

Dikutip dari Saeful Huda Syafi’i; sejarah sosial politik NU-PKB. Kesadaran sejarah untuk ber(peng)gerak.. putaka politik Increas. Bandung 2007

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

96

Menjelang Kemerdekaan Republik Indonesia

1. Badan-badan bersendjata dimasa Hindia Belanda seperti Polisi dan KNIL (Knonlijk Indische leger) dipisahkan dari Rakjat, sehingga mereka seakan2 merupakan kasta2 tersendiri jang bergantung kepada Belanda dan terputus dari rakjat. Merka tidak mengenal kata2  “politik” “nasional” atau “Pergerakan” dan kata2 itu merupakan hantu bahaja bagi mereka.Suku bansa jang sati dihadapkan dengan suku bangsa yang lain. Setiap Bataliyon KNIL terdiri atas kompi2 jang berlainan suku bangsanya. Seperti Kompi Belanda, Kompi Ambon, Kompi Timor, Kompi Sunda Kompi Djawa dan Kompi Batak jang saling mengimbangi. Bila umpamanya di sesuatu daerah terdjadi kerusuhan2. maka jang dipergunakan untuk menindasnja adalah dari suku bangsa jang lain. Sehingga dengan demikian terjdjadilah pengadu- dombaan sebagai akibat dari politik devidi et impera. 

Tentara KNIL merupakan tentara-polisi dengan tugas menindas musuh di dalam negeri lagipula djumlahnya ketjil. Berkat kelicikan politik kolonialnja, maka tentara-polisi itu sudahlah  tjukup untuk menjamin keamanan dalam negeri guna seluruh wilayah Hindia Belanda jang luas itu, tetapi semnagat tempurnya rendah. Pendaratan2 jepang hampir tak ada perlawanan, sedangkan bantuan dari rakyjat tidak ada. Dalam waktu tiga minggu saja , tiga divisi KNIL menyerah.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

97

2. Organisasi perlawanan  rakyat dan pertahanan sipil. Organisasi ini diatur dengan rapi sekali . security dan pertahanan rakyat diatur mulai dari tiap2 rumah. Beberapa keluarga disusun menjadi kumi. Kumi2 digabung dalam tjokai. Kepala tjokai ini dibawahi kepala kampung. Tiap2 kelurahan mempunyai barisan pemudanja jakni  keibodan sebagai pembantu polisi dan pertahanan sipil  organisasi2 wanita pun tak ketinggalan. Disamping itu disetiap kelurahan  dibentuk “Barisan “Pelopor” yang etrdiri atas pemuda2 dewasa untuk tugas perang partisan kelak. Disampingnya terdapat juga pasukan2 Hizbullah  yang juga chusus untuk perlawanan rakjat.90

Kutipan tersebut sengaja diangkat pada bagian depan supaya diperhatikan secara seksama. karena kerja perjuangan Nahdlatul Ulama, pada pembahasan kedepan lebih diwarnai pengingkaran dari pengakuan sebelumnya yang nyata tersebut diatas.

Sebagaimana dimaklumi dari kutipan catatan Rafles,–ulama sebagai penggerak perlawanan terhadap penjajah belanda. pada saat menjelang Kemerdekaan,  hal itu terbukti  benarnya. Dimana sekurang-kurangya ada lima langkah yang sangat menetukan eksistensi bangsa Indonesia yang dipelopori Oleh Ulama melalui NU.

1. Menyuarakan seruan  melawan  penjajah belanda,

————————-

90). Sejarah TNI angkatan Darat 1945-1965. disususn oleh pusat sejarah militer Angkatan Darat. Pussemad Cetakan 1 1965. halaman 5

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

98

2. Menggalang persatuan kaum muslimin dengan membentuk suatu organisasi wadah perjuangan bersama yang diberi nama Majlis Islam A’la Indonesia (MIAI). pada tahun 1937. untuk melawan Para penjajah.  Organisasi ini dipandang membahayakan keberlangsungan penjajajahannya di Indonesia, maka pada tahun 1943 dibubarkan oleh pemerintah pendudukan jepang
3. Setelah MIAI di bubarkan, Para ‘Ulama terus berusaha untuk tetap menjaga hubungan perjuangan bersama kaum muslimin. Dan untuk kepentingan itu,  NU mempelopori berdirinya wadah baru yang diberi nama Majlis Syura Muslimin Indonesia. (Masyumi) 

Dalam organisasi baru itu, Hadratussyaaikh KH. Hasyim Asy’ari Rais Akbar Nahdlatul Ulama tampil menjadi Ketua Majlis Syuro.

4. KH. Wahid Hasyim melalui NU mempelopori pembentukan barisan pertahanan rakyat yang diberi nama Lasykar Hizbullah  pada tanggal 15 Desember 1944.

Kesertaan NU dalam badan-badan persiapan kemerdekaan menunjukan bahwa NU berperan penting dalam pembentukan negara ini. Dan peran NU ditunjukan  dengan sangat nyata seperti saat membahas dasar Negara. Dan peran yang paling menetukan adalah Peran yang dimainkan oleh KH. Wahid Hasyim sebagai anggota Panitya Persiapan Kemerdekaan Indonesia. (PPKI). dimana dalam perdebatan mengenai dasar

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

99

dan bentuk Negara Indonesia yang akan merdeka. Golongan Islam Politik yang diwakili oleh Ahmad Subarjo, menginginkan Bentuk Negara yang akan lahir adalah Negara Islam, sebagaimana rumusan Piagam Jakarta. Sedangkan golongan Kristen yang diwakili oleh MR. AA. Maramis, menyatakan apabila piagam Jakarta dipaksakan maka wilayah-wilayah yang berpenduduk mayoritas beragama kristen juga siap mendirikan negara masing-masing.

Sungguh suatu keadaan yang rumit. Dan pada saat itulah sesungguhnya nalar Ahlussunnah Waljamaah memberikan petunjuk – Lanahdiyannahum Subulana. Maka pilihannya adalah petujuk ushul Fiqh. Tasarruful imam ‘ala raiyyah manuutun bil maslahah. Apa yang dilakukan oleh pemimpin harus-lah memberikan manfaat bagi umat yang dipimpinnya. Dan prinsip Ushul Fiqh pula  li saddudari’ah. Mencegah kemungkinan timbulnya Kerusakan dari suatu tindakan. Dalam hal ini adalah Persatuan Bangsa yang akan mencapai kemerdekan tinggal dalam hitungan hari. Maka tindakan KH. Abdul Wahid Hasyim Adalah menerima Usulan Rumusan Pancasila sebagaimana yang diusulkan Oleh Sukarno dengan Perubahan urutan sila-sila dalam pacasila, menjadi seperti yang kita miliki hari ini.

Analisys Harry  J Benda sebagaimana dikutip Saeful Huda syfi’i dalam Bukunya Sejarah sosial politik NU-PKB. Bandung 2007, “Menyatakan dalam perdebatan mengenai Ideologi Bangsa Indonesia menjelang Proklamasi Kemerdekaan.  Andaikata Pemimpin Masyumi memanfaatkannya, pasti apa yang dicita-citakannya terwujud. Tetapi KH. Wahid Hasyim, demikian Benda mengatakan,  lebih mementingkan kesatuan bangsa ketimbang Masyumi.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

100

Andai kita tahu bahwa KH. Wahid Hasyim Tahu hidden Agenda Islam Politik dibalik usulannya itu adalah Disisi politik mereka menginginkan Islam secara formal menjadi Negara Islam. Di sisi pemikiran dan Gerakan ke-Agamaan mereka mengkafirkan orang Islam selain kelompoknya sendiri. Konsekwensinya orang yang telah mereka kafirkan adalah orang yang tidak patut mendapatkan posisi penting. Seperti yang mereka lakukan di dalam Tubuh Partai Masyumi, yang tidak memberikan posisi penting kepada unsur Masyumi yang berasal dari NU.

Umpamanya, sebagai ketua majelis syuro. tapi seluruh kewenangan organisasi di tangan Tanfidziah. Seperti yang dilakukan aktivis Islam Politik di timur tengah terhadap pengikut Madzhab sunny. Dengan demikian kiranya tidak berlebihan jika penulis katakan bahwa aktivis Islam politik indonesia adalah hasil Rembesan dari Islam politik di Timur Tengah yang mendapatkan dukungan Politik sekutu. Dan sedang melaksanakan keinginannya Belanda yang belum mengakui kemerdekaan Indonesia. —logikanya jelas, Sebagaimana argumentasi yang disampaikan Mr AA Maramis, jika piagam Jakarta dipaksakan maka wilayah-wilayah yang berpenduduk mayoritas beragama kristen juga siap mendirikan negara masing-masing.  Dan dengan demikian maka hasil kerja perjuangan yang amat sangat panjang menuju cita-cita kemerdekaan Indonesia  tidak akan tercapai

.    Hidden Agenda mereka itu menjadi nyata saat empat tahun Kemudian, setelah kemerdekaan

Republik Indonesia diproklamasikan pada 17 Agustus tahun 1945,  bala tentara belanda dan sekutu kembali menduduki wilayah yang baru saja Merdeka ini.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

101

Menghadapi Agresi Belanda tahap ke Dua ini hampir tak ada Aktivis Islam Politik di Indonesia yang mengambil peran secara menonjol. Bahkan cenderung berpangku tangan. Mereka lebih suka mengatakan “fadzhab anta warobbuka faqaatila. Inna ha hunaa qaa ‘idun.”

Berbeda dengan yang dilakukan Islam politik,  pada tanggal 22 oktober 1945 Nahdlatul Ulama mengeluarkan fatwa. Bahwa kaum muslimin yng berada pada Radius marhalatain dari kamp kembalinya para penjajah itu wajib mengangkat senajata dan mengusir para penjajah yang kembali datang itu sabagai fardlu ain. –Wajib bagi tiap-tipa orang. Maka atas fatwa yang kemudian dikenal sebagai Resolusi Jihad itulah Indonesia dapat mengusir mereka. mempertahankan kemerdekaan. Dan belanda Baru mengakui kemerdekaan Indonesia Pada 1949. itupun bukan tanpa syarat. Sebagaimana bisa kita lihat dalam hasil konferensi meja bundar yang diadakan pada1949 di Denhagg Belanda.

Konferensi meja bundar, ternyata bukan hanya momentum dimana Belanda mengakui berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia . akan tetapi, moment itu juga dipakai sebagai legitimasi atas proses ‘genocida Politik’. Politik pemusnahan kekuatan islam spiritual Ahlussunnah waljamaah, sebagai mana terlihat dalam dictum tentang RASIONALISASI DAN RESTRUKTURISASI ANGKATAN PERANG REPUBLIK INDONESIA. (selanjutnya disebut RERA), yang sama sekali tidak menghargai pada realitas angkatan perang di lapangan. Bahwa 19  dari 60 batalyon angkatan perang Republik Indonesia dikomandani oleh prajurit

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

102

yang berasal dari satuan tentara Hizbullah bentukan NU.  (Professor DR. Mansyur Surya Negara halaman 78) Seperti batalyon Cirebon dikomandani oleh KH abbas dari buntet pesantren, batalyon condro mowo dikomandani oleh KH. Yusuf hasyim dll. Kenyataan ini sama sekali tidak dihitung oleh utusan Republik Indonesia  dalam Konferensi meja Bundar. Hal mana terlihat dari keputusan RERA yang hanya membolehkan prajurit-prajurit berpendidikan formal bentukan Belanda saja  ( K N I L ) yang boleh meneruskan karir sebagai komandan. Dan atas keputusan ini, terjadilah kecelakaan sejarah dimana para tentara pejuang yang sungguh-sungguh berjuang membela tanah air membebaskan diri dari cengkraman penjajah Belanda harus tunduk dibawah komando para komandan didikan belanda yang pada masa perang kemerdekaan mereka membela penjajah belanda.

Kecemburuan akan hasil konferensi meja bundar menyangkut RERA itu menerbitkan kecemburuan  bukan hanya datang dari orang NU. Tetap juga dari unsur TNI non KNIL.

Melihat sistematisnya hasil keputusan KMB terutama menyangkut RERA, tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa semua itu terjadi tidak lepas dari Grand scenario –Rencana besar konspirasi sebagaimana diuraikan pada bagian depan. persekongkolan jahat yang menjadi nalar imperialisme Erofa-Yahudi, yang tidak memberikan ruang kepada Islam spiritual Ahlussunnah waljamaah, seperti yang mereka lakukan terhadap kekuatatan Daulat Turki Utsmani.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

103

Dan dalam menjalankan konspirasi di Indonesia, mereka telah mendapatkan kawan dari kalangan Islam Wahabi, operasinya sangat rapih dan systematis mengendap-endap, kemudian  menelisik masuk dengan memanfaatkan konflik lokal yang terjadi antara para tokoh pejuang.

Sebagaimana kita maklumi bersama untuk menyatukan langkah perjuangan kaum Muslimin pada tahun 1943 NU mempelopori berdinya Masyumi. Dalam perjalanannya, mereka sangat Ngotot menyingkirkan kader NU dari posisi struktural organisasi masyumi. Tidak berhasil menggusur kader NU sepenuhnya, ganti melakukan pembatasan atau malah pemasungan terhadap otoritas majlis Syuro yang dipimpin oleh Kader NU, dengan memposisikannya hanya sebagai penasehat saja. Dan semua keputusan politik diambil alih oleh badan eksekutif masyumi yang semuanya mereka kuasai.

Diperlakukan demikian NU masih sabar. Maka kemudian NU mengusulkan agar Masyumi diubah menjadi semacam badan Federasi, dengan maksud agar di dalam pemilu, perolehan suara masing-masing unsur dalam masyumi  menjadi jelas. Akan tetapi usul inipun ditolak.  Maka oleh karena itu, NU menyatakan keluar dari masyumi, dan pada tahun 1952 melalui Muktamar di Palembang, NU menyatakan diri menjadi Partai Politik.

Setelah menyatakan diri sebagai partai politik, NU langsung melakukan Konsolidasi dan pengambangan organisasi melalui pembentukan sayap-sayap politiknya seperti untuk mengurus kepentingan para buruh NU membentu Syarikat Buruh Muslimin

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

104

Indonesia (SARBUMUSI), untuk mengurusi bidang kesenian menyaingi Lekra PKI, NU membentuk Lembaga seni dan Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI). Membentuk PERTANU (Perserikatan Tani Nahdlatul Ulama) untuk memperjuangkan Petani. Membentuk gerakan PEMUDA ANSHAR, sebagai sayap politik yang menghimpun kekuatan politik Pemuda. Dan fungsi politik Ke Lasykaran. Membentuk organisasi MUSLIMAT, FATAYAT sebagai wadah memperjuangkan aspirasi kaum perempuan. Hasilnya, pada pemilu pertama yang diselenggarakan di Republik Indonesia, NU tampil sebagai pemenang ketiga. Dengan urutan hasil pemilu yang diakui sebagai yang paling Demokratis sepanjang Digelarnya Pemilu di Indonesia sebagai berikut;

1. PNI 23.3%
2. Masyumi 20,9%
3. NU 18,4%
4. PKI 16,4%

Konfigurasi hasil pemilu yang demikian itu. juga mecemaskan pihak TNI dari asal KNIL. Disatu sisi dan Mendorong Sukarno untuk menggagas gerakan Nasionalisme Agama dan komunis. NASAKOM. Disisi yang lain. Sehingga  tercapai akumulasi 57, 1 %. Suara Hasil Pemilu. Cukup untuk Membentuk kekuatan politik Mayoritas. Agama yang dimaksud dalam konsep Nasakom adalah NU. Setelah Tawaran Sukarno yang sama kepada Masyumi. Ditolak. Jika dilihat dari konstalasi politik lokal, langkah Masyumi bisa dikatakan sebagai penyeimbang kekuatan Sukarno,  jangan sampai terlampau besar. Tapi jika

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

105

dilihat dari kontalasi politik Global saat itu, maka tindakan tersebut hampir menyerupai juru bicara kekuatan Konspirasi. Dimana pada saat itu kita tahu bahwa Sukarno sedang melancarkan politik Ganyang malaysia, sebagai lanjutan dari kemarahannya kepada Amerika yang diungkapkan Sukarno dengan nada tinggi Go To Hell With Your Aid….!

Melemahkan Sukarno dalam arti yang sebenarnya. Tahu gagasannya tentang Nasakom ditolak Masyumi dan diterima NU Setengah Hati. Kemudian Sukarno mengambil langkah membubarkan Masyumi, dan membentuk sekretariat bersama (Sekber) pegawai Negara.  TNI dan Pegawai Negri Sipil (PNS) pada tahun 1958.

Tidak lama setelah itu,  indikator upaya melamahkan  itu, dituturkan tokoh pers Senior Rosihan Anwar, dalam bukunya Sukarno, tentara, PKI. Segitiga kekuasaan sebelum prahara politik 1961-1965, halaman 171

…..“Beberapa waktu lalu saya membaca sebuah kertas tentang TNI dan Masa Depan Indonesia. Ditulis oleh TB. Simatupang Awal Januari 1961. ia berkata disitu, “ TNI dan PKI menjalankan strategi dan taktik yang pada dasarnya sama dalam bagian terkhir dari jaman Sukarno yang sedang kita alami sekarang ini.” Kedua-duanya berusaha menghindarkan konflik dengan presiden Sukarno, kedua-duanya berusaha mempergunakan pengaruh dan kedududkan Legal Presiden untuk memperkuat dirinya dan untuk melemahkan pihak lain, sambil

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

106

memperkuat barisan sendriri menghadapi jaman post Sukarno nanti. (Sambil Lalu; menarik buat saya bahwa disitu dipergunakan istilah : ‘bagian terkhir Jaman Sukarno’ dan ‘ jaman Post Sukarno’ artinya sesudah Sukarno) ( dan kata-kata pihak lain itu siapa maksud sebenarnya.)

Dari sini nampaknya upaya menjatuhkan Sukarno itu sudah berjalan sejak jauh sebelum 1965, tapi menguatnya adalah saat Sukarno memutuskan untuk keluar dari PBB dengan Dekrit presiden pada tanggal 5 juli 1959. dan memberlakukan Undang-undang dasar sementara.

Tahun 1965,  konpirasi yang terjadi pada periode ini adalah, semangat beragama NU yang amat kental dipertarungkan secara diametral dengan gagasan PKI sebagai anti Tuhan. Sampai pada langkah kudeta politik PKI, diolah sedemikian rupa oleh Comite Intelejen Strategis for Indonesia ( CSIS) kemudian disuguhkan kepada Nahdlatul Ulama bukan sebagai urusan politik, kudeta politik atau perebutan kekuasaan secara paksa dari tangan Sukarno, menjadi PKI akan menghilangkan agama.  Sehingga orang NU memandang bahwa persolan PKI bukan soal politik tapi soal Agama.92 Sedangkan yang mendapatkan keuntungan luar bisa dari proses itu adalah Suharto. Jendral Angkatan Darat yang ditunjuk oleh Sukarno sebagai “wasit”. yang tidak mau mengembalikan urusan pada duduk perkara yang dihakiminya. dengan -kemudian mengubah kekuatan SEKBER yang dibangun Sukarno sebagai dukungan yang solid kepada pemerintahannya,  menjadi mesin Politiknya Suharto. Yang dengan itu mengangkangi Indonesia selama lebih dari Tiga Puluh Tahun.

————-

92). Hermawan Sulistiyo, Palu Arit di Ladang Tebu, eepustakaan Populer Gramedia Jakarta tahun 2000

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

107

Dengan demikian tidaklah berlebihan jika ada sementara pendapat yang menyatakan bahwa PKI, adalah martir92yang dikorbankan menjadi tumbal bagi Naiknya Suharto ke tahta penguasa tertinggi di Republik ini, yang dimainkan oleh suatu kekuatan besar yang datang dari luar. Kenapa mereka berpendapat demkian….? karena logika manapun tak dapat menerima begitu saja kenyataan bahwa Sukarno jatuh habis hanya sesaat setelah dinobatkan sebagai Paduka Tuan Yang Mulia. Presiden seumur Hidup.

Dan jawaban atas adanya Kekuatan besar yang datang dari luar itu adalah Munculnya Negara baru Singapura, di wilayah teritori Malaysia tanpa adanya hambatan yang berarti dari Negara tersebut. Hal ini menunjukan betapa efektif dan systematisnya kekuatan Konspirasi itu mengontrol kekuatan Islam Spriritual.. kekuatan Konspirasi itu mengontrol kekuatan Islam Spriritual. Sekurang-kurangnya untuk dua alasan.

Pertama: Model Islam yang dikumandangkan oleh NU adalah Islam Damai. Jenis Islam yang sejenis dengan Islam yang mampu membangun peradaban sebesar peradaban Turki Utsmani. Islam yang disebut oleh Napoleon Bonaparte sebagai kekuatan moral yang mampu mengubah tradisi masyarakat Arab badui nomaden, menjadi Intelektual bernalar Imperium.

Bahwa Tradis NU adalah tradisi yang dibangun oleh suatu tim work yang kemudian masyhur dengan sebutan  Wali Songo, yang adalah para “misionaris” Islam yang keberangkatannya disokong oleh Sultan Sulaiman II dari daulat Turki Utsmani.  Karena,  Turki

———————

92). Hermawan Sulistiyo, Palu Arit di Ladang Tebu,

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

108

merupakan negara Islam dan merupakan negara Adi kuasa yang cukup kaya, maka mengirimkan juru dakwah ke pelbagai Negara menjadi salah satu kegiatan yang di prioritaskan.

Pengiriman juru dakwah dari timur tengah ke negara-negara yang belum memeluk Islam, termasuk Indonesia, sudah dilakukan jauh sebelum periode walisongo. juru dakwah tersebut juga seringkali melakukan kegiatan perdagangan untuk mendukung pendanaan yang diperlukan.93

Bernard Lewis (2004) menyebutkan bahwa pada tahun 1563 penguasa Muslim di Aceh mengirim seorang utusan ke Istanbul untuk meminta bantuan melawan Portugis. Dikirimlah 19 kapal perang dan sejumlah kapal lainnya pengangkut persenjataan dan persediaan; sekalipun hanya satu atau dua kapal yang tiba di Aceh. Selain itu, Snouck Hurgrounye, sebagaimana yang dikutip oleh Deliar Noer, mengungkapkan bahwa rakyat kebanyakan pada umumnya di Indonesia, melihat stambol (Istanbul, ibukota Khalifah Usmaniyah) senantiasa sebagai kedudukan seorang raja semua orang Mukmin dan tetap (dipandang) sebagai raja dari segala raja di dunia. (Deliar Noer, 1991). Penjajah Belanda Menghapuskan Jejak Itu

Pada masa penjajahan, Belanda berupaya menghapuskan penerapan syariah Islam oleh hampir seluruh kesultanan Islam di Indonesia. Salah satu langkah penting yang dilakukan Belanda adalah

———————

93).  Professor  DR. Hasanu Simon dalam bukunya Misteri Syekh Siti Jenar. Peran wali songo dalam meng-Islamkan Tanah Jawa. Terbitan Pustaka Pelajar , januari 2007. halaman 193.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

109

menyusupkan pemikiran dan politik sekular melalui Snouck Hurgronye. Dia menyatakan dengan tegas bahwa musuh kolonialisme bukanlah Islam sebagai agama. (H. Aqib Suminto, 1986).

Dari pandangan Snouck tersebut penjajah Belanda kemudian berupaya melemahkan dan menghancurkan Islam dengan 3 cara. Pertama: memberangus politik dan institusi politik/pemerintahan Islam. Dihapuslah kesultanan Islam. Contohnya adalah Banten. Sejak Belanda menguasai Batavia, Kesultanan Islam Banten  langsung diserang dan dihancurkan. Seluruh penerapan Islam dicabut, lalu  diganti dengan peraturan kolonial.

Kedua: melalui kerjasama raja/sultan dengan penjajah Belanda. Hal ini tampakdi Kerajaan Islam Demak. Pelaksanaan syariah Islam bergantung pada sikap sultannya. Di Kerajaan Mataram, misalnya, penerapan Islam mulai menurun sejak Kerajaan Mataram dipimpin Amangkurat I yang bekerjasama dengan Belanda.

Ketiga: dengan menyebar para orientalis yang ipelihara oleh pemerintah penjajah. Pemerintah Belanda membuat Kantoor voor Inlandsche zaken yang lebih terkenal dengan kantor agama (penasihat pemerintah dalam masalah pribumi). Kantor ini bertugas membuat ordonansi (UU) yang mengebiri dan menghancurkan Islam. Salah satu pimpinannya adala Snouck Hurgronye. Dikeluarkanlah: Ordonansi Peradilan Agama tahun 1882, yang dimaksudkan agar politik tidak mencampuri urusan agama (sekularisasi); Ordonansi Pendidikan, yang menempatkan Islam sebagai saingan yang harus

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

110

dihadapi; Ordonansi Guru tahun 1905 yang mewajibkan setiap guru agama Islam memiliki izin; Ordonansi Sekolah Liar tahun 1880 dan 1923, yang merupakan percobaan untuk membunuh sekolah-sekolah Islam. Sekolah Islam didudukkan sebagai sekolah liar. (H. Aqib Suminto, 1986).Lebih dari itu, sejarah perjuangan Islam di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari agenda Khilafah Islam. Setelah institusi Khilafah Islam Ustmaniyah dibubarkan pada 3 Maret 1924, ulama dan tokoh pergerakan Islam Indonesia meresponnya dengan pembentukan Komite Khilafah yang didirikan di Surabaya pada 4 Oktober 1924, dengan ketua Wondosudirdjo (Sarikat Islam) dan wakilnya KH A. Wahab Hasbullah (lihat: Bendera Islam, 16 Oktober 1924).

Kongres ini memutuskan untuk mengirim delegasi ke Kongres Khilafah ke Kairo yang terdiri dari Surjopranoto (Sarikat Islam), Haji Fachruddin (Muhammadiyah), dan KH. A. Wahab dari kalangan tradisi. (Hindia Baroe, 9 Januari 1925). KH A. Wahab kemudian dikenal sebagai salah satu pendiri ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdhatul  Ulama.

Nahdlatul ulama didirikan Oleh Para Ulama hanya selang waktu dua Tahun setelah jatuhnya kerajaan Turki utsmani. Sehingga mereka khawatir, sejarah berulang, dimana tak lama setelah kejatuhan kekhalifahan Muawiyah lahir Kekhalifahan Baru Abbasiyah. Dan tak lama setelah Abasiyah Jatuh kemudian Lahir Turki Usmani. Mereka khawatir sejarah berulang Dimana setelah kejatuhan Turki Usmani maka akan lahir Kerajaan baru. Nahdlatul Ulama.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

111

Rasionalisanya, adalah saat kekuatan inti hegemoni dunia bergeser dari power militer minded kearah demokratisasi, diluar sangkaan bahwa Nahdlatul ulama yang oleh Cliffor Gert  dalam bukunya Priyayi, Santri Abangan. Menempatkan mayarakat NU, sebagai lapisan Tradisional –kampung. Tapi kemudian sejarah membuktikan bahwa Islam Tradisional itu dapat memainkan peran yang signifikan dalam proses pembentukan negara demokrasi; Republik Indonesia. Lewat peranan kader muda Nahdlatul ulama, Abdul Wahid Hasyim dalam panitya persiapan kemerdekaan Indonesia, Docuritzu zyumby cyoo sakai –BPUPKI, -PPKI

Dan kemudian sejarah membuktikan bahwa keikutsertaan Abdul Wahid Hasyim, dalam badan terhormat itu, bukan sekedar pelengkap jumlahnya menjadi 9 orang. tapi lebih dari itu,  ia mampu mengambil peran yang sangat penting. Yaitu;  pada saat pembahasan permasalahan paling krusial dan kontroversinya masih berjalan hingga hari ini yaitu. Piagam Jakarta. Tapi karena tidak banyak yang tahu bahwa langkah Abdul Wahid Hasyim Menyetujui pencoretan Piagam Jakarta itu terbukti dapat mengeliminasi kemungkinan berdirinya beberapa Negara baru, segera setelah berkhirnya penjajahan Belanda di Indonesia. Baru dimaklumi pada ahir-ahir ini.

Oleh karena itu, sekali lagi. Jika kita memperhatikan apa yang dilakukan oleh Para aktivis Islam Politik; memaksakan diberlakukannya piagam jakarta. Kalau sepintas saja, maka akan nampak mereka sungguh-sungguh ingin menegakkan Islam. Membela Islam. Tapi jika kita teliti. Lebih jauh, maka kita akan

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

112

menemukan kesamaan pola gerakan yang mereka lakukan sebagaimana dilakukan para Aktivis Islam Politik di di timur tengah. Yang dimainkah oleh Gerakan Wahabi.  Mereka masih muda-muda. Mereka adalah generasi berikut dari wahabi atau mau disebut Neo wahabi juga boleh. Mereka masuk ke Indonesia melalui malaysia, merambah ke kampus-kampus. Diseluruh Indonesia. Mereka diturunkan sebagai tim yang sepertinya untuk menjagai Muhamadiyah yang menjadi kendur kewahabiannya setelah Buya Hamka berusia 57 tahun dan Ahmad Syafi’i Ma’arif juga begitu. sebagaimana dikutip oleh H. Alamsyah Ratu Prawira Negara.94 dalam Bukunya Islam dan pembangunan politik Indonesia; halaman 26. dia berpendapat;

… bahwa baik  al Qur’an maupun Sunnah Nabi tidak memberikan perintah-perintah yang tegas tentang bentuk pemerintahan dan lembaga-lembaga politik  lainnya sebagai Cara bagi umat mempertahankan kesatuannya. “

Bandingkan dengan pendapat KH. Abdurrahman Wahid  dalam Bukunya Islamku Islam anda Islam kita halaman seratus tiga. “Berbeda dengan Islam di Saudi Arabia, Iran. Pakistan dan Mauritania yang memaksakan bentuk Negara Harus Islam. Sedangkan Nahdlatul Ulama dan banyak organisasi Islam lainnya, tidak perlu ada NI. Ini disebabkan heterogenitas sangat tinggi di antara warga Negara Indonesia.

——————

94). H. Alamsyah Ratu Prawira Negara dalam Bukunya Islam dan pembangunan politik Indonesia; CV. Hajimas Agung cetakan pertama jakarta 1987. halaman 26.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

113

Realitas yang demikian ini jelas. keadaan yang tidak di inginkan oleh nalar Imperialisme Eropa-Yahudi dan ketidak puasan mereka itu diungkapakan dengan langkah ‘’mutilasi’ jabatan Struktural yang disandang Kader Islam spiritual ahlussunnah wal jamaah dengan mendorong dan memberikan jabatan penting kenegaraan kepada faksi Islam yang berani ‘mengkafirkan dan memusyrikan saudara islam-nya yang lain.  Menghadapi situasi ini, pernah sesaat terjadi ‘ketidak sabaran’ pada  kader NU yang diungkapkan dengan mengambil sikap sebagai ‘oposisi’ terhadap pemerintahan Regim Suharto. Hasilnya Suharto marah. Maka  ketika memasuki pemilu tahun 1971, Suharto mengubah sekretariat bersama pegawai Negara SEKBER yang dibentuk Sukarno pada tahun 1958, menjadi SEKBER GOLKAR. mesin politik,  bukan partai yang bisa mengikuti pemilu. Sementara itu,  kader NU di daerah-daerah di intimidasi, diburu layaknya binatang. Kekhawatiran para pemegang Kekuatan besar yang datang dari luar dan sengaja membuat Negara baru Singapura, itu benar adanya. Sebab Meskipun diperlakukan secara demikian pada pemilu 1971 itu, NU masih dapat keluar sebagai pemenang kedua setelah Golkar.

Dengan hasil ini, Suharto tambah marah. kekuatan konspirasinya yang meskipun sudah dibayar dengan tambang emas Freport MC Moran, Tambang Emas New mount, Tambang minyak kepada Mobil oil, Californian Texas (Caltex) shell, dan lain-lain,yang bahkan Secara kelembagaan Menteri Energy dan Sumberdaya alam tidak tahu berapa besar hasil produksinya, marah dan memaki-maki Suharto sebagai tidak becus bekerja. Sebab yang

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

114

mereka Inginkan adalah Suharto bisa se efektif Feisal bin Suud di Saudi Arabia. Dimaki demikian Suharto  Kalap. Maka dijalankanlah rencana yang sebenarnya sudah disusun sejak 1967. yaitu rencana untuk bagaimana caranya, NU tidak dapat mengikuti pemilu selanjutnya. Yaitu dengan cara  membatasi Jumlah Partai. memaksa partai-partai politik yang ada pada saat itu sebanyak 36 partai untuk saling bergabung –berfusi hanya menjadi dua kelompok. mengikuti susunan dan kedudukan (Susduk ) DPR hasil pemilu 1971 yang dibagi menjadi empat kelompok 1. Angkatan Bersenjata, 2. Golkar, 3. Pembangunan Demokrasi dan 4. Golongan Pembangunan persatuan

NU Menolak. Suharto makin Gusar. Maka daripada dibubarkan terpaksa dalam muktamarnya di Palembang pada tanggal 5 Januari 1973. NU mendirikan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Selesai memaksa penggabungan patai politik atau Fusi. pemerintahan Suharto memberlakukan Politik masa mengambang (Floating Mass). Dimana semua partai politik tidak boleh mempunyai kepengurusan sampai tingkat Kecamatan dan Desa. Karena disanalah Basis Suara NU berada, dan dikontrol secara represif oleh Angkatan Bersenjata.

Meskipun sedemikian sistematisnya mereka menghancurkan Islam spiritual Ahlussunnah waljamaah, kekuatan NU dalam wujud yang lainpun ( PPP) tetap dapat tampil dengan gagah dan keluar  sebagai pemenang ke dua. dalam Pemilu 1977 lagi-lagi  setelah yang pertama sekber GOLKAR. (bukan partai tapi bisa ikut pemilu),-Curang memang. seandainya undang-undang dijalankan secara Konsekwen maka bukanlah hal yang mustahi pada pemilu tahun 1977 kekuatan Politik  NU menjadi pemenang mayoritas mutlak.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

115

Mendapati kenyataan bahwa kekuatan NU sebagai Partai Politik sedemikian dahsyatnya, maka serangan kepada NU ditingkatkan tidak hanya dari luar seperti itu. Melainkan serangan itu juga dilakukan dari dalam. yang dimainkan oleh kekuatan eks Masumi yang hanya dengan modal 5,4% bergabung dengan NU yang bermodal 18,7%. suara hasil pemilu 1971. ketimbang sebagai kawan koalisi hasil fusi, anasir PPP non NU lebih Sebagai ‘juru bicara’-nya Suharto di dalam tubuh PPP. Semua jabatan Strategik mereka kuasai  melalui campurtangan pemerintahan Suharto dalam penyusunan struktur kepengurusan. Bukan hanya itu. Konspirasi untuk melemahkan kekuatan NU juga dijalankan dengan cara Perembesan. masuk melalui “orang” NU yang bersedia melanggar larangan Allah SWT. menjual dengan harga yang sedikit.-demi kesenangan duniawi.95

sehingga terjadilah Infeksi berat.  Lambang NU pun dimutilasi. Dan orang-orang takut disebut NU.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

116

LAMBANG NU PURBA

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

117

LAMBANG NU SEBELUM  MUTILASI

LAMBANG NU SETLAH DIMUTILASI

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

118

Tapi adalah kecerdasan yang di Anugrahkan Allah SWT. Meskipun takut disebut NU secara Politik. Secara amaliyah, orang NU tetap konsisten. Mereka tetap Tahlilan ketika ada yang meninggal dunia, mereka tetap mengekpresikan usahanya menjadi anak yang Shalih dengan berziarah kubur. –…..aw Waladun Shalihun yad’ulahu. Mereka tetap mengekspresikan Cintanya Kepada Rasulullah SAW. Dengan shalawatan,  diba’an –marhabanan dan seterus. Sambil hatinya berdo’a  lirih 96

Pada Fase ini, lahirlah atau lebih tepatnya ditumbuhkanlah kelompok-kelompok Islam ambigu seperti Islam Jama’ah. Lemkari, LDII, Islam Hakekok dan lain-lainya dibawah pimpinan nurhasan ubadah(setelah PERSIS tidak terlalu sukses). Yang menjadi operator lapangan dari pimpinan proyek pengrusakan islam ahlussuunnah wal jamaah Ali Murtopo dengan posisi Formal sebagai menteri penerangan presdiden Suharto. Yang dikendalikan langsung dari amerika lewat singapura dan CSIS. Sejak mereka menjalankan operasi kolonel. Dan untuk membuat Susana chaos diakalangan umat Islam Indonesia, dia menerbitkan buku Tanya jawab masalah agama, dimana dia menghalalkan babi selain makan dagingnya. menjadi sayap politik

Golkar. proses itu berlangsung terus-menerus dan semakin menggila represifnya pada setelah  diselenggarakannya pemilu tahun 1982. dimana rejim suharto membantai jama’ah pengajian yang dipimpin oleh Kyai Amir biki yang sedang berlangsung di

———————

95). Wala tasytaruu bi ayatillahi Tsamanan Qoliila…..

96). Rabbana ahkrijna min hadihil qoryatidlalimi ahluha…..

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

119

tanjung priok. Yang mengantarkan Amir biki ke sukabumi untuk tidak kembali. maka untuk menjaga mentalitas Umat NU  yang sudah demikian pun agar tetap tenang dalam muktamar ke 27 di Asembagus Situbondo Jawa timur NU menyatakan diri keluar dari Partai Politik  PPP Kembali ke khittah 1926.

Menurut para pengamat, kembalinya NU ke Khittah 1926 adalah merupakan penyempitan peran. NU menjadi hanya mengurusi urusan keagamaan belaka. Terpengaruh oleh pandangan para pengamat. Maka pemerintahan Suharto merasa  kekuatan rezimnya akan berkuasa untuk selama-lamanya. Karena itu perebutan posisi dan penjarahan asset –kekayaan Negara yang luar biasa besarnya semakin menjadi-jadi. baik yang bersumber dari kekayaan  alam, pajak dan Hutang Luar negeri semuanya dijarah, sampai negeri ini “tergadaikan”

Sementara itu ditangan penggagas gerakan kembali ke Khittah 1926, KH Abdurrahman Wahid. Langkah ini dimaksudkan sebagai strategi baru menghadapi kegarangan Rezim Suharto kepada NU. Terbukti kemudian kekuatan NU tampil sebagai kekuatan Presser group. -Kekuatan yang menekan Suharto harus memperhatikan Rakyat. Menyadari hal ini, Suharto memcoba membangun pressergroup yang lain dengan membentuk  Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) akan tetapi karena ICMI terdiri dari kalangan masyarakat menengah keatas. Dimata  rakyat hal itu menjadi semacam Dagelan yang tidak lucu. Karena karakteristik mereka –kecuali yang melakukan Trans Sosial. adalah berebut untuk memenuhi kepentingan sendiri.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

120

Menyadari ICMI tidak dapat berbuat banyak Suharto kembali mengejar NU. Kali ini, yang dikejar sudah bukan lagi organisasinya. Tapi genius yang melahirkan gerakan kembali ke Khittah 1926. yang saat itu menduduki posisi sebagai ketua Umum PBNU. KH. Abdurrahman Wahid. Dan Adalah muktamar NU di pondok pesantren Cipasung Tasikmalaya, menjadi saksi ‘kegilaan’ Suharto; melarang Sahibul Bait –tuan Rumah acara Muktamar tersebut memasuki Arena Muktamar. Dan mempersiapkan orang NU yang sudah bersedia dibayar Untuk mengganti Gusdur.  Hampir semua peserta yang di olah oleh operator untuk jangan pilih Gusdur guna mecapai keinginan Suharto menyatakan Injih.-yes.

Saking asyiknya “Suharto” Nguber-nguber NU, sampai dia lupa amanat Undang-Undang Dasar 1945. bahwa kekayaan negara  harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk  kesejahteraan Rakyat.  kemakmuran rakyat. Suharto malah  tumpuk untuk dirinya sendiri. Dengan cara membayar semua peserta muktamar NU untuk memilih bonekanya bernama Abu Hasan.

Suharto kaget luar biasa kok Gusdur tepilih lagi. Padahal kyai-kyai itu sudah bilang yes.akan pilih Abu Hasan.

Kelelahan mengejar NU,  membuat Suharto mengundurkan diri atau dipaksa mundur oleh kekuatan konspirasi yang dulu mendukung naiknya dia menjadi penguasa. Yang pasti dia mundur dari jabatannya sebagai Presiden. Dan zaman baru-pun dimulai.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

121

Zaman Reformasi

, re-formasi, untuk menandai zaman ini –zaman keluar dari cenghkraman junta militer Suharto, menuju pada pencapaian cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia sebagaimana termaktub dalam pembukaan undang-undang dasar 1945. sebenarnya tidak tepat.

Pertama. Disatu sisi, kekuatan mahasiswa sebagai corong hati nurani untuk melakukan perubahan menuju cita-cita kemerdekaan,  disisi lain ada kekuatan lain yang berusaha habis-habisan menumpulkan gerakan Mahasiswa. Dan ketika gagal menghentikan gerakan Mahasiswa angkatan ’98, maka kekuatan itu berusaha sebisa mungkin membelok-kan Issue. Dari Revolusi menjadi Reformasi.

Kedua, Pilihan kata re-formasi, adalah untuk menghindari kata Revolusi yang difahami sebagai  ‘mengerikan’.

Implikasinya,

Bagi pemilih alasan pertama reformasi berarti hanya perubahan komposisi, sedangkan kekuatan inti yang berkuasa pada hakekatnya masih dipegang oleh Suharto dan mesin politiknya. Sedangkan bagi alasan kedua mereka menjadi bingung karena dua alasan tersebut, membawa bangsa ini pada pencarian bandul keseimbangan.  Bangsa ini hampir bubar karena terjadinya benturan keras antara kekuatan Nasionalis yang terakumulasi dalam komando Megawati Sukarno Putri yang berhasil  menempatkan partainya PDI perjuangan keluar sebagai pemenang

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

122

dalam Pemilu 1999, dengan ke kuatan regim Suharto yang memanfaatkan kekuatan Islam Politik. Dalam keadaan demikian, lagi-lagi NU dibutuhkan sebagai bandul keseimbangan Politik. Hal inilah yang menempatkan KH. Abdurrahman Wahid yang biasa di panggil Gus Dur, terpilih sebagai Presiden dalam Sidang Umum MPR 1999.

Sebagai pemilih alasan kedua, Gus Dur, mencoba menerapkannya dalam kebijakan Negara. Hasilnya, tidak membutuhkan waktu terlalu lama. Gus Dur akan mengeluarkan bangsa ini keluar dari belitan krisis, dengan cara; pertama Gusdur ingin membersihkan birokrasinya dari Korupsi. Kedua GusDur mencanangkan Moratorium, -penangguhan pembayaran  Hutang Luar Negeri.

Ini adalah langkah Rasional. Inilah kehebatan Gusdur menegosiasikan konpensasi untuk Indonesia dengan hutan tropisnya sebagai paru paru dunia. sebagai bentuk dan llangkah Dikrun Fi’liyun-Berdzikir dengan perbuatan.

Lagi-lagi. Kekuatan konspirasi tidak menyukai keceradasan. Apalagi kalau hal itu muncul dari perwujudan Islam spiritual. Yang meskipun dengan  runtuhnya regim  Suharto seakan terputus jaringan konspirasi penghancuran Islam Ahlussunnah wal Jamaah itu. Akan tetapi sebenarnya tidak. Mereka exponent dan expartisan SI, MI yang meskipun tanpa umat yang signiikan di bawahnya, terus bergentayangan digunakan oleh kekuatan Konspirasi

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

123

–disadari atau tidak. Untuk terus membendung Islam Spiritual yang dikomandani Oleh Gus Dur. Dan kali ini mereka dilapis oleh kader kader muda yang sebagaimana disebutkan di halaman delapan puluh satu dimasa reformasi mendirikan Partai Bulan Bintang, partai keadilan. Partai Cinta Damai, Partai Amanat Nasional dan lain-lain. Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah Orang NU bisa menguasai PPP atau lebih tepatnya diberikan oleh unsur PPP non NU, karena mereka tahu, kekuatan Islam Spiritual NU yang berasaskan Islam Ahlussunnah waljamaah mendeklarasikan berdirinya Partai Kebangkitan Bangsa.

Dibidang sosial keagamaan mereka memunculkan da’i-dai yang hanya bisa bicara soal kesalihan, kesalihan dan kesalihan, sebagai retorika belaka. Karena ketika mereka dipanggil untuk berceramah dikampung,  tariff mereka tidak lebih murah dari artis film dan penyanyi ibu kota. Atau lebih mahal dari itu. Mereka mengambil alih masjid, mushalla dan majlis-majlis ta’lim. Merampas tauhid dan kayakinan kaum

muslimin Ahlussunnah wal jama’ah. mendakwahkan tauhid sambil mencaci maki orang yang sudah bertauhid. Sungguh cara dakwah yang tidak berahlaq. Sedangkan rasulullah SAW diutus, untuk menyempurnakan ahlaq. Innama bu’istu liutammimma makarimal ahlaq.. Semua dilakukan tanpa sadar mengikuti arah yang ditunjukan atau malah mengikuti petunjuk. Snouck Honggronje. Agama-Agama. Dan Agama. Tidak boleh masuk pada urusan darigama. Dzikrun Fi’liyun.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

124

Dan seakan sejarah membuktikan kebenaran tafsir Nostradamus dari sanalah  KH. Abdurrahman Wahid Naik menjadi President.

Maka penyerangan mereka kepada Kader  NU, sudah diluar tatakrama. Mereka tidak malu-malu. Melakukannya melalui perlement. Melanggar moral Agama. Melanggar etika-etika Politik melanggar Hak Asasi Manusia. Melanggar kepastian Hukum. Melanggar  undang-undang dasar 1945.  Dimajlis paling terhornat di Negara ini, pesta Barbarian berlangsung melakukan Mutilasi Jabatan Strategis Islam Ahlussunah wal jamaah di Negeri ini.

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

122

Epilog:

Dengan demikian, kiranya pertanyaan yang menjadi judul buku ini tidak berlebihan bukan  ..? Gerakan Wahabi yang kemudian disusul dengan gerakan neo Wahabi, yang masuk ke Indonesia mengejar pangsa pasarnya adalah kalangan Islam Ahlusunnah wal jama’ah. NU.  Sampai tingkatan tertententu mereka mendapatkan hasil yang menakjubkan. Hal ini terjadi paling tidak karena tiga hal.

  1. Karena memang rata-rata lama sekolah orang Indonesia baru 6,7 tahun. Artinya rata-rata penduduk Indonesia belum lulus SMP. Buktinya  ada program wajar dikdas 9 tahun. kondisi intelektual yang demikian itu,  tentu saja orang menjadi amat mudah dibohongi. Dijanjikan surga karena dianggapnya kampanye PKS adalah jihad Fi sabilillah. Padahal paradigma keislamannya tidak lebih jelas dari hanya memaki-maki, menghina dan menyalahkan orang lain. Suatu perbuatan yang tidak mungkin dilakukan kecuali oleh orang bodoh.dan pembenci Islam.
  2. Karena terjadi degradasi kemampuan nalar intelektual pada warga NU.
  3. Karena banyak dari pengurus NU keliru dalam memaknai kehadiran mereka.
  4. factor uang. Dimana orang NU pada masa ahir-ahir ini hampir selalu mengasumsikan adanya Bandar. Tidak peduli apa agamanya yang penting Bandar.  dalam  kegiatan mereka.

Dan oleh karena itu factor inilah yang dianggap sebagai yang menkhawatirkan. Karena dari sikap yang demikian itulah kemudian para komprador mencoba masuk dan ‘membeli apapun yang mereka jual.’ Karena

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

123

para komprador tahu betul. inilah cara termurah “membeli suatu Negara”,

bukan itu saja yang dihadapi warga nu, tapi juga sebagaimana dituturkan pada bagian depan buku ini; orang nu tidak tahu apa itu NU. Apalagi untuk segera menguasai bangsa ini. Sebabnya adalah, orang nu belum mempunyai jawaban yang standar terhadap Pertanyaan yang menjadi kunci kebesaran nu  . Seperti dialog berikut ini;

apakan anda orang NU…..?

ya saya orang NU….?

Apakah anda merasa bangga menjadi orang NU

Ya saya bangga Menjadi Orang NU.

Bolehkah saya tahu apa yang membuat anda bangga menjadi orang NU.

Apa ya yang membuat saya bangga….? Ini, itu, mencaricari jawaban karena belun distandarisasi tentang kebanggaan ber NU.

Kenapasih mesti gagap…?

Kenapasih mesti mencaricari jawaban sendiri….?

Tidak mengikuti sajawaban yang diberikan Mbah wahab ketika mendapatkat pertanyaan serupa. Dengan tegas. mbah wahab menjawab. Saya bangga ber NU sekurang-kurang oleh dua hal

Pertama, secara keagamaan. Saya bangga menjadi NU. karena NU adalah Ahlussunnah wal jamaah

yang akan membawa saya pada keselamatan dunia akhirat. Saya Islam saya NU. mati masuk surga.

Kedua Secara Kebangsaan, Saya bangga menjadi NU karena NU-lah yang melahirkan bangsa ini.

Singkat bukan.

Sesungguhnya kekuatan yang bertarung di Dunia ini  pada hakekatnya adalah hanya ada Dua. Pertama adalah kekuatan Hati Nurani –alastu birabbikum…? Qolu balaa wasyahidna…!

Wari: Saya bangga menjadi orang NU

124

Keduan adalah Kekuatan. Hawa Nafsu. –ma manaaka anlatasjuda idz amartuka…? Qola Inni Khairumminha.

Hawa Nafsu ber-evolusi menjadi Kekuatan Liberalisme, sedangkan kekuatan hati Nurani berevolusi menjadi kekuatan demokrasi. Dalam konteks suara rakyat adalah Suara Tuhan.

Sejak lahirnya kekuatan NU adalah kekuatan Hati Nurani. Menuju cita-cita Islam Rahmatan lil ‘Alamin. Yang dibutuhkan hari ini adalah kerelaan untuk menentukan siapa yang akan membimbing kita menuju kemenagan. Dilandasi dengan Kerelaan menujuk siapa yang akan menjadi marji’ bagi segala urusan. Menjadi pemimpin.

Semoga buku ini menjadi bahan pertimbangan bagi generasi muda Islam atau bagi siapapun yang bersemangat memahami Islam. Untuk Jangan mau hanya dijajeli doktrin kosong agama tanpa kebenaran ilmiah siapa yang membawanya. Tanpa kebenaran akademik paradigmanya. Karena itu,  Tanyakanlah  pada guru-guru kalian dari siapakah mereka memperoleh ilmu yang diajarkan kepada kalian. Jika mereka tidak bisa menjawab,

sambungan sanad atau referensi keilmuanya dari guru yang bersambung sampai kepada Rasulullah SAW.  maka pastilah dia hanya orang bodoh yang tidak pantas menjadi guru kalian.

Qulil haqqa walau kaana murran

WassalamualaikumWarahmatullahi wabarakaatuh

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: